<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Timses Jokowi-Ma'ruf Heran Prabowo &quot;Ngambek&quot; Karena Reuni 212 Tak Diliput</title><description>Juru bicara TKN Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Irma Suryani Chaniago merasa aneh atas sikap Prabowo yang marah kepada awak media</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/12/06/605/1987433/timses-jokowi-ma-ruf-heran-prabowo-ngambek-karena-reuni-212-tak-diliput</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/12/06/605/1987433/timses-jokowi-ma-ruf-heran-prabowo-ngambek-karena-reuni-212-tak-diliput"/><item><title>Timses Jokowi-Ma'ruf Heran Prabowo &quot;Ngambek&quot; Karena Reuni 212 Tak Diliput</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/12/06/605/1987433/timses-jokowi-ma-ruf-heran-prabowo-ngambek-karena-reuni-212-tak-diliput</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/12/06/605/1987433/timses-jokowi-ma-ruf-heran-prabowo-ngambek-karena-reuni-212-tak-diliput</guid><pubDate>Kamis 06 Desember 2018 04:23 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/12/06/605/1987433/timses-jokowi-ma-ruf-heran-prabowo-ngambek-karena-reuni-212-tak-diliput-zlvwmd3OkJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prabowo Subianto (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/12/06/605/1987433/timses-jokowi-ma-ruf-heran-prabowo-ngambek-karena-reuni-212-tak-diliput-zlvwmd3OkJ.jpg</image><title>Prabowo Subianto (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto sempat merasa geram kepada media lantaran tak meliput Reuni 212 yang berlangsung di Monumen Nasional (Monas) 2 Dember lalu.
Menyikapi hal itu, Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Irma Suryani Chaniago merasa aneh atas sikap Prabowo yang marah kepada awak media.
&amp;ldquo;Loh, kalau itu bukan kampanye kenapa harus semua meliput ? Kan Katanya cuma reuni,&amp;rdquo; ujar Irma kepada Okezone, Kamis (6/12/2018).
Irma beranggapan, jika seharusnya bila acara tersebut hanya sebuah reuni sebetulnya tak terlalu substansial. Sehingga ia merasa aneh jika terdapat pihak merasa acara 212 tak terpublikasi.
&amp;ldquo;Aneh juga jika ada yang merasa rugi karena tidak terpublikasikan sesuai harapan,&amp;rdquo; katanya.
&amp;ldquo;Kan yang penting sudah reunian, sudah silaturahim. Bukan kah memang misinya reuni itu silaturahim,&amp;rdquo; timpalnya.

Baca Juga: Prabowo Omeli Wartawan, Kubu Jokowi-Ma'ruf: Gerindra Besar karena Pers
Sebelumnya, dalam pidatonya di acara peringatan Hari Disabilitas Internasional ke-26 di Jakarta hari ini, Prabowo Subianto mengungkapkan kegeramannya terhadap segenap media Indonesia lantaran tidak meliput Reuni 212 di Monas, Jakarta, Minggu 2 Desember 2018 lalu.
Prabowo memprotes media yang tidak menyebutkan bahwa massa yang hadir mencapai belasan juta orang. &amp;ldquo;Saya kira ini kejadian pertama ada manusia kumpul sebanyak itu tanpa dibiayai siapapun,&quot; ucap Prabowo.Menurut Ketua Umum Partai Gerindra itu, media-media besar dan kondang  tidak meliput. Ia tidak terima ada media yang menyatakan bahwa massa  yang hadir hanya belasan atau puluhan ribu manusia saja. Prabowo  menuding media-media itu ikut memanipulasi demokrasi.
&quot;Media-media yang mengatakan dirinya objektif, bertanggung jawab  untuk membela demokrasi, padahal justru mereka ikut bertanggung jawab  menjadi bagian dari usaha manipulasi demokrasi,&quot; sindir Prabowo.
Prabowo juga merasa jurnalis yang datang meliputnya hanya untuk  menunggu dia salah bicara. &quot;Ada media di sini? Saya khawatir wartawan ke  sini hanya nunggu saya salah bicara. Karena Prabowo kalau bicara enggak  pakai teks,&quot; cetusnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto sempat merasa geram kepada media lantaran tak meliput Reuni 212 yang berlangsung di Monumen Nasional (Monas) 2 Dember lalu.
Menyikapi hal itu, Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Irma Suryani Chaniago merasa aneh atas sikap Prabowo yang marah kepada awak media.
&amp;ldquo;Loh, kalau itu bukan kampanye kenapa harus semua meliput ? Kan Katanya cuma reuni,&amp;rdquo; ujar Irma kepada Okezone, Kamis (6/12/2018).
Irma beranggapan, jika seharusnya bila acara tersebut hanya sebuah reuni sebetulnya tak terlalu substansial. Sehingga ia merasa aneh jika terdapat pihak merasa acara 212 tak terpublikasi.
&amp;ldquo;Aneh juga jika ada yang merasa rugi karena tidak terpublikasikan sesuai harapan,&amp;rdquo; katanya.
&amp;ldquo;Kan yang penting sudah reunian, sudah silaturahim. Bukan kah memang misinya reuni itu silaturahim,&amp;rdquo; timpalnya.

Baca Juga: Prabowo Omeli Wartawan, Kubu Jokowi-Ma'ruf: Gerindra Besar karena Pers
Sebelumnya, dalam pidatonya di acara peringatan Hari Disabilitas Internasional ke-26 di Jakarta hari ini, Prabowo Subianto mengungkapkan kegeramannya terhadap segenap media Indonesia lantaran tidak meliput Reuni 212 di Monas, Jakarta, Minggu 2 Desember 2018 lalu.
Prabowo memprotes media yang tidak menyebutkan bahwa massa yang hadir mencapai belasan juta orang. &amp;ldquo;Saya kira ini kejadian pertama ada manusia kumpul sebanyak itu tanpa dibiayai siapapun,&quot; ucap Prabowo.Menurut Ketua Umum Partai Gerindra itu, media-media besar dan kondang  tidak meliput. Ia tidak terima ada media yang menyatakan bahwa massa  yang hadir hanya belasan atau puluhan ribu manusia saja. Prabowo  menuding media-media itu ikut memanipulasi demokrasi.
&quot;Media-media yang mengatakan dirinya objektif, bertanggung jawab  untuk membela demokrasi, padahal justru mereka ikut bertanggung jawab  menjadi bagian dari usaha manipulasi demokrasi,&quot; sindir Prabowo.
Prabowo juga merasa jurnalis yang datang meliputnya hanya untuk  menunggu dia salah bicara. &quot;Ada media di sini? Saya khawatir wartawan ke  sini hanya nunggu saya salah bicara. Karena Prabowo kalau bicara enggak  pakai teks,&quot; cetusnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
