<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rapat dengan DPR, Menhub Paparkan Hasil Unduhan FDR Lion Air PK-LQP</title><description>Dari FDR itu, tercatat ada 19 penerbangan, termasuk penerbangan Lion Air PK-LQP tujuan Jakarta-Pangkalpinang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/11/22/337/1981185/rapat-dengan-dpr-menhub-paparkan-hasil-unduhan-fdr-lion-air-pk-lqp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/11/22/337/1981185/rapat-dengan-dpr-menhub-paparkan-hasil-unduhan-fdr-lion-air-pk-lqp"/><item><title>Rapat dengan DPR, Menhub Paparkan Hasil Unduhan FDR Lion Air PK-LQP</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/11/22/337/1981185/rapat-dengan-dpr-menhub-paparkan-hasil-unduhan-fdr-lion-air-pk-lqp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/11/22/337/1981185/rapat-dengan-dpr-menhub-paparkan-hasil-unduhan-fdr-lion-air-pk-lqp</guid><pubDate>Kamis 22 November 2018 14:00 WIB</pubDate><dc:creator>Bayu Septianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/11/22/337/1981185/rapat-dengan-dpr-menhub-paparkan-hasil-unduhan-fdr-lion-air-pk-lqp-rk4zlN3HLK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menhub Budi Karya, Basarnas, KNKT, BMKG rapat kerja dengan Komisi V DPR membahas kecelakaan Lion Air PK-LQP. (Foto : Bayu Septianto/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/11/22/337/1981185/rapat-dengan-dpr-menhub-paparkan-hasil-unduhan-fdr-lion-air-pk-lqp-rk4zlN3HLK.jpg</image><title>Menhub Budi Karya, Basarnas, KNKT, BMKG rapat kerja dengan Komisi V DPR membahas kecelakaan Lion Air PK-LQP. (Foto : Bayu Septianto/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan flight data recorder (FDR) Lion Air PK-LQP sudah berhasil diunduh oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Dari hasil unduhan itu, ia memaparkan, didapat data 19 penerbangan, termasuk nomor penerbangan JT 610 tujuan Jakarta-Pangkalpinang.
&quot;Pada 1 November FDR yang telah berhasil ditemukan, pada 4 November data FDR telah berhasil diunduh. Dari FDR berhasil diperoleh sebanyak 1.790 parameter dari 69 jam terdiri dari 19 penerbangan, termasuk yang mengalami kecelakaan,&quot; papar Budi dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (22/11/2018).
Budi mengatakan, keberhasilan pengunduhan data FDR Lion Air PK-LQP melibatkan sejumlah pihak, mulai dari perusahaan Boeing hingga sejumlah lembaga keselamatan transportasi dari negara lain di antaranya National Transportation Safety Board (NTSB) dari Amerika Serikat dan Australia Transport Safety Biro dari Australia.



&quot;Pihak-pihak ini sudah berada di Indonesia dan bersama KNKT melakukan kegiatan investigasi sesuai amanat ICAO (International Civil Aviation Organization),&quot; ucapnya.
KNKT, lanjut Budi, tetap akan melakukan investigasi untuk menelusuri penyebab kecelakaan ini. Termasuk, kata Budi KNKT sampai saat ini tetap melakukan pencarian cockpit voice recorder (CVR).

&quot;KNKT terus melakukan pencarian CVR,&quot; pungkasnya.
Sekadar diketahui, pesawat Lion Air JT 610 tipe Boeing 737 Max 8 bernomor registrasi PK-LQP jatuh di perairan Tanjung Pakis, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada 29 Oktober setelah dilaporkan hilang kontak.
(Baca Juga : Komisi V DPR Rapat dengan Menhub Bahas Kecelakaan Lion Air JT-610)
Pesawat yang terbang dari Bandara Soekarno-Hatta (Banten) menuju Bandara Depati Amir Pangkalpinang (Bangka Belitung) itu membawa 189 orang, yang terdiri atas penumpang serta pilot dan awak pesawat.
(Baca Juga : Proses Identifikasi Korban Lion Air JT 610 Dihentikan Besok)</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan flight data recorder (FDR) Lion Air PK-LQP sudah berhasil diunduh oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Dari hasil unduhan itu, ia memaparkan, didapat data 19 penerbangan, termasuk nomor penerbangan JT 610 tujuan Jakarta-Pangkalpinang.
&quot;Pada 1 November FDR yang telah berhasil ditemukan, pada 4 November data FDR telah berhasil diunduh. Dari FDR berhasil diperoleh sebanyak 1.790 parameter dari 69 jam terdiri dari 19 penerbangan, termasuk yang mengalami kecelakaan,&quot; papar Budi dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (22/11/2018).
Budi mengatakan, keberhasilan pengunduhan data FDR Lion Air PK-LQP melibatkan sejumlah pihak, mulai dari perusahaan Boeing hingga sejumlah lembaga keselamatan transportasi dari negara lain di antaranya National Transportation Safety Board (NTSB) dari Amerika Serikat dan Australia Transport Safety Biro dari Australia.



&quot;Pihak-pihak ini sudah berada di Indonesia dan bersama KNKT melakukan kegiatan investigasi sesuai amanat ICAO (International Civil Aviation Organization),&quot; ucapnya.
KNKT, lanjut Budi, tetap akan melakukan investigasi untuk menelusuri penyebab kecelakaan ini. Termasuk, kata Budi KNKT sampai saat ini tetap melakukan pencarian cockpit voice recorder (CVR).

&quot;KNKT terus melakukan pencarian CVR,&quot; pungkasnya.
Sekadar diketahui, pesawat Lion Air JT 610 tipe Boeing 737 Max 8 bernomor registrasi PK-LQP jatuh di perairan Tanjung Pakis, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada 29 Oktober setelah dilaporkan hilang kontak.
(Baca Juga : Komisi V DPR Rapat dengan Menhub Bahas Kecelakaan Lion Air JT-610)
Pesawat yang terbang dari Bandara Soekarno-Hatta (Banten) menuju Bandara Depati Amir Pangkalpinang (Bangka Belitung) itu membawa 189 orang, yang terdiri atas penumpang serta pilot dan awak pesawat.
(Baca Juga : Proses Identifikasi Korban Lion Air JT 610 Dihentikan Besok)</content:encoded></item></channel></rss>
