<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kalah di Survei Median dari Jokowi, Kubu Prabowo: Kami Berpegang Hasil Internal</title><description>Kubu Prabowo mengaku tetap berpegang pada hasil survei internal, meskipun banyak hasil survei lain yang bermunculan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/11/28/605/1983878/kalah-di-survei-median-dari-jokowi-kubu-prabowo-kami-berpegang-hasil-internal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/11/28/605/1983878/kalah-di-survei-median-dari-jokowi-kubu-prabowo-kami-berpegang-hasil-internal"/><item><title>Kalah di Survei Median dari Jokowi, Kubu Prabowo: Kami Berpegang Hasil Internal</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/11/28/605/1983878/kalah-di-survei-median-dari-jokowi-kubu-prabowo-kami-berpegang-hasil-internal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/11/28/605/1983878/kalah-di-survei-median-dari-jokowi-kubu-prabowo-kami-berpegang-hasil-internal</guid><pubDate>Rabu 28 November 2018 11:07 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/11/28/605/1983878/kalah-di-survei-median-dari-jokowi-kubu-prabowo-kami-berpegang-hasil-internal-ptjtnKZXPN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prabowo-Sandiaga.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/11/28/605/1983878/kalah-di-survei-median-dari-jokowi-kubu-prabowo-kami-berpegang-hasil-internal-ptjtnKZXPN.jpg</image><title>Prabowo-Sandiaga.</title></images><description>JAKARTA - Hasil survei Median menunjukkan elektabilitas capres-cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin sebesar 47,7%, sedangkan pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapat 35,5 %.
Merespons itu, Ketua DPP Gerindra Ahmad Sodik Mudjahid mengatakan, pihaknya enggan berpegang pada hasil survei satu lembaga. Menurutnya, kubu Prabowo-Sandi hanya berpegang pada hasil survei internalnya.

&quot;Banyak sekali lembaga dan hasil survei. Tidak bisa pegang satu lembaga. Kami berpegang kepada hasil survei internal kami yang ilmiah akademik sehingga metodologinya benar,&quot; kata Sodik kepada Okezone, Rabu (28/11/2018).
(Baca juga: Survei Median : Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf 47,7%, Prabowo-Sandi 35,5%)
Wakil Ketua Komisi VIII DPR itu menuturkan, berdasarkan hasil survei internal, Prabowo-Sandi hanya selisih 2,8% dengan Jokowi-Ma'ruf per akhir Oktober 2018. Padahal, sebelumnya selisih oposisi dengan petahana sebesar 20%.
&quot;Dengan peningkatan intensitas kampanye turun langsung Prabowo dan Sandi mulai Januari, prediksi dan analisa atas tren kenaikan selama ini (bukan survei) maka pada hari H kami akan melampaui kompetitor kami cukup signifikan,&quot; ujar Sodik.
Masalah utama yang dihadapi Prabowo-Sandi, kata dia, bukan terletak pada pilihan dan dukungan masyarakat. Namun pada potensi kecurangan, kelicikan, dan tidak independensi pihak yang seharusnya independen.</description><content:encoded>JAKARTA - Hasil survei Median menunjukkan elektabilitas capres-cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin sebesar 47,7%, sedangkan pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapat 35,5 %.
Merespons itu, Ketua DPP Gerindra Ahmad Sodik Mudjahid mengatakan, pihaknya enggan berpegang pada hasil survei satu lembaga. Menurutnya, kubu Prabowo-Sandi hanya berpegang pada hasil survei internalnya.

&quot;Banyak sekali lembaga dan hasil survei. Tidak bisa pegang satu lembaga. Kami berpegang kepada hasil survei internal kami yang ilmiah akademik sehingga metodologinya benar,&quot; kata Sodik kepada Okezone, Rabu (28/11/2018).
(Baca juga: Survei Median : Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf 47,7%, Prabowo-Sandi 35,5%)
Wakil Ketua Komisi VIII DPR itu menuturkan, berdasarkan hasil survei internal, Prabowo-Sandi hanya selisih 2,8% dengan Jokowi-Ma'ruf per akhir Oktober 2018. Padahal, sebelumnya selisih oposisi dengan petahana sebesar 20%.
&quot;Dengan peningkatan intensitas kampanye turun langsung Prabowo dan Sandi mulai Januari, prediksi dan analisa atas tren kenaikan selama ini (bukan survei) maka pada hari H kami akan melampaui kompetitor kami cukup signifikan,&quot; ujar Sodik.
Masalah utama yang dihadapi Prabowo-Sandi, kata dia, bukan terletak pada pilihan dan dukungan masyarakat. Namun pada potensi kecurangan, kelicikan, dan tidak independensi pihak yang seharusnya independen.</content:encoded></item></channel></rss>
