<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DPRD DKI Setujui Anggaran Pembangunan Stadion BMW Rp900 Miliar</title><description>DPRD DKI Jakarta menyetujui anggaran pembangunan Stadion BMW sebesar Rp900 miliar yang ditangani PT Jakpro.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/11/28/338/1983839/dprd-dki-setujui-anggaran-pembangunan-stadion-bmw-rp900-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/11/28/338/1983839/dprd-dki-setujui-anggaran-pembangunan-stadion-bmw-rp900-miliar"/><item><title>DPRD DKI Setujui Anggaran Pembangunan Stadion BMW Rp900 Miliar</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/11/28/338/1983839/dprd-dki-setujui-anggaran-pembangunan-stadion-bmw-rp900-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/11/28/338/1983839/dprd-dki-setujui-anggaran-pembangunan-stadion-bmw-rp900-miliar</guid><pubDate>Rabu 28 November 2018 09:47 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/11/28/338/1983839/dprd-dki-setujui-anggaran-pembangunan-stadion-bmw-rp900-miliar-65PuS7gYI0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Maket Stadion BMW. (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/11/28/338/1983839/dprd-dki-setujui-anggaran-pembangunan-stadion-bmw-rp900-miliar-65PuS7gYI0.jpg</image><title>Maket Stadion BMW. (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta menyetujui anggaran tahap awal untuk pembangunan Stadion BMW di Jakarta Utara sebesar Rp900 miliar. Angka penyertaan modal daerah (PMD) kepada PT Jakarta Propertindo (Jakpro) itu naik Rp500 miliar dari sebelumnya hanya Rp400 miliar.
Dalam rapat Banggar yang dilakukan pada Selasa 27 November 2018, Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah memamaparkan awalnya PT Jakpro mengajukan PMD sebesar Rp1,6 triliun untuk detail engineering design, namun dipangkas menjadi Rp400 miliar.
&quot;Kemarin ada angka Rp1,6 triliun dan menghasilkan Rp400 miliar. Jadi karena itu supaya bangunan ini dengan fasilitas stadion bisa dikebut, kiranya Banggar bisa menambahkan alokasi,&quot; kata Saefullah saat rapat Banggar di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa 27 November 2018.
(Baca juga: Ketua DPRD DKI: Stadion BMW Harus Ada, tapi Tidak Dipegang Jakpro)
 
Beberapa anggota Banggar kemudian mengusulkan menambah anggaran PT Jakpro untuk pembangunan Stadion BMW sebesar Rp500 miliar. Saefullah kemudian sepakat dengan tambahan dana setengah triliun itu.
&quot;Jakpro untuk BMW dari Rp400 miliar tambah Rp500 miliar, jadi Rp900 miliar,&quot; tuturnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8wOC8xMC8xLzEwMTEwMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Wakil Ketua Banggar DPRD DKI Jakarta Triwisaksana, selaku pimpinan rapat, kemudian menyetujui usulan tersebut. &quot;Sah?&quot; tanya dia yang dilanjutkan mengetuk palu.
Sebelumnya, DPRD DKI Jakarta menolak stadion markas klub sepakbola Persija Jakarta itu dibangun PT Jakpro. Namun akhirnya, mereka menyerahkan tanggung jawab pembangunan Stadion BMW di Jakarta Utara dikerjakan Jakpro.
(Baca juga: PT Jakpro Targetkan Pembangunan Stadion BMW Selesai dalam 3 Tahun)
 
BUMD milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta itu menargetkan pengerjaan Stadion BMW selesai dalam waktu tiga tahun.
&quot;Kan untuk tahap persiapan (stadion), ya pasti bisalah. Tapi untuk tahap konstruksi, ya masih belum. Kan itu proyek tiga tahun. Untuk BMW kan tiga tahun,&quot; jelas Direktur PT Jakpro Dwi Wahyu Daryoto saat dikonfirmasi.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta menyetujui anggaran tahap awal untuk pembangunan Stadion BMW di Jakarta Utara sebesar Rp900 miliar. Angka penyertaan modal daerah (PMD) kepada PT Jakarta Propertindo (Jakpro) itu naik Rp500 miliar dari sebelumnya hanya Rp400 miliar.
Dalam rapat Banggar yang dilakukan pada Selasa 27 November 2018, Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah memamaparkan awalnya PT Jakpro mengajukan PMD sebesar Rp1,6 triliun untuk detail engineering design, namun dipangkas menjadi Rp400 miliar.
&quot;Kemarin ada angka Rp1,6 triliun dan menghasilkan Rp400 miliar. Jadi karena itu supaya bangunan ini dengan fasilitas stadion bisa dikebut, kiranya Banggar bisa menambahkan alokasi,&quot; kata Saefullah saat rapat Banggar di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa 27 November 2018.
(Baca juga: Ketua DPRD DKI: Stadion BMW Harus Ada, tapi Tidak Dipegang Jakpro)
 
Beberapa anggota Banggar kemudian mengusulkan menambah anggaran PT Jakpro untuk pembangunan Stadion BMW sebesar Rp500 miliar. Saefullah kemudian sepakat dengan tambahan dana setengah triliun itu.
&quot;Jakpro untuk BMW dari Rp400 miliar tambah Rp500 miliar, jadi Rp900 miliar,&quot; tuturnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8wOC8xMC8xLzEwMTEwMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Wakil Ketua Banggar DPRD DKI Jakarta Triwisaksana, selaku pimpinan rapat, kemudian menyetujui usulan tersebut. &quot;Sah?&quot; tanya dia yang dilanjutkan mengetuk palu.
Sebelumnya, DPRD DKI Jakarta menolak stadion markas klub sepakbola Persija Jakarta itu dibangun PT Jakpro. Namun akhirnya, mereka menyerahkan tanggung jawab pembangunan Stadion BMW di Jakarta Utara dikerjakan Jakpro.
(Baca juga: PT Jakpro Targetkan Pembangunan Stadion BMW Selesai dalam 3 Tahun)
 
BUMD milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta itu menargetkan pengerjaan Stadion BMW selesai dalam waktu tiga tahun.
&quot;Kan untuk tahap persiapan (stadion), ya pasti bisalah. Tapi untuk tahap konstruksi, ya masih belum. Kan itu proyek tiga tahun. Untuk BMW kan tiga tahun,&quot; jelas Direktur PT Jakpro Dwi Wahyu Daryoto saat dikonfirmasi.</content:encoded></item></channel></rss>
