<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Anak Krakatau Siaga, Warga Terdampak Abu Vulkanik Diminta Pakai Masker</title><description>Warga terdampak abu vulkanik diminta pakai masker.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/12/27/340/1996549/gunung-anak-krakatau-siaga-warga-terdampak-abu-vulkanik-diminta-pakai-masker</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/12/27/340/1996549/gunung-anak-krakatau-siaga-warga-terdampak-abu-vulkanik-diminta-pakai-masker"/><item><title>Gunung Anak Krakatau Siaga, Warga Terdampak Abu Vulkanik Diminta Pakai Masker</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/12/27/340/1996549/gunung-anak-krakatau-siaga-warga-terdampak-abu-vulkanik-diminta-pakai-masker</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/12/27/340/1996549/gunung-anak-krakatau-siaga-warga-terdampak-abu-vulkanik-diminta-pakai-masker</guid><pubDate>Kamis 27 Desember 2018 12:24 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/12/27/340/1996549/gunung-anak-krakatau-siaga-warga-terdampak-abu-vulkanik-diminta-pakai-masker-qeVfaSDYU5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Konferensi pers Kementerian ESDM. (Foto: M Rizky/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/12/27/340/1996549/gunung-anak-krakatau-siaga-warga-terdampak-abu-vulkanik-diminta-pakai-masker-qeVfaSDYU5.jpg</image><title>Konferensi pers Kementerian ESDM. (Foto: M Rizky/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Geologi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (KESDM) mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker, mengingat status Gunung Anak Krakatau meningkat dari level II Waspada menjadi level III Siaga.
&quot;Masyarakat menyiapkan masker, karena abu,&quot; kata Sekretaris Bidang Geologi KESDM Antonius Ratdomopurbo di Kantor ESDM, Kamis (27/12/2018).
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/12/23/54981/278128_medium.jpg&quot; alt=&quot;Melihat Gunung Anak Krakatau Mengeluarkan Abu Vulkanik Melalui Pesawat&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Antonius mengatakan, kondisi menyebarnya arah abu sendiri tergantung dengan arah angin. Untuk itu penggunaan masker sangat penting dilakukan khususnya di wilayah sisi Banten atau Lampung.
&quot;Yang mendekat sisi Banten atau Lampung yang merasa ada abu, lebih baik memakai masker,&quot; tuturnya.
(Baca juga: Status Gunung Anak Krakatau Naik Jadi Siaga Radius 5 Km)
Selain itu pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk terus berkordinasi dengan BPBD setempat guna menghindari informasi yang tidak akurat.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMi8yNC8xLzExNzkxOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Tentu saja kadang-kadang kita dihadapkan informasi yang kurang tepat, sebaiknya tetap berkoordinasi dengan BPBD setempat,&quot; tukasnya.
Sebelumnya Kementerian ESDM juga telah merekomendasikan, masyarakat dan wisatawan dilarang melakukan aktivitas di dalam radius 5 kilometer dari puncak kawah karena berbahaya terkena dampak erupsi berupa lontaran batu pijar, awan panas dan abu vulkanik pekat.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/12/23/54981/278129_medium.jpg&quot; alt=&quot;Melihat Gunung Anak Krakatau Mengeluarkan Abu Vulkanik Melalui Pesawat&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Sementara itu, BMKG merekomendasikan, masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di pantai pada radius 500 meter hingga 1 kilometer dari pantai untuk mengantisipasi adanya tsunami susulan. Tsunami yang dibangkitkan longsor bawah laut akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Geologi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (KESDM) mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker, mengingat status Gunung Anak Krakatau meningkat dari level II Waspada menjadi level III Siaga.
&quot;Masyarakat menyiapkan masker, karena abu,&quot; kata Sekretaris Bidang Geologi KESDM Antonius Ratdomopurbo di Kantor ESDM, Kamis (27/12/2018).
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/12/23/54981/278128_medium.jpg&quot; alt=&quot;Melihat Gunung Anak Krakatau Mengeluarkan Abu Vulkanik Melalui Pesawat&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Antonius mengatakan, kondisi menyebarnya arah abu sendiri tergantung dengan arah angin. Untuk itu penggunaan masker sangat penting dilakukan khususnya di wilayah sisi Banten atau Lampung.
&quot;Yang mendekat sisi Banten atau Lampung yang merasa ada abu, lebih baik memakai masker,&quot; tuturnya.
(Baca juga: Status Gunung Anak Krakatau Naik Jadi Siaga Radius 5 Km)
Selain itu pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk terus berkordinasi dengan BPBD setempat guna menghindari informasi yang tidak akurat.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMi8yNC8xLzExNzkxOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Tentu saja kadang-kadang kita dihadapkan informasi yang kurang tepat, sebaiknya tetap berkoordinasi dengan BPBD setempat,&quot; tukasnya.
Sebelumnya Kementerian ESDM juga telah merekomendasikan, masyarakat dan wisatawan dilarang melakukan aktivitas di dalam radius 5 kilometer dari puncak kawah karena berbahaya terkena dampak erupsi berupa lontaran batu pijar, awan panas dan abu vulkanik pekat.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/12/23/54981/278129_medium.jpg&quot; alt=&quot;Melihat Gunung Anak Krakatau Mengeluarkan Abu Vulkanik Melalui Pesawat&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Sementara itu, BMKG merekomendasikan, masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di pantai pada radius 500 meter hingga 1 kilometer dari pantai untuk mengantisipasi adanya tsunami susulan. Tsunami yang dibangkitkan longsor bawah laut akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
</content:encoded></item></channel></rss>
