<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Anak Krakatau Erupsi 423 Kali</title><description></description><link>https://news.okezone.com/read/2018/12/23/340/1994919/gunung-anak-krakatau-erupsi-423-kali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/12/23/340/1994919/gunung-anak-krakatau-erupsi-423-kali"/><item><title>Gunung Anak Krakatau Erupsi 423 Kali</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/12/23/340/1994919/gunung-anak-krakatau-erupsi-423-kali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/12/23/340/1994919/gunung-anak-krakatau-erupsi-423-kali</guid><pubDate>Minggu 23 Desember 2018 01:37 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/12/23/340/1994919/gunung-anak-krakatau-erupsi-423-kali-q1cgiKaTQe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Anak Krakatau (Foto: Dispar Banten)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/12/23/340/1994919/gunung-anak-krakatau-erupsi-423-kali-q1cgiKaTQe.jpg</image><title>Gunung Anak Krakatau (Foto: Dispar Banten)</title></images><description>JAKARTA - Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi 423 kali dengan tinggi asap dari puncak mencapai 1.500 meter. Hal tersebut disampaikan Badan Geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), pada Sabtu pukul 12.00-18.00 WIB.

&quot;Teramati 423 kali letusan, Asap kelabu hingga hitam tebal tinggi 200-1.500 m di atas puncak. Teramati aliran lava pijar sudah mencapai area lautan di sisi selatan,&quot; tulis petugas PVMBG dalam keterangannya, Sabtu (23/12/2018).


(Baca Juga: BNPB: 3 Orang Tewas &amp;amp; 21 Luka-Luka Akibat Gelombang Tinggi Anyer &amp;amp; Lampung)

Pada periode tersebut Gunung Anak Krakatau terlihat jelas hingga kabut pada kategori 0-III. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna kelabu dengan intensitas tipis dan tinggi 50-100 m di atas puncak kawah.

Dentuman suara serta getaran dengan intensitas lemah hingga kuat dirasakan di pos Pengamatan Gunung Api Krakatau. Saat ini, Gunung tersebut masuk kategori level II atau waspada.

&quot;Masyarakat/wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 2 Km dari kawah,&quot; imbau PVMBG.</description><content:encoded>JAKARTA - Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi 423 kali dengan tinggi asap dari puncak mencapai 1.500 meter. Hal tersebut disampaikan Badan Geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), pada Sabtu pukul 12.00-18.00 WIB.

&quot;Teramati 423 kali letusan, Asap kelabu hingga hitam tebal tinggi 200-1.500 m di atas puncak. Teramati aliran lava pijar sudah mencapai area lautan di sisi selatan,&quot; tulis petugas PVMBG dalam keterangannya, Sabtu (23/12/2018).


(Baca Juga: BNPB: 3 Orang Tewas &amp;amp; 21 Luka-Luka Akibat Gelombang Tinggi Anyer &amp;amp; Lampung)

Pada periode tersebut Gunung Anak Krakatau terlihat jelas hingga kabut pada kategori 0-III. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna kelabu dengan intensitas tipis dan tinggi 50-100 m di atas puncak kawah.

Dentuman suara serta getaran dengan intensitas lemah hingga kuat dirasakan di pos Pengamatan Gunung Api Krakatau. Saat ini, Gunung tersebut masuk kategori level II atau waspada.

&quot;Masyarakat/wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 2 Km dari kawah,&quot; imbau PVMBG.</content:encoded></item></channel></rss>
