<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mendagri: Penjual Blangko e-KTP Sudah Teridentifikasi Polisi</title><description>Pelaku jual beli blangko KTP-el kini sudah ditangani polisi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/12/08/337/1988446/mendagri-penjual-blangko-e-ktp-sudah-teridentifikasi-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/12/08/337/1988446/mendagri-penjual-blangko-e-ktp-sudah-teridentifikasi-polisi"/><item><title>Mendagri: Penjual Blangko e-KTP Sudah Teridentifikasi Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/12/08/337/1988446/mendagri-penjual-blangko-e-ktp-sudah-teridentifikasi-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/12/08/337/1988446/mendagri-penjual-blangko-e-ktp-sudah-teridentifikasi-polisi</guid><pubDate>Sabtu 08 Desember 2018 09:15 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/12/08/337/1988446/mendagri-penjual-blangko-e-ktp-sudah-teridentifikasi-polisi-eN2iqEA1UX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendagri Tjahjo Kumolo</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/12/08/337/1988446/mendagri-penjual-blangko-e-ktp-sudah-teridentifikasi-polisi-eN2iqEA1UX.jpg</image><title>Mendagri Tjahjo Kumolo</title></images><description>JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menegaskan tidak ada kebocoran data kependudukan. Hal tersebut dikatakannya terkait ramainya informasi yang menyatakan kebocoran data.

&quot;Database kependudukan tidak jebol. Tidak ada data penduduk yang bocor,&quot; tulis Tjahjo dalam akun Twitternya, Sabtu (8/12/2018).

Soal kasus penjualan blangko e-KTP, politikus PDI Perjuangan itu menegaskan pihak berwajib sudah berhasil mengidentifikasi pelaku.

&quot;Perbuatan pidana penjualan blangko KTP el melalui salah satu situs jual beli online, sudah tertangani dan pelaku sudah teridentifikasi. Pelaku jual beli blangko KTP-el kini sudah ditangani polisi,&quot; tandasnya.

Sebelumnya, Ditjen Dukcapil mengungkap kasus penjualan blangko E-KTP secara online. Penjual blangko e-KTP di pasar daring itu diduga dilakukan anak pejabat Disdukcapil Provinsi Lampung.

&amp;nbsp;
(Baca Juga: Kasus Jual-Beli Blangko E-KTP, Kemendagri Diminta Evaluasi Pengawasan Data Kependudukan)
(Baca Juga: Kasus Penjualan Blangko E-KTP, BPN Prabowo-Sandi Khawatirkan Data Rakyat)

Kemendagri pun telah melaporkan persoalan tersebut ke Mapolda Metro Jaya untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Harryadin Mahardika, khawatir dengan adanya temuan blangko kosong e-KTP yang dijualbelikan secara bebas di pasar daring (online). Menurut dia, peristiwa ini &quot;puncak dari gunung es&quot; ketidakprofesionalan pengelolaan KTP sebagai salah satu dokumen identitas diri paling penting bagi masyarakat Indonesia.

&quot;Dasar dari gunung es tersebut sebenarnya adalah kurang kuatnya prosedur (SOP) pengamanan dokumen dan blangko E-KTP,&quot; ungkap Harryadin dalam keterangan yang diterima Okezone.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menegaskan tidak ada kebocoran data kependudukan. Hal tersebut dikatakannya terkait ramainya informasi yang menyatakan kebocoran data.

&quot;Database kependudukan tidak jebol. Tidak ada data penduduk yang bocor,&quot; tulis Tjahjo dalam akun Twitternya, Sabtu (8/12/2018).

Soal kasus penjualan blangko e-KTP, politikus PDI Perjuangan itu menegaskan pihak berwajib sudah berhasil mengidentifikasi pelaku.

&quot;Perbuatan pidana penjualan blangko KTP el melalui salah satu situs jual beli online, sudah tertangani dan pelaku sudah teridentifikasi. Pelaku jual beli blangko KTP-el kini sudah ditangani polisi,&quot; tandasnya.

Sebelumnya, Ditjen Dukcapil mengungkap kasus penjualan blangko E-KTP secara online. Penjual blangko e-KTP di pasar daring itu diduga dilakukan anak pejabat Disdukcapil Provinsi Lampung.

&amp;nbsp;
(Baca Juga: Kasus Jual-Beli Blangko E-KTP, Kemendagri Diminta Evaluasi Pengawasan Data Kependudukan)
(Baca Juga: Kasus Penjualan Blangko E-KTP, BPN Prabowo-Sandi Khawatirkan Data Rakyat)

Kemendagri pun telah melaporkan persoalan tersebut ke Mapolda Metro Jaya untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Harryadin Mahardika, khawatir dengan adanya temuan blangko kosong e-KTP yang dijualbelikan secara bebas di pasar daring (online). Menurut dia, peristiwa ini &quot;puncak dari gunung es&quot; ketidakprofesionalan pengelolaan KTP sebagai salah satu dokumen identitas diri paling penting bagi masyarakat Indonesia.

&quot;Dasar dari gunung es tersebut sebenarnya adalah kurang kuatnya prosedur (SOP) pengamanan dokumen dan blangko E-KTP,&quot; ungkap Harryadin dalam keterangan yang diterima Okezone.</content:encoded></item></channel></rss>
