<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kapolri Ungkap Sumber Senjata OPM yang Bunuh Pekerja Jembatan Trans Papua</title><description>Menurut Kapolri Tito Karnavian ada tiga cara KKB atau OPM memperoleh senjata api. Berikut penjelasannya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/12/05/337/1987225/kapolri-ungkap-sumber-senjata-opm-yang-bunuh-pekerja-jembatan-trans-papua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/12/05/337/1987225/kapolri-ungkap-sumber-senjata-opm-yang-bunuh-pekerja-jembatan-trans-papua"/><item><title>Kapolri Ungkap Sumber Senjata OPM yang Bunuh Pekerja Jembatan Trans Papua</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/12/05/337/1987225/kapolri-ungkap-sumber-senjata-opm-yang-bunuh-pekerja-jembatan-trans-papua</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/12/05/337/1987225/kapolri-ungkap-sumber-senjata-opm-yang-bunuh-pekerja-jembatan-trans-papua</guid><pubDate>Rabu 05 Desember 2018 16:56 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/12/05/337/1987225/kapolri-ungkap-sumber-senjata-opm-yang-bunuh-pekerja-jembatan-trans-papua-KJKlNunItW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolri Jenderal Tito Karnavian (Putera/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/12/05/337/1987225/kapolri-ungkap-sumber-senjata-opm-yang-bunuh-pekerja-jembatan-trans-papua-KJKlNunItW.jpg</image><title>Kapolri Jenderal Tito Karnavian (Putera/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan ada tiga cara Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) &amp;ndash;sebutan polisi untuk Organisasi Papua Merdeka (OPM)- memperoleh senjata api untuk melawan aparat juga menembak para pekerja PT Istaka Karya yang sedang membangun jembatan Trans Papua.

&amp;ldquo;Pertama, mereka biasanya mendapatkannya dengan merampas dari anggota-anggota yang lengah,&amp;rdquo; kata Tito kepada pers di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (5/12/2018).

Selanjutnya KKB juga memperoleh senjata dari pelaku konflik di Ambon, Maluku. &amp;ldquo;Kedua beberapa kali kita menduga senjata itu berasal dari eks konflik Ambon. Dulu banyak senjata beredar di situ. Gudang Brimob saja dijebol.&amp;rdquo;
&amp;nbsp;
Tentara Organisasi Papua Merdeka (Dok OPM)
Ketiga, lanjut Tito, KKB memperoleh senjata melalui jalur-jalur ilegal di perbatasan Papua Nugini. &amp;ldquo;Saya tidak mengatakan dari pemerintah ya. Tapi dari jalur ilegal oknum-oknum di perbatasan Papua Nugini, itu beberapa kali juga kita tangkap,&amp;rdquo; tukas mantan Kapolda Papua itu.
(Baca juga: Pernyataan Lengkap Jokowi Sikapi Penembakan 31 Pekerja oleh KKB di Papua)
Polri menduga bahwa pelaku penembakan pekerja di Papua merupakan kelompok pimpinan Egianus Kogoya.
(Baca juga: OPM Bertanggung Jawab Atas Penembakan Pekerja Jembatan Trans Papua)
Kapolri menyebutkan bahwa jumlah kelompok tersebut hanya 30 hingga 50 orang dengan kekuatan 20 pucuk senjata. Dia yakin TNI-Polri yang sudah dikirim ke Papua akan sanggup mengatasi mereka.
&amp;ldquo;Dengan kekuatan yang kita kirim jauh lebih besar, yakin kita sebentar lagi bisa kita kendalikan,&amp;rdquo; kata Tito.

&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMi8wNS8xLzExNzYxNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan ada tiga cara Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) &amp;ndash;sebutan polisi untuk Organisasi Papua Merdeka (OPM)- memperoleh senjata api untuk melawan aparat juga menembak para pekerja PT Istaka Karya yang sedang membangun jembatan Trans Papua.

&amp;ldquo;Pertama, mereka biasanya mendapatkannya dengan merampas dari anggota-anggota yang lengah,&amp;rdquo; kata Tito kepada pers di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (5/12/2018).

Selanjutnya KKB juga memperoleh senjata dari pelaku konflik di Ambon, Maluku. &amp;ldquo;Kedua beberapa kali kita menduga senjata itu berasal dari eks konflik Ambon. Dulu banyak senjata beredar di situ. Gudang Brimob saja dijebol.&amp;rdquo;
&amp;nbsp;
Tentara Organisasi Papua Merdeka (Dok OPM)
Ketiga, lanjut Tito, KKB memperoleh senjata melalui jalur-jalur ilegal di perbatasan Papua Nugini. &amp;ldquo;Saya tidak mengatakan dari pemerintah ya. Tapi dari jalur ilegal oknum-oknum di perbatasan Papua Nugini, itu beberapa kali juga kita tangkap,&amp;rdquo; tukas mantan Kapolda Papua itu.
(Baca juga: Pernyataan Lengkap Jokowi Sikapi Penembakan 31 Pekerja oleh KKB di Papua)
Polri menduga bahwa pelaku penembakan pekerja di Papua merupakan kelompok pimpinan Egianus Kogoya.
(Baca juga: OPM Bertanggung Jawab Atas Penembakan Pekerja Jembatan Trans Papua)
Kapolri menyebutkan bahwa jumlah kelompok tersebut hanya 30 hingga 50 orang dengan kekuatan 20 pucuk senjata. Dia yakin TNI-Polri yang sudah dikirim ke Papua akan sanggup mengatasi mereka.
&amp;ldquo;Dengan kekuatan yang kita kirim jauh lebih besar, yakin kita sebentar lagi bisa kita kendalikan,&amp;rdquo; kata Tito.

&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMi8wNS8xLzExNzYxNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
