<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Anak Krakatau Diguyur Hujan, BMKG Waspadai Potensi Tsunami</title><description>Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menyatakan bila hujan akan mengguyur Gunung Anak Krakatau.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/12/26/337/1995899/gunung-anak-krakatau-diguyur-hujan-bmkg-waspadai-potensi-tsunami</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/12/26/337/1995899/gunung-anak-krakatau-diguyur-hujan-bmkg-waspadai-potensi-tsunami"/><item><title>Gunung Anak Krakatau Diguyur Hujan, BMKG Waspadai Potensi Tsunami</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/12/26/337/1995899/gunung-anak-krakatau-diguyur-hujan-bmkg-waspadai-potensi-tsunami</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/12/26/337/1995899/gunung-anak-krakatau-diguyur-hujan-bmkg-waspadai-potensi-tsunami</guid><pubDate>Rabu 26 Desember 2018 00:27 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/12/26/337/1995899/gunung-anak-krakatau-diguyur-hujan-bmkg-waspadai-potensi-tsunami-LlRbqjeaeB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Konfrensi Pers BMKG Mengenai Aktivitas Gunung Anak Krakatau Pasca Tsunami Selat Sunda (foto: Harits/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/12/26/337/1995899/gunung-anak-krakatau-diguyur-hujan-bmkg-waspadai-potensi-tsunami-LlRbqjeaeB.jpg</image><title>Konfrensi Pers BMKG Mengenai Aktivitas Gunung Anak Krakatau Pasca Tsunami Selat Sunda (foto: Harits/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menyatakan bila hujan akan mengguyur Gunung Anak Krakatau.

&amp;ldquo;Besok (hari ini), Besok, wilayah tersebut diguyur hujan sedang hingga lebat dari pagi hingga sore hari dan pada malam hingga dini hari umumnya berawan dan hujan ringan,&amp;rdquo; kata Dwikorita di kantor BMKG, Jakarta, Rabu (26/12/2018).
(Baca Juga: Usai Longsor Timbulkan Tsunami, BMKG Terus Pantau Gunung Anak Krakatau)&amp;nbsp;
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/08/19/52629/265402_medium.jpg&quot; alt=&quot;Penampakan Gunung Anak Krakatau Meletus 576 Kali Setinggi 100-500 Meter&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Oleh karenanya, BMKG terus melakukan pemantauan lantaran khawatir hujan dapat menimbulkan longsor di area Gunung Anak Krakatau dan berpotensi kembali terjadi tsunami.

&amp;ldquo;Yang dikhawatirkan itu saat hujan lebat tadi karena kondisi kawah masih terus diguncang-guncang dikhawatirkan tebing atau dinding kawah makin rapuh apalagi diguyur hujan,&amp;rdquo; bebernya.

&amp;ldquo;Kondisi tersebut dapat sewaktu-waktu berpotensi mengakibatkan longsor kembali tebing kawah Gunung Anak Krakatau ke laut,&amp;rdquo; tambah dia.
(Baca Juga: Pasca-Tsunami Selat Sunda, Begini Kondisi Terkini Gunung Anak Krakatau)&amp;nbsp;
Selain itu Dwikorita menyatakan, bila angin di sekitar Gunung Anak Krakatau relatif menurun dibandingkan dengan hari sebelumnya. Namun ombak di sekitar diprediksi akan tinggi.

&amp;ldquo;Diperkirakan kecepatan angin maksimal 20-25 km/j. Ketinggian gelombang laut di sekitar Gunung Anak Krakatau diperkirakan 0,75 - 1,5 meter malam ini,&amp;rdquo; pungkasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMi8yMy8xLzExNzkxNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menyatakan bila hujan akan mengguyur Gunung Anak Krakatau.

&amp;ldquo;Besok (hari ini), Besok, wilayah tersebut diguyur hujan sedang hingga lebat dari pagi hingga sore hari dan pada malam hingga dini hari umumnya berawan dan hujan ringan,&amp;rdquo; kata Dwikorita di kantor BMKG, Jakarta, Rabu (26/12/2018).
(Baca Juga: Usai Longsor Timbulkan Tsunami, BMKG Terus Pantau Gunung Anak Krakatau)&amp;nbsp;
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/08/19/52629/265402_medium.jpg&quot; alt=&quot;Penampakan Gunung Anak Krakatau Meletus 576 Kali Setinggi 100-500 Meter&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Oleh karenanya, BMKG terus melakukan pemantauan lantaran khawatir hujan dapat menimbulkan longsor di area Gunung Anak Krakatau dan berpotensi kembali terjadi tsunami.

&amp;ldquo;Yang dikhawatirkan itu saat hujan lebat tadi karena kondisi kawah masih terus diguncang-guncang dikhawatirkan tebing atau dinding kawah makin rapuh apalagi diguyur hujan,&amp;rdquo; bebernya.

&amp;ldquo;Kondisi tersebut dapat sewaktu-waktu berpotensi mengakibatkan longsor kembali tebing kawah Gunung Anak Krakatau ke laut,&amp;rdquo; tambah dia.
(Baca Juga: Pasca-Tsunami Selat Sunda, Begini Kondisi Terkini Gunung Anak Krakatau)&amp;nbsp;
Selain itu Dwikorita menyatakan, bila angin di sekitar Gunung Anak Krakatau relatif menurun dibandingkan dengan hari sebelumnya. Namun ombak di sekitar diprediksi akan tinggi.

&amp;ldquo;Diperkirakan kecepatan angin maksimal 20-25 km/j. Ketinggian gelombang laut di sekitar Gunung Anak Krakatau diperkirakan 0,75 - 1,5 meter malam ini,&amp;rdquo; pungkasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMi8yMy8xLzExNzkxNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
