<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kapal Canggih dari Belanda untuk Evakuasi Lion Air JT-610 Telat Datang</title><description>Lion Air menyampaikan, proses pencarian dan evakuasi penumpang serta kru korban kecelakaan JT-610 pesawat Boeing 737 MAX 8 terus berlanjut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/12/17/337/1992341/kapal-canggih-dari-belanda-untuk-evakuasi-lion-air-jt-610-telat-datang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/12/17/337/1992341/kapal-canggih-dari-belanda-untuk-evakuasi-lion-air-jt-610-telat-datang"/><item><title>Kapal Canggih dari Belanda untuk Evakuasi Lion Air JT-610 Telat Datang</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/12/17/337/1992341/kapal-canggih-dari-belanda-untuk-evakuasi-lion-air-jt-610-telat-datang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/12/17/337/1992341/kapal-canggih-dari-belanda-untuk-evakuasi-lion-air-jt-610-telat-datang</guid><pubDate>Senin 17 Desember 2018 13:48 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhri Rezy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/12/17/337/1992341/kapal-canggih-dari-belanda-untuk-evakuasi-lion-air-jt-610-telat-datang-x2se1r29A9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapal Canggih untuk Evakuasi Lion Air (Dok Lion Air)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/12/17/337/1992341/kapal-canggih-dari-belanda-untuk-evakuasi-lion-air-jt-610-telat-datang-x2se1r29A9.jpg</image><title>Kapal Canggih untuk Evakuasi Lion Air (Dok Lion Air)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Lion Air menyampaikan, proses pencarian dan evakuasi penumpang serta kru korban kecelakaan JT-610 pesawat Boeing 737 MAX 8 registrasi PK-LQP masih terus berlangsung. Proses pencarian juga dilakukan terhadap kotak hitam yaitu alat perekam suara di ruang kemudi pilot (Cockpit Voice Recorder/ CVR).

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, dalam proses pencarian kembali, Lion Air menunjuk perusahaan swasta profesional asal negara Belanda dengan menggunakan kapal laut yang canggih, MPV Everest. &amp;ldquo;Biaya proses pencarian kembali mencapai Rp38 miliar,&amp;rdquo; ujarnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Senin (17/12/2018).
&amp;nbsp;Baca juga: 17 Desember, Kapal Canggih Pencari CVR Lion Air JT 610 Tiba di Karawang

Proses pencarian akan difokuskan berdasarkan pemetaan terakhir area koordinat jatuhnya penerbangan JT-610 dengan waktu operasional 10 hari berturut-turut, pada Desember 2018.
&amp;nbsp;
Informasi terkini, bahwa kapal mengalami keterlambatan yang rencananya akan tiba di perairan Karawang pada Senin (17/ 12/2018). Kondisi terakhir malam hari (15/ 12/2018) disebabkan cuaca buruk serta hujan deras di Johor Bahru yang mengganggu proses mobilisasi peralatan dan kru selama tiga hari terakhir.
&amp;nbsp;Baca juga: Hotman Paris: Ada Klaim Bisa Diajukan Keluarga Korban Lion Air, Jumlahnya Jutaan Dolar!
Direncanakan kapal akan berlayar (17/ 12/2018), dengan pagi hari dimulai proses imigrasi dan kepabeanan (customs). Hal ini dikarenakan kapal berkapasitas sebesar MPV Everest tidak diberikan izin untuk keluar dari pelabuhan pada malam hari.

Perkiraan waktu tempuh perjalanan dari Johor Bahru menuju perairan Karawang adalah 2 hari dan 5 jam. Sehingga kapal akan tiba di Karawang sekitar Rabu (19/ 12/2018).</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Lion Air menyampaikan, proses pencarian dan evakuasi penumpang serta kru korban kecelakaan JT-610 pesawat Boeing 737 MAX 8 registrasi PK-LQP masih terus berlangsung. Proses pencarian juga dilakukan terhadap kotak hitam yaitu alat perekam suara di ruang kemudi pilot (Cockpit Voice Recorder/ CVR).

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, dalam proses pencarian kembali, Lion Air menunjuk perusahaan swasta profesional asal negara Belanda dengan menggunakan kapal laut yang canggih, MPV Everest. &amp;ldquo;Biaya proses pencarian kembali mencapai Rp38 miliar,&amp;rdquo; ujarnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Senin (17/12/2018).
&amp;nbsp;Baca juga: 17 Desember, Kapal Canggih Pencari CVR Lion Air JT 610 Tiba di Karawang

Proses pencarian akan difokuskan berdasarkan pemetaan terakhir area koordinat jatuhnya penerbangan JT-610 dengan waktu operasional 10 hari berturut-turut, pada Desember 2018.
&amp;nbsp;
Informasi terkini, bahwa kapal mengalami keterlambatan yang rencananya akan tiba di perairan Karawang pada Senin (17/ 12/2018). Kondisi terakhir malam hari (15/ 12/2018) disebabkan cuaca buruk serta hujan deras di Johor Bahru yang mengganggu proses mobilisasi peralatan dan kru selama tiga hari terakhir.
&amp;nbsp;Baca juga: Hotman Paris: Ada Klaim Bisa Diajukan Keluarga Korban Lion Air, Jumlahnya Jutaan Dolar!
Direncanakan kapal akan berlayar (17/ 12/2018), dengan pagi hari dimulai proses imigrasi dan kepabeanan (customs). Hal ini dikarenakan kapal berkapasitas sebesar MPV Everest tidak diberikan izin untuk keluar dari pelabuhan pada malam hari.

Perkiraan waktu tempuh perjalanan dari Johor Bahru menuju perairan Karawang adalah 2 hari dan 5 jam. Sehingga kapal akan tiba di Karawang sekitar Rabu (19/ 12/2018).</content:encoded></item></channel></rss>
