<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BMKG Masih Kesulitan Pantau Dinding Kawah Gunung Anak Krakatau Usai Longsor</title><description>BMKG belum bisa melihat secara rinci terkait kondisi tebing dan dinding kawah dari Gunung Anak Krakatau usai longsor.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/12/26/337/1995940/bmkg-masih-kesulitan-pantau-dinding-kawah-gunung-anak-krakatau-usai-longsor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/12/26/337/1995940/bmkg-masih-kesulitan-pantau-dinding-kawah-gunung-anak-krakatau-usai-longsor"/><item><title>BMKG Masih Kesulitan Pantau Dinding Kawah Gunung Anak Krakatau Usai Longsor</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/12/26/337/1995940/bmkg-masih-kesulitan-pantau-dinding-kawah-gunung-anak-krakatau-usai-longsor</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/12/26/337/1995940/bmkg-masih-kesulitan-pantau-dinding-kawah-gunung-anak-krakatau-usai-longsor</guid><pubDate>Rabu 26 Desember 2018 07:01 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/12/26/337/1995940/bmkg-masih-kesulitan-pantau-dinding-kawah-gunung-anak-krakatau-usai-longsor-f2tH2MWIIZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Aktivitas Vulkanik Gunung Anak Krakatau (Dokumentasi Susi Air)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/12/26/337/1995940/bmkg-masih-kesulitan-pantau-dinding-kawah-gunung-anak-krakatau-usai-longsor-f2tH2MWIIZ.jpg</image><title>Aktivitas Vulkanik Gunung Anak Krakatau (Dokumentasi Susi Air)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengutarakan bila hingga saat ini pihaknya belum bisa melihat secara rinci terkait kondisi tebing dan dinding kawah dari Gunung Anak Krakatau usai mengalami longsor.

Dwikorita menyatak, beberapa hari lalu dirinya bersama petugas BMKG dan TNI menaiki pesawat untuk memantau Gunung Anak Krakatau, tapi belum bisa mendekat.
(Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Diguyur Hujan, BMKG Waspadai Potensi Tsunami)&amp;nbsp;
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/12/23/54981/278128_medium.jpg&quot; alt=&quot;Melihat Gunung Anak Krakatau Mengeluarkan Abu Vulkanik Melalui Pesawat&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Kami sudah dua kali terbang mendekat ke arah Gunung Anak Krakatau, dalam rangka mengecek langsung tebing kawah sampai saat ini belum bisa kami dekati,&quot; papar Dwikorita di kantornya, Rabu (26/12/2018).

Namun, sambung dia, dalam dua kali ini kami hampir sampai. Tetapi selalu dihalangi oleh awan tebal di sekiar Gunung Anak Krakatau.

&quot;Dan hari pertama kami sudah kena kaca pesawat kena partikel abu, sehingga kami bersmaa TNI menyatakan bahwa ini dapat membahayakan mesin pesawat, harus segera kembali,&quot; jelas dia.

Selain itu, faktor cuaca juga yang membuat pihak BMKG kesulitan ke lokasi. Seperti angin kencang yang membawa arah sebaran abu dari Gunung Anak Krakatau.

&quot;Arah sebaran abunya itu akan terdeteksi dengan dipengaruhi arah angin,&quot; pungkasnya.
(Baca Juga: Pantau Aktivitas Gunung Anak Krakatau, BMKG Kerahkan 6 Alat Seismograf)
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMi8yNC8xLzExNzkxOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengutarakan bila hingga saat ini pihaknya belum bisa melihat secara rinci terkait kondisi tebing dan dinding kawah dari Gunung Anak Krakatau usai mengalami longsor.

Dwikorita menyatak, beberapa hari lalu dirinya bersama petugas BMKG dan TNI menaiki pesawat untuk memantau Gunung Anak Krakatau, tapi belum bisa mendekat.
(Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Diguyur Hujan, BMKG Waspadai Potensi Tsunami)&amp;nbsp;
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/12/23/54981/278128_medium.jpg&quot; alt=&quot;Melihat Gunung Anak Krakatau Mengeluarkan Abu Vulkanik Melalui Pesawat&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Kami sudah dua kali terbang mendekat ke arah Gunung Anak Krakatau, dalam rangka mengecek langsung tebing kawah sampai saat ini belum bisa kami dekati,&quot; papar Dwikorita di kantornya, Rabu (26/12/2018).

Namun, sambung dia, dalam dua kali ini kami hampir sampai. Tetapi selalu dihalangi oleh awan tebal di sekiar Gunung Anak Krakatau.

&quot;Dan hari pertama kami sudah kena kaca pesawat kena partikel abu, sehingga kami bersmaa TNI menyatakan bahwa ini dapat membahayakan mesin pesawat, harus segera kembali,&quot; jelas dia.

Selain itu, faktor cuaca juga yang membuat pihak BMKG kesulitan ke lokasi. Seperti angin kencang yang membawa arah sebaran abu dari Gunung Anak Krakatau.

&quot;Arah sebaran abunya itu akan terdeteksi dengan dipengaruhi arah angin,&quot; pungkasnya.
(Baca Juga: Pantau Aktivitas Gunung Anak Krakatau, BMKG Kerahkan 6 Alat Seismograf)
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMi8yNC8xLzExNzkxOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
