<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>JK Minta Prabowo Terbuka Siapa Elite Pendukungnya yang Diancam </title><description>Menurut Wapres Jusuf Kalla, Prabowo Subianto perlu terbuka siapa elite yang diancam</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/11/23/605/1981749/jk-minta-prabowo-terbuka-siapa-elite-pendukungnya-yang-diancam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/11/23/605/1981749/jk-minta-prabowo-terbuka-siapa-elite-pendukungnya-yang-diancam"/><item><title>JK Minta Prabowo Terbuka Siapa Elite Pendukungnya yang Diancam </title><link>https://news.okezone.com/read/2018/11/23/605/1981749/jk-minta-prabowo-terbuka-siapa-elite-pendukungnya-yang-diancam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/11/23/605/1981749/jk-minta-prabowo-terbuka-siapa-elite-pendukungnya-yang-diancam</guid><pubDate>Jum'at 23 November 2018 14:22 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/11/23/605/1981749/jk-minta-prabowo-terbuka-siapa-elite-pendukungnya-yang-diancam-rBzhdCXNMi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres Jusuf Kalla (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/11/23/605/1981749/jk-minta-prabowo-terbuka-siapa-elite-pendukungnya-yang-diancam-rBzhdCXNMi.jpg</image><title>Wapres Jusuf Kalla (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta calon presiden Prabowo Subianto mengungkapkan sosok elite yang mendapat ancaman karena mendukungan di Pilpres 2019. Hal ini penting agar pemerintah bisa mencari pelakunya.
&quot;Ya saya tidak bisa menanggapi itu. Kalau yang bisa menanggapi Pak Prabowo terbuka siapa, baru kita bisa membantahnya,&quot; kata Kalla di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Jumat (23/11/2018).
JK menyatakan itu terkait adanya pernyataan Prabowo saat deklarasi relawan nasional Prabowo-Sandi di Istora Senayan, Jakarta, Kamis 22 November kemarin. Dalam sambutannya Prabowo menyebutkan bahwa ada elite yang mendukungnya diam-diam karena takut diancam.
&amp;nbsp;
Menurut Kalla, Prabowo perlu memperjelas sosok elite yang disebut mendapat ancaman itu. Pasalnya bentuk elite bermacam-macam, mulai dari pejabat pemerintahan seperti Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga politisi. Jangan sampai kata 'elite' yang disampaikan Prabowo bersifat tidak jelas.

&quot;Kalau bicara elite, elite itu kan macam-macam. Kalau elite pemerintahan, seperti ASN, memang tidak bisa ikut berkampanye, tidak bisa mendukung siapa-siapa, itu terlarang. Kalau para pengusaha kan bebas saja mau bantu siapa,&quot; ujarnya.
(Baca juga: Prabowo Singgung Tukang Ojek, Kubu Jokowi Minta Jaga Etika Komunikasi)
&quot;Kalau politisi silahkan, jadi sebenarnya kalau disebutkan orangnya lebih bagus supaya pemerintah mengetahui apa benar atau tidak. Kalau hanya menyebut 'ada elite', kan bagi kita, bagi pemerintah susah untuk men-trace atau mencaritahu sebenarnya apa. Kalau disebutkan apa ya kita akan koreksi kalau memang itu benar,&quot; pungkas Kalla.
</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta calon presiden Prabowo Subianto mengungkapkan sosok elite yang mendapat ancaman karena mendukungan di Pilpres 2019. Hal ini penting agar pemerintah bisa mencari pelakunya.
&quot;Ya saya tidak bisa menanggapi itu. Kalau yang bisa menanggapi Pak Prabowo terbuka siapa, baru kita bisa membantahnya,&quot; kata Kalla di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Jumat (23/11/2018).
JK menyatakan itu terkait adanya pernyataan Prabowo saat deklarasi relawan nasional Prabowo-Sandi di Istora Senayan, Jakarta, Kamis 22 November kemarin. Dalam sambutannya Prabowo menyebutkan bahwa ada elite yang mendukungnya diam-diam karena takut diancam.
&amp;nbsp;
Menurut Kalla, Prabowo perlu memperjelas sosok elite yang disebut mendapat ancaman itu. Pasalnya bentuk elite bermacam-macam, mulai dari pejabat pemerintahan seperti Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga politisi. Jangan sampai kata 'elite' yang disampaikan Prabowo bersifat tidak jelas.

&quot;Kalau bicara elite, elite itu kan macam-macam. Kalau elite pemerintahan, seperti ASN, memang tidak bisa ikut berkampanye, tidak bisa mendukung siapa-siapa, itu terlarang. Kalau para pengusaha kan bebas saja mau bantu siapa,&quot; ujarnya.
(Baca juga: Prabowo Singgung Tukang Ojek, Kubu Jokowi Minta Jaga Etika Komunikasi)
&quot;Kalau politisi silahkan, jadi sebenarnya kalau disebutkan orangnya lebih bagus supaya pemerintah mengetahui apa benar atau tidak. Kalau hanya menyebut 'ada elite', kan bagi kita, bagi pemerintah susah untuk men-trace atau mencaritahu sebenarnya apa. Kalau disebutkan apa ya kita akan koreksi kalau memang itu benar,&quot; pungkas Kalla.
</content:encoded></item></channel></rss>
