<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cerita Haru di Balik Perjuangan Prajurit TNI di Perbatasan RI-Timor Leste   </title><description>Menjadi seorang anggota Tentara Negara Indonesia (TNI) tidaklah mudah.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/12/13/340/1990615/cerita-haru-di-balik-perjuangan-prajurit-tni-di-perbatasan-ri-timor-leste</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/12/13/340/1990615/cerita-haru-di-balik-perjuangan-prajurit-tni-di-perbatasan-ri-timor-leste"/><item><title>Cerita Haru di Balik Perjuangan Prajurit TNI di Perbatasan RI-Timor Leste   </title><link>https://news.okezone.com/read/2018/12/13/340/1990615/cerita-haru-di-balik-perjuangan-prajurit-tni-di-perbatasan-ri-timor-leste</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/12/13/340/1990615/cerita-haru-di-balik-perjuangan-prajurit-tni-di-perbatasan-ri-timor-leste</guid><pubDate>Kamis 13 Desember 2018 10:02 WIB</pubDate><dc:creator>Herman Amiruddin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/12/13/340/1990615/cerita-haru-dibalik-perjuangan-prajurit-tni-di-perbatasan-ri-timor-leste-UVsNI34WNX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/12/13/340/1990615/cerita-haru-dibalik-perjuangan-prajurit-tni-di-perbatasan-ri-timor-leste-UVsNI34WNX.jpg</image><title>Foto Istimewa</title></images><description>MAKASSAR - Menjadi seorang anggota Tentara Negara Indonesia (TNI) tidaklah mudah. Sebab, tugas yang diemban berhubungan dengan keselamatan bagi setiap warga negara. Tidak jarang, terkait tugasnya, para prajurit TNI dikirim hingga ke berbagai wilayah perbatasan bahkan sampai pelosok yang ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
Mereka harus tinggal berbulan-bulan lamanya selama berada di sana dan jauh meninggalkan keluarga dan orang tua. Meski begitu, para prajurit akan bertemu keluarga baru di tempat tugasnya.
Salah satunya Pos Damar, Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 408/Sbh merupakan salah satu Pos TNI yang berada di perbatasan Republik Indonesia - Republik Demokratik Timor Leste.
Pos Damar, Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 408/Sbh Ini berjumlah 5 orang dikomandoi oleh Lettu Inf Andi Milzam yang ditugaskan secara khusus melakukan patroli patok dan keamanan negara.
Lettu Inf Andi Milzam mengatakan, Pos Damar, Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 408/Sbh rutin melaksanakan patroli patok di wilayah perbatasan demi menjaga keutuhan wilayah Republik Indonesia.
Selain itu memiliki tugasnya mengawasi segala aktivitas berbau ilegal yang bersinggungan langsung dengan aktivitas masyarakat di perbatasan Republik Indonesia - Republik Demokratik Timor Leste.
&quot;Hal ini kami lakukan karena tugas kami untuk menjaga kedaulatan NKRI dan juga mengantisipasi apabila terdapat hal-hal ilegal lainnya. Seperti contoh pada saat kami mendapati percobaan penyelundupan BBM, langsung kami amankan kemudian kami laporkan ke Komando atas,&quot; kata Andi Milzam kepada Okezone, Kamis (13/12/2018)
&amp;nbsp;
Dikatakan Lettu Inf Andi Milzam, untuk tugas patroli patok rutin dilakukan untuk mengecek patok batas negara antara Indonesia dan Timor Leste dengan memasuki hutan. Sejak ia bertugas di sini Lettu Inf Andi Milzam mengaku telah membangun kedekatan dengan masyarakat setempat.
&quot;Kami telah melaksanakan tugas beberapa minggu di sektor timur, Kabupaten Belu dan terus bersilaturahmi dengan masyarakat di perbatasan,&quot; tutur Andi Milzam.
Selain melaksanakan tugas pokok, anggota Pos Damar juga melaksanakan kegiatan-kegiatan berbau sosial ke masyarakat seperti pengobatan keliling, bahkti sosial dan menjadi guru di sekolah-sekolah.
Kegiatan silaturahmi ini kata Lettu Inf Andi Milzam agar dapat menjalin hubungan humanis antara prajurit TNI dan warga masyarakat di perbatasan.
Anggota Pos Damar Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 408/Sbh mengambil peran dalam kegiatan posyandu di wilayah binaannya.
Seperti anggota Pos Damar yang memiliki ilmu kesehatan turun langsung ke lapangan bersama petugas dan keder posyandu di Dusun Aisik, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu.
&quot;Saya masuk di sini sejak 19 November 2018. Kita di sini baru 3 pekan. Tapi selama di sini kami bersama masyarakat sudah adakan Posyandu di daerah perbatasan. Dan nanti kami ada ajar baris berbaris untuk anak-anak sekolah di daerah perbatasan,&quot; ungkap putra daerah asal Sulawesi Selatan ini melalui pesan WhatsaAp-nya.
Banyak dari masyarakat yang kemudian membangun kedekatan dengan TNI di daerah tersebut, hingga muncul keakraban dan tercipta rasa kekeluargaan.
&quot;Jadi kami yang ada di pos perbatasan, kami selalu melakukan hal yang positif untuk membantu masyarakat. Salah satunya pengobatan gratis, baik itu langsung ke rumah masyarakat ataupun di pos perbatasan kami sendiri,&quot; cerita Lettu Inf Andi Milzam.
&amp;nbsp;
Seperti yang dirasakan keluarga Ferminus Mau (55) bersama istrinya Cristina Mea (52), warga Desa Aisik Beilaka, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu. Mereka, kata Lettu Inf Andi Milzam adalah warga binaan Pos Damar Satgas Yonif Raider 408/Sbh.
Ferminus dan Cristina merasa senang karena kehadiran TNI di perbatasan dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat lewat kegiatan sosial yang dilaksanakan satgas seperti pengobatan kesehatan gratis.
Rasa senang dan simpati terhadap personel satgas membuat pasangan suami istri ini secara sukarela menyerahkan senjata api jenis Springfield kepada anggota Pos Damar Satgas Yonif Raider 408/Sbh yang diterima langsung oleh Wadanpos Damar, Serda Tri Harjanto.
Lettu Inf Andi Milzam mengatakan bahwa warga yang memberikan senjata api tersebut karena mereka menganggap anggota TNI sebagai keluarga mereka sendiri yang dapat memberikan kenyamanan bagi mereka di perbatasan.
&quot;Prajurit TNI melakukan silaturahmi sebagai wujud persaudaraan dan kekeluragaan. Juga melakukan kegiatan-kegiatan sosial yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,&quot; ungkap Lettu Andi Milzam.
TNI juga menggelar kegiatan karya bhakti, dalam hal ini pembersihan gereja. Merupakan wujud persatuan dan juga toleransi dalam beragama yang dilakukan oleh Pos Damar Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 408/Sbh.
Berkekuatan 6 orang, dipimpin langsung oleh Danpos Damar, Lettu Inf A.Milzam beserta masyarakat sekitar Desa Silawan.
&quot;Kami saling bahu-membahu untuk membersihkan gereja masyarakat di Desa Silawan. Pembersihan gereja ini merupakan kegiatan yang sangat positif, disamping bisa membantu jemaat, juga merupakan cerminan toleransi dalam umat beragama,&quot; ungkap Lettu Inf Andi Milzam.
Menurut bapak yang juga merupakan pendeta Gereja kata Lettu Inf Andi Milzam kegiatan ini sangat positif, selain membersihkan lingkungan gereja, juga menjadi ajang silaturahmi sesama warga.
&quot;Ajang kumpul bersama jemaat yang ada di sekitar sini, ditambah lagi kehadiran Personil TNI sangat membantu dalam kelancaran kegiatan Karya Bhakti ini,&quot; kata Lettu Inf Andi Milzam seperti yang disampaikan oleh bapak pendeta kepadanya.
Ia bersama anggotanya di Pos Damar akan terus melakukan upaya yang terbaik bagi masyarakat di perbatasan NKRI.
Menurut Lettu Inf Andi Milzam, teruslah melakukan yang terbaik tanpa mengharapkan imbalan karena hal baik yang dilakukan saat ini akan menghasilkan buah yang baik pula.
&quot;Berbuatlah yang terbaik dalam setiap tugas yang diberikan kepada kita seperti kata pepatah. Apa yang kita tanam, itulah yang kita tuai. Tidak perlu mengharapkan imbalan atas apa yang sudah kita lakukan karena masyarakat akan memberikan yang mereka punya di saat kita sudah berbuat untuk kebaikan,&quot; ungkap Lettu Andi Milzam.</description><content:encoded>MAKASSAR - Menjadi seorang anggota Tentara Negara Indonesia (TNI) tidaklah mudah. Sebab, tugas yang diemban berhubungan dengan keselamatan bagi setiap warga negara. Tidak jarang, terkait tugasnya, para prajurit TNI dikirim hingga ke berbagai wilayah perbatasan bahkan sampai pelosok yang ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
Mereka harus tinggal berbulan-bulan lamanya selama berada di sana dan jauh meninggalkan keluarga dan orang tua. Meski begitu, para prajurit akan bertemu keluarga baru di tempat tugasnya.
Salah satunya Pos Damar, Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 408/Sbh merupakan salah satu Pos TNI yang berada di perbatasan Republik Indonesia - Republik Demokratik Timor Leste.
Pos Damar, Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 408/Sbh Ini berjumlah 5 orang dikomandoi oleh Lettu Inf Andi Milzam yang ditugaskan secara khusus melakukan patroli patok dan keamanan negara.
Lettu Inf Andi Milzam mengatakan, Pos Damar, Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 408/Sbh rutin melaksanakan patroli patok di wilayah perbatasan demi menjaga keutuhan wilayah Republik Indonesia.
Selain itu memiliki tugasnya mengawasi segala aktivitas berbau ilegal yang bersinggungan langsung dengan aktivitas masyarakat di perbatasan Republik Indonesia - Republik Demokratik Timor Leste.
&quot;Hal ini kami lakukan karena tugas kami untuk menjaga kedaulatan NKRI dan juga mengantisipasi apabila terdapat hal-hal ilegal lainnya. Seperti contoh pada saat kami mendapati percobaan penyelundupan BBM, langsung kami amankan kemudian kami laporkan ke Komando atas,&quot; kata Andi Milzam kepada Okezone, Kamis (13/12/2018)
&amp;nbsp;
Dikatakan Lettu Inf Andi Milzam, untuk tugas patroli patok rutin dilakukan untuk mengecek patok batas negara antara Indonesia dan Timor Leste dengan memasuki hutan. Sejak ia bertugas di sini Lettu Inf Andi Milzam mengaku telah membangun kedekatan dengan masyarakat setempat.
&quot;Kami telah melaksanakan tugas beberapa minggu di sektor timur, Kabupaten Belu dan terus bersilaturahmi dengan masyarakat di perbatasan,&quot; tutur Andi Milzam.
Selain melaksanakan tugas pokok, anggota Pos Damar juga melaksanakan kegiatan-kegiatan berbau sosial ke masyarakat seperti pengobatan keliling, bahkti sosial dan menjadi guru di sekolah-sekolah.
Kegiatan silaturahmi ini kata Lettu Inf Andi Milzam agar dapat menjalin hubungan humanis antara prajurit TNI dan warga masyarakat di perbatasan.
Anggota Pos Damar Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 408/Sbh mengambil peran dalam kegiatan posyandu di wilayah binaannya.
Seperti anggota Pos Damar yang memiliki ilmu kesehatan turun langsung ke lapangan bersama petugas dan keder posyandu di Dusun Aisik, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu.
&quot;Saya masuk di sini sejak 19 November 2018. Kita di sini baru 3 pekan. Tapi selama di sini kami bersama masyarakat sudah adakan Posyandu di daerah perbatasan. Dan nanti kami ada ajar baris berbaris untuk anak-anak sekolah di daerah perbatasan,&quot; ungkap putra daerah asal Sulawesi Selatan ini melalui pesan WhatsaAp-nya.
Banyak dari masyarakat yang kemudian membangun kedekatan dengan TNI di daerah tersebut, hingga muncul keakraban dan tercipta rasa kekeluargaan.
&quot;Jadi kami yang ada di pos perbatasan, kami selalu melakukan hal yang positif untuk membantu masyarakat. Salah satunya pengobatan gratis, baik itu langsung ke rumah masyarakat ataupun di pos perbatasan kami sendiri,&quot; cerita Lettu Inf Andi Milzam.
&amp;nbsp;
Seperti yang dirasakan keluarga Ferminus Mau (55) bersama istrinya Cristina Mea (52), warga Desa Aisik Beilaka, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu. Mereka, kata Lettu Inf Andi Milzam adalah warga binaan Pos Damar Satgas Yonif Raider 408/Sbh.
Ferminus dan Cristina merasa senang karena kehadiran TNI di perbatasan dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat lewat kegiatan sosial yang dilaksanakan satgas seperti pengobatan kesehatan gratis.
Rasa senang dan simpati terhadap personel satgas membuat pasangan suami istri ini secara sukarela menyerahkan senjata api jenis Springfield kepada anggota Pos Damar Satgas Yonif Raider 408/Sbh yang diterima langsung oleh Wadanpos Damar, Serda Tri Harjanto.
Lettu Inf Andi Milzam mengatakan bahwa warga yang memberikan senjata api tersebut karena mereka menganggap anggota TNI sebagai keluarga mereka sendiri yang dapat memberikan kenyamanan bagi mereka di perbatasan.
&quot;Prajurit TNI melakukan silaturahmi sebagai wujud persaudaraan dan kekeluragaan. Juga melakukan kegiatan-kegiatan sosial yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,&quot; ungkap Lettu Andi Milzam.
TNI juga menggelar kegiatan karya bhakti, dalam hal ini pembersihan gereja. Merupakan wujud persatuan dan juga toleransi dalam beragama yang dilakukan oleh Pos Damar Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 408/Sbh.
Berkekuatan 6 orang, dipimpin langsung oleh Danpos Damar, Lettu Inf A.Milzam beserta masyarakat sekitar Desa Silawan.
&quot;Kami saling bahu-membahu untuk membersihkan gereja masyarakat di Desa Silawan. Pembersihan gereja ini merupakan kegiatan yang sangat positif, disamping bisa membantu jemaat, juga merupakan cerminan toleransi dalam umat beragama,&quot; ungkap Lettu Inf Andi Milzam.
Menurut bapak yang juga merupakan pendeta Gereja kata Lettu Inf Andi Milzam kegiatan ini sangat positif, selain membersihkan lingkungan gereja, juga menjadi ajang silaturahmi sesama warga.
&quot;Ajang kumpul bersama jemaat yang ada di sekitar sini, ditambah lagi kehadiran Personil TNI sangat membantu dalam kelancaran kegiatan Karya Bhakti ini,&quot; kata Lettu Inf Andi Milzam seperti yang disampaikan oleh bapak pendeta kepadanya.
Ia bersama anggotanya di Pos Damar akan terus melakukan upaya yang terbaik bagi masyarakat di perbatasan NKRI.
Menurut Lettu Inf Andi Milzam, teruslah melakukan yang terbaik tanpa mengharapkan imbalan karena hal baik yang dilakukan saat ini akan menghasilkan buah yang baik pula.
&quot;Berbuatlah yang terbaik dalam setiap tugas yang diberikan kepada kita seperti kata pepatah. Apa yang kita tanam, itulah yang kita tuai. Tidak perlu mengharapkan imbalan atas apa yang sudah kita lakukan karena masyarakat akan memberikan yang mereka punya di saat kita sudah berbuat untuk kebaikan,&quot; ungkap Lettu Andi Milzam.</content:encoded></item></channel></rss>
