<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mendagri Kutuk Aksi Pembunuhan Para Pekerja PT Istaka Karya di Papua</title><description>Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengutuk keras terhadap aksi tidak manusiawi dari kelompok separatis dan kriminal di Papua.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/12/05/337/1987310/mendagri-kutuk-aksi-pembunuhan-para-pekerja-pt-istaka-karya-di-papua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/12/05/337/1987310/mendagri-kutuk-aksi-pembunuhan-para-pekerja-pt-istaka-karya-di-papua"/><item><title>Mendagri Kutuk Aksi Pembunuhan Para Pekerja PT Istaka Karya di Papua</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/12/05/337/1987310/mendagri-kutuk-aksi-pembunuhan-para-pekerja-pt-istaka-karya-di-papua</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/12/05/337/1987310/mendagri-kutuk-aksi-pembunuhan-para-pekerja-pt-istaka-karya-di-papua</guid><pubDate>Rabu 05 Desember 2018 18:56 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/12/05/337/1987310/mendagri-kutuk-aksi-pembunuhan-para-pekerja-pt-istaka-karya-di-papua-vPo6uWydwo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendagri Tjahjo Kumolo (Foto: Puspen Kemendagri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/12/05/337/1987310/mendagri-kutuk-aksi-pembunuhan-para-pekerja-pt-istaka-karya-di-papua-vPo6uWydwo.jpg</image><title>Mendagri Tjahjo Kumolo (Foto: Puspen Kemendagri)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengutuk keras terhadap aksi tidak manusiawi dari kelompok separatis dan kriminal di Papua.

&amp;ldquo;Terhadap aksi yang tidak manusiawi ini, tidak bisa dibiarkan harus ditindak dengan tegas, tanpa kompromi,&amp;rdquo; tegasnya.

Tjahjo menegaskan bahwa dengan adanya peristiwa ini proses pembangunan di Papua harus tetap terus berjalan. Dan mengajak masyarakat Papua untuk bersama-sama mengutuk keras kelompok kriminal yang sengaja separatis dan kriminal mengganggu jalannya pembangunan di di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua.

&amp;ldquo;Jajaran Pemerintah Daerah Provinsi Papua, termasuk Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Papua dan masyarakat Papua agar bersatu membangun Papua serta menolak segala propaganda kelompok bersenjata yang ganggu pembangunan Papua,&amp;rdquo; seru Tjahjo.



Akibat dari tindakan tersebut, berujung terhambat pelayanan publik dalam rangka pemenuhan ekonomis sosial dan budaya masyarakat di Distrik Yall dan lainnya di Kabupaten Nduga. &quot;Karena para pekerja itu sedang mengerjakan jalan dan jembatan yang sangat penting untuk mobilisasi dan menjawab kebutuhan warga di Nduga,&amp;rdquo; ujarnya.

Sebelumnya, sebanyak 31 pekerja proyek jalan Trans-Papua yang sedang bekerja membangun jembatan di Kali Yigi dan Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, diduga dibunuh kelompok bersenjata. Pembunuhan terjadi pada Minggu malam, 2 Desember 2018.

</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengutuk keras terhadap aksi tidak manusiawi dari kelompok separatis dan kriminal di Papua.

&amp;ldquo;Terhadap aksi yang tidak manusiawi ini, tidak bisa dibiarkan harus ditindak dengan tegas, tanpa kompromi,&amp;rdquo; tegasnya.

Tjahjo menegaskan bahwa dengan adanya peristiwa ini proses pembangunan di Papua harus tetap terus berjalan. Dan mengajak masyarakat Papua untuk bersama-sama mengutuk keras kelompok kriminal yang sengaja separatis dan kriminal mengganggu jalannya pembangunan di di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua.

&amp;ldquo;Jajaran Pemerintah Daerah Provinsi Papua, termasuk Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Papua dan masyarakat Papua agar bersatu membangun Papua serta menolak segala propaganda kelompok bersenjata yang ganggu pembangunan Papua,&amp;rdquo; seru Tjahjo.



Akibat dari tindakan tersebut, berujung terhambat pelayanan publik dalam rangka pemenuhan ekonomis sosial dan budaya masyarakat di Distrik Yall dan lainnya di Kabupaten Nduga. &quot;Karena para pekerja itu sedang mengerjakan jalan dan jembatan yang sangat penting untuk mobilisasi dan menjawab kebutuhan warga di Nduga,&amp;rdquo; ujarnya.

Sebelumnya, sebanyak 31 pekerja proyek jalan Trans-Papua yang sedang bekerja membangun jembatan di Kali Yigi dan Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, diduga dibunuh kelompok bersenjata. Pembunuhan terjadi pada Minggu malam, 2 Desember 2018.

</content:encoded></item></channel></rss>
