<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wakapolri Bakal Usut Dugaan Keterlibatan Oknum TNI Terkait Penyerangan Polsek Ciracas</title><description>Wakapolri Komjen Ari Dono menegaskan, akan mengusut tuntas dugaan adanya oknum TNI yang terlibat dalam penyerangan Polsek Ciracas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/12/12/337/1990293/wakapolri-bakal-usut-dugaan-keterlibatan-oknum-tni-terkait-penyerangan-polsek-ciracas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/12/12/337/1990293/wakapolri-bakal-usut-dugaan-keterlibatan-oknum-tni-terkait-penyerangan-polsek-ciracas"/><item><title>Wakapolri Bakal Usut Dugaan Keterlibatan Oknum TNI Terkait Penyerangan Polsek Ciracas</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/12/12/337/1990293/wakapolri-bakal-usut-dugaan-keterlibatan-oknum-tni-terkait-penyerangan-polsek-ciracas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/12/12/337/1990293/wakapolri-bakal-usut-dugaan-keterlibatan-oknum-tni-terkait-penyerangan-polsek-ciracas</guid><pubDate>Rabu 12 Desember 2018 15:52 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/12/12/337/1990293/wakapolri-bakal-usut-dugaan-keterlibatan-oknum-tni-terkait-penyerangan-polsek-ciracas-eJCxmd4XQ3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakapolri Komjen Ari Dono (foto: Harits/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/12/12/337/1990293/wakapolri-bakal-usut-dugaan-keterlibatan-oknum-tni-terkait-penyerangan-polsek-ciracas-eJCxmd4XQ3.jpg</image><title>Wakapolri Komjen Ari Dono (foto: Harits/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Wakapolri Komjen Ari Dono menegaskan, akan mengusut tuntas dugaan adanya oknum anggota TNI yang terlibat dalam penyerangan dan pembakaran Polsek Ciracas, Jakarta Timur. Sebelumnya ratusan massa menggeruduk dan membakar Mapolsek Ciracas lantaran tak terima dengan kinerja polisi yang lamban dalam menangkap para pelaku pengeroyokan kepada anggota TNI.

Ari Dono menjelaskan, bila terbukti adanya oknum anggota TNI yang terlibat dalam pembakaran tersebut maka dapat dijerat dengan UU Militer.
(Baca Juga: Polri Minta Warga Tak Terprovokasi &quot;Isu Liar&quot; Pasca-Penyerangan Polsek Ciracas)&amp;nbsp;
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/12/12/54768/276996_medium.jpg&quot; alt=&quot;Begini Suasana Mapolsek Ciracas Pascapenyerangan Tadi Malam &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Itu masih diselidiki. Kalau TNI pakai UU Militer, kalau polisi pakai Perkap, kalau masyarakat UU Tindak Pidana Umum,&quot; kata Ari Dono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (12/12/2018).

Ari Dono membenarkan adanya anggota TNI yang mencari para pelaku penggeroyokan sebelum datangannya massa ke Mapolsek Ciracas. Namun, anggota Polsek Ciracas mencegah agar anggota TNI tersebut tidak menemui para pelaku.

&quot;Nah, mungkin dia mau besuk, mau lihat, tapi polisi khawatir terjadi kekerasan. Nah dicegah, bisa jadi,&quot; ungkapnya.

Mantan Kabareskrim Polri itu memastikan pihaknya juga masih mencari para pelaku pengeroyokan kepada anggota TNI yang terjadi kemarin. Ia memastikan para pelaku yang diduga berjumlah sembilan orang itu merupakan preman yang berkedok sebagai juru parkir.

&quot;Sekarang sudah diproses,&quot; singkatnya.
(Baca Juga: DPR Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku Penyerangan Mapolsek Ciracas)&amp;nbsp;
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMi8xMi8xLzExNzcyOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Diketahui, dua orang anggota TNI AL bernama Kapten Komarudin dan anggota TNI AD, Pratu Rivonanda terlibat keributan dengan tukang parkir di kawasan Pertokoan Arundina.

Adapun kejadian tersebut bermula pada Senin 10 Desember lalu bermula dari tukang parkir yang menggeser sepeda motor tapi mengenai kepala Kapten Komarudin yang saat itu tengah mengecek knalpot sepeda motornya yang berasap. Hingga akhirnya keributan pun terjadi.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakapolri Komjen Ari Dono menegaskan, akan mengusut tuntas dugaan adanya oknum anggota TNI yang terlibat dalam penyerangan dan pembakaran Polsek Ciracas, Jakarta Timur. Sebelumnya ratusan massa menggeruduk dan membakar Mapolsek Ciracas lantaran tak terima dengan kinerja polisi yang lamban dalam menangkap para pelaku pengeroyokan kepada anggota TNI.

Ari Dono menjelaskan, bila terbukti adanya oknum anggota TNI yang terlibat dalam pembakaran tersebut maka dapat dijerat dengan UU Militer.
(Baca Juga: Polri Minta Warga Tak Terprovokasi &quot;Isu Liar&quot; Pasca-Penyerangan Polsek Ciracas)&amp;nbsp;
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/12/12/54768/276996_medium.jpg&quot; alt=&quot;Begini Suasana Mapolsek Ciracas Pascapenyerangan Tadi Malam &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Itu masih diselidiki. Kalau TNI pakai UU Militer, kalau polisi pakai Perkap, kalau masyarakat UU Tindak Pidana Umum,&quot; kata Ari Dono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (12/12/2018).

Ari Dono membenarkan adanya anggota TNI yang mencari para pelaku penggeroyokan sebelum datangannya massa ke Mapolsek Ciracas. Namun, anggota Polsek Ciracas mencegah agar anggota TNI tersebut tidak menemui para pelaku.

&quot;Nah, mungkin dia mau besuk, mau lihat, tapi polisi khawatir terjadi kekerasan. Nah dicegah, bisa jadi,&quot; ungkapnya.

Mantan Kabareskrim Polri itu memastikan pihaknya juga masih mencari para pelaku pengeroyokan kepada anggota TNI yang terjadi kemarin. Ia memastikan para pelaku yang diduga berjumlah sembilan orang itu merupakan preman yang berkedok sebagai juru parkir.

&quot;Sekarang sudah diproses,&quot; singkatnya.
(Baca Juga: DPR Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku Penyerangan Mapolsek Ciracas)&amp;nbsp;
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMi8xMi8xLzExNzcyOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Diketahui, dua orang anggota TNI AL bernama Kapten Komarudin dan anggota TNI AD, Pratu Rivonanda terlibat keributan dengan tukang parkir di kawasan Pertokoan Arundina.

Adapun kejadian tersebut bermula pada Senin 10 Desember lalu bermula dari tukang parkir yang menggeser sepeda motor tapi mengenai kepala Kapten Komarudin yang saat itu tengah mengecek knalpot sepeda motornya yang berasap. Hingga akhirnya keributan pun terjadi.</content:encoded></item></channel></rss>
