<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Kemenko Polhukam Ingatkan Adanya Penunggang Aksi Reuni Alumni 212   </title><description>Staf Ahli Menko Polhukam, Sri Yunanto mengingatkan agar aksi Reuni Alumni 212 tidak ditunggangi kepentingan politik.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/12/01/337/1985431/kemenko-polhukam-ingatkan-adanya-penunggang-aksi-reuni-alumni-212</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/12/01/337/1985431/kemenko-polhukam-ingatkan-adanya-penunggang-aksi-reuni-alumni-212"/><item><title> Kemenko Polhukam Ingatkan Adanya Penunggang Aksi Reuni Alumni 212   </title><link>https://news.okezone.com/read/2018/12/01/337/1985431/kemenko-polhukam-ingatkan-adanya-penunggang-aksi-reuni-alumni-212</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/12/01/337/1985431/kemenko-polhukam-ingatkan-adanya-penunggang-aksi-reuni-alumni-212</guid><pubDate>Sabtu 01 Desember 2018 11:40 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/12/01/337/1985431/kemenko-polhukam-ingatkan-adanya-penunggang-aksi-reuni-alumni-212-L7JZHgoZcp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/12/01/337/1985431/kemenko-polhukam-ingatkan-adanya-penunggang-aksi-reuni-alumni-212-L7JZHgoZcp.jpg</image><title>Foto: Okezone</title></images><description>
JAKARTA - Staf Ahli Menko Polhukam, Sri Yunanto mengingatkan agar aksi Reuni Alumni 212 tidak ditunggangi kepentingan politik. Selain itu, reuni ini juga harus bebas dari kelompok-kelompok yang ingin mengganti Pancasila sebagai ideologi bangsa.

&quot;Ideologi Hizbut Tahrir ini organisasi sudah dilarang pemerintah,&quot; kata Yunanto dalam acara MNC Trijaya 'Sebera Gereget 212' di D'consulate Resto dan Louge, Jakarta, Sabtu (1/11/2018).

Yusnanto menerangkan, bahwa reuni 212 juga rentan dengan kelompok-kelompok yang ingin melakukan pergantian Presiden. Kelompok itu, kata dia, akan berteriak-teriak ingin mengganti Joko Widodo sebagai Presiden dalam acara nanti.
&amp;nbsp;(Baca juga: IPW: Antusias Warga Ikuti Reuni Alumni 212 Sudah Memudar)
&quot;Kelompok yang tidak suka Jokowi dan ingin menggantikan Presiden. (Reuni 212) harus memiliki kemampuan dalam menjaga kemurnian gerakan itu,&quot; ucapnya.
&amp;nbsp;
Ia menyampaikan bahwa bangsa Indonesia patut bersyukur adanya hasil survei Gallup yang menyatakan bahsa Indonesia negara kesembilan teraman di dunia. Sehingga, pemerintah dapat melakuka pembangunan ke seluruh pelosok tanah air.
&amp;nbsp;(Baca juga: Ribuan Massa dari Bekasi Diklaim Ramaikan Reuni 212 di Monas)
&quot;Kondisi keamanan ini harus bisa kita jaga dalam konteks ini memang di satu juga demokrasi itu harus bisa berjalan,&quot; tandasnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Staf Ahli Menko Polhukam, Sri Yunanto mengingatkan agar aksi Reuni Alumni 212 tidak ditunggangi kepentingan politik. Selain itu, reuni ini juga harus bebas dari kelompok-kelompok yang ingin mengganti Pancasila sebagai ideologi bangsa.

&quot;Ideologi Hizbut Tahrir ini organisasi sudah dilarang pemerintah,&quot; kata Yunanto dalam acara MNC Trijaya 'Sebera Gereget 212' di D'consulate Resto dan Louge, Jakarta, Sabtu (1/11/2018).

Yusnanto menerangkan, bahwa reuni 212 juga rentan dengan kelompok-kelompok yang ingin melakukan pergantian Presiden. Kelompok itu, kata dia, akan berteriak-teriak ingin mengganti Joko Widodo sebagai Presiden dalam acara nanti.
&amp;nbsp;(Baca juga: IPW: Antusias Warga Ikuti Reuni Alumni 212 Sudah Memudar)
&quot;Kelompok yang tidak suka Jokowi dan ingin menggantikan Presiden. (Reuni 212) harus memiliki kemampuan dalam menjaga kemurnian gerakan itu,&quot; ucapnya.
&amp;nbsp;
Ia menyampaikan bahwa bangsa Indonesia patut bersyukur adanya hasil survei Gallup yang menyatakan bahsa Indonesia negara kesembilan teraman di dunia. Sehingga, pemerintah dapat melakuka pembangunan ke seluruh pelosok tanah air.
&amp;nbsp;(Baca juga: Ribuan Massa dari Bekasi Diklaim Ramaikan Reuni 212 di Monas)
&quot;Kondisi keamanan ini harus bisa kita jaga dalam konteks ini memang di satu juga demokrasi itu harus bisa berjalan,&quot; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
