<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sebut Ada Unsur Politis, Sekjen PDIP: Reuni 212 Jadi Kampanye Terselubung</title><description>Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai, adanya unsur politis dalam acara reuni alumni 212.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/12/01/338/1985429/sebut-ada-unsur-politis-sekjen-pdip-reuni-212-jadi-kampanye-terselubung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/12/01/338/1985429/sebut-ada-unsur-politis-sekjen-pdip-reuni-212-jadi-kampanye-terselubung"/><item><title>Sebut Ada Unsur Politis, Sekjen PDIP: Reuni 212 Jadi Kampanye Terselubung</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/12/01/338/1985429/sebut-ada-unsur-politis-sekjen-pdip-reuni-212-jadi-kampanye-terselubung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/12/01/338/1985429/sebut-ada-unsur-politis-sekjen-pdip-reuni-212-jadi-kampanye-terselubung</guid><pubDate>Sabtu 01 Desember 2018 11:39 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/12/01/338/1985429/sebut-ada-unsur-politis-sekjen-pdip-reuni-212-jadi-kampanye-terselubung-bAZ8Gfs8vA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hasto Kristiyanto (Bayu Septianto/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/12/01/338/1985429/sebut-ada-unsur-politis-sekjen-pdip-reuni-212-jadi-kampanye-terselubung-bAZ8Gfs8vA.jpg</image><title>Hasto Kristiyanto (Bayu Septianto/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai, adanya unsur politis dalam acara reuni alumni 212 yang diselenggarakan pada Minggu 2 Desember di kawasan Monumen Nasional.
&amp;ldquo;Ya itu pasti (terdapat unsur politis),&amp;rdquo; papar Hasto di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (1/12/2018).
&amp;nbsp;Baca juga: PT KAI Lakukan Rekayasa Operasi Antisipasi Reuni Alumni 212 di Monas
Bahkan, dirinya menduga reuni 212 yang diselenggarakan oleh Persaudaraan Alumni 212 itu merupakan bentuk kampanye terselubung salah satu paslon. &amp;ldquo;Namanya unsur-unsur politik bahkan itu menjadi kampanye terselubung pasangan calon tertentu,&amp;rdquo; jelas Hasto.

&amp;nbsp;Baca juga: IPW: Antusias Warga Ikuti Reuni Alumni 212 Sudah Memudar
Lebih jauh, Hasto tak ingin memusingkan terkait adanya aksi reuni 212 itu. Sehingga, ia tentu saja lebih bersama kepada kelompok-kelompok yang ikut berjuang dalam  membangun Indonesia.
&amp;ldquo;Ya kalau kita bersama dengan mereka-mereka yang ikut membangun republik dengan Muhammadiyah yang dibangun 1912, NU 1926, PNI oleh Bung karno 1927 TNI Polri sebagai pilar negara itu semua kan berbicara berbangsa dan bernegara,&amp;rdquo; ungkap Hasto.
&amp;nbsp;Baca juga: Ribuan Massa dari Bekasi Diklaim Ramaikan Reuni 212 di Monas
&amp;ldquo;Sehingga kita ikutin yang seperti itu ajalah yang secara natural sudah berkeringat bagi republik ini,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai, adanya unsur politis dalam acara reuni alumni 212 yang diselenggarakan pada Minggu 2 Desember di kawasan Monumen Nasional.
&amp;ldquo;Ya itu pasti (terdapat unsur politis),&amp;rdquo; papar Hasto di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (1/12/2018).
&amp;nbsp;Baca juga: PT KAI Lakukan Rekayasa Operasi Antisipasi Reuni Alumni 212 di Monas
Bahkan, dirinya menduga reuni 212 yang diselenggarakan oleh Persaudaraan Alumni 212 itu merupakan bentuk kampanye terselubung salah satu paslon. &amp;ldquo;Namanya unsur-unsur politik bahkan itu menjadi kampanye terselubung pasangan calon tertentu,&amp;rdquo; jelas Hasto.

&amp;nbsp;Baca juga: IPW: Antusias Warga Ikuti Reuni Alumni 212 Sudah Memudar
Lebih jauh, Hasto tak ingin memusingkan terkait adanya aksi reuni 212 itu. Sehingga, ia tentu saja lebih bersama kepada kelompok-kelompok yang ikut berjuang dalam  membangun Indonesia.
&amp;ldquo;Ya kalau kita bersama dengan mereka-mereka yang ikut membangun republik dengan Muhammadiyah yang dibangun 1912, NU 1926, PNI oleh Bung karno 1927 TNI Polri sebagai pilar negara itu semua kan berbicara berbangsa dan bernegara,&amp;rdquo; ungkap Hasto.
&amp;nbsp;Baca juga: Ribuan Massa dari Bekasi Diklaim Ramaikan Reuni 212 di Monas
&amp;ldquo;Sehingga kita ikutin yang seperti itu ajalah yang secara natural sudah berkeringat bagi republik ini,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
