<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Jokowi Alokasikan Rp5 Triliun untuk Dana Abadi Kebudayaan   </title><description>Presiden Joko Widodo akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp5 triliun untuk dana abadi kebudayaan.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/12/11/337/1989955/jokowi-alokasikan-rp5-triliun-untuk-dana-abadi-kebudayaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/12/11/337/1989955/jokowi-alokasikan-rp5-triliun-untuk-dana-abadi-kebudayaan"/><item><title> Jokowi Alokasikan Rp5 Triliun untuk Dana Abadi Kebudayaan   </title><link>https://news.okezone.com/read/2018/12/11/337/1989955/jokowi-alokasikan-rp5-triliun-untuk-dana-abadi-kebudayaan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/12/11/337/1989955/jokowi-alokasikan-rp5-triliun-untuk-dana-abadi-kebudayaan</guid><pubDate>Selasa 11 Desember 2018 21:59 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/12/11/337/1989955/jokowi-alokasikan-rp5-triliun-untuk-dana-abadi-kebudayaan-ZPsZYoHFXa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden RI, Joko Widodo (foto: Biro Pers Kepresidenan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/12/11/337/1989955/jokowi-alokasikan-rp5-triliun-untuk-dana-abadi-kebudayaan-ZPsZYoHFXa.jpg</image><title>Presiden RI, Joko Widodo (foto: Biro Pers Kepresidenan)</title></images><description>
JAKARTA -  Presiden Joko Widodo akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp5 triliun untuk dana abadi kebudayaan. Hal tersebut disampaikan budayawan Goenawan Mohamad.

&quot;Saya hanya melanjutkan kongres kebudayaan yaitu perlunya diadakan dana abadi kebudayaan dan pak Jokowi mengatakan iya dan dimulai tahun depan Rp5 triliun, lima tahun pertama,&quot; ujar Goenawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (11/12/2018).

Goenawan bersama puluhan seniman dan budayawan lainnya bertemu dengan Kepala Negara di Istana Merdeka, Jakarta. Para budayawan ini baru saja menggelar kongres dan menyampaikan hasil rekomendasinya kepada pemerintah.
&amp;nbsp;
Menurut Goenawan, dana abadi kebudayaan tersebut masih dalam perhitungan dan pembahasan. Dia memastikan bantuan pemerintah ini akan membantu untuk pementasan budaya, latihan tari, hingga konser musik yang kurang diminati masyarakat.

&quot;Kalian kan enggak pernah berusaha mementaskan, mementaskan itu ngemis-ngemis. Jadi Putu Wijaya bertahun tahun kalau dia mentas dapat dari mana dia? dia mentas minta sini minta sini, nah ini enggak boleh lagi, sebab kalau ndak mutu akan menurun,&quot; paparnya.

Ia melanjutkan, Presiden Jokowi merupakan Kepala Negara yang pertama kali memberikan anggaran yang cukup besar guna pelestarian seni dan budaya di tanah air.

&quot;Dalam sejarah Republik Indonesia ini pertama kali, jadi pak Jokowi membangun membuat sejarah,&quot; tandas wartawan senior itu.
&amp;nbsp;
</description><content:encoded>
JAKARTA -  Presiden Joko Widodo akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp5 triliun untuk dana abadi kebudayaan. Hal tersebut disampaikan budayawan Goenawan Mohamad.

&quot;Saya hanya melanjutkan kongres kebudayaan yaitu perlunya diadakan dana abadi kebudayaan dan pak Jokowi mengatakan iya dan dimulai tahun depan Rp5 triliun, lima tahun pertama,&quot; ujar Goenawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (11/12/2018).

Goenawan bersama puluhan seniman dan budayawan lainnya bertemu dengan Kepala Negara di Istana Merdeka, Jakarta. Para budayawan ini baru saja menggelar kongres dan menyampaikan hasil rekomendasinya kepada pemerintah.
&amp;nbsp;
Menurut Goenawan, dana abadi kebudayaan tersebut masih dalam perhitungan dan pembahasan. Dia memastikan bantuan pemerintah ini akan membantu untuk pementasan budaya, latihan tari, hingga konser musik yang kurang diminati masyarakat.

&quot;Kalian kan enggak pernah berusaha mementaskan, mementaskan itu ngemis-ngemis. Jadi Putu Wijaya bertahun tahun kalau dia mentas dapat dari mana dia? dia mentas minta sini minta sini, nah ini enggak boleh lagi, sebab kalau ndak mutu akan menurun,&quot; paparnya.

Ia melanjutkan, Presiden Jokowi merupakan Kepala Negara yang pertama kali memberikan anggaran yang cukup besar guna pelestarian seni dan budaya di tanah air.

&quot;Dalam sejarah Republik Indonesia ini pertama kali, jadi pak Jokowi membangun membuat sejarah,&quot; tandas wartawan senior itu.
&amp;nbsp;
</content:encoded></item></channel></rss>
