<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi dan BKSDA Selidiki Penyebab Matinya Gajah Liar di Aceh</title><description>Satu individu gajah jantan liar ditemukan mati membusuk dengan kondisi tanpa gading di Bener Meriah, Aceh.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/12/28/340/1997036/polisi-dan-bksda-selidiki-penyebab-matinya-gajah-liar-di-aceh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/12/28/340/1997036/polisi-dan-bksda-selidiki-penyebab-matinya-gajah-liar-di-aceh"/><item><title>Polisi dan BKSDA Selidiki Penyebab Matinya Gajah Liar di Aceh</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/12/28/340/1997036/polisi-dan-bksda-selidiki-penyebab-matinya-gajah-liar-di-aceh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/12/28/340/1997036/polisi-dan-bksda-selidiki-penyebab-matinya-gajah-liar-di-aceh</guid><pubDate>Jum'at 28 Desember 2018 12:50 WIB</pubDate><dc:creator>Windy Phagta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/12/28/340/1997036/polisi-dan-bksda-selidiki-penyebab-matinya-gajah-liar-di-aceh-n9idB9wAPi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi gajah (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/12/28/340/1997036/polisi-dan-bksda-selidiki-penyebab-matinya-gajah-liar-di-aceh-n9idB9wAPi.jpg</image><title>Ilustrasi gajah (Okezone)</title></images><description>BANDA ACEH - Satu individu gajah jantan liar ditemukan mati membusuk dengan kondisi tanpa gading di Desa Pantan Lah, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Polisi dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh masih menyelidiki penyebab kematian gajah itu.

&quot;Gading gajah hilang dan penyebab matinya gajah tersebut masih dalam penyelidikan,&quot; kata Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji Prabowo kepada wartawan, Jumat (28/12/2018)

Gajah itu sekira empat bulan lalu pernah diobati oleh tim BKSDA dan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Banda Aceh, karena luka-luka sekujur tubuhnya.

Gajah tersebut ditemukan mati membusuk pada Kamis 27 Desember 2018 sekira pukul 19.00 WIB di pinggiran Sungai Peusangan. Polisi dan BKSDA telah tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot; data-lang=&quot;en&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;in&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;Bagaimana Kesiapan Warga jika Kembali Terjadi Tsunami Selat Sunda? [News]. &amp;lt;a href=&quot;https://t.co/wvEg6Etzj0&quot;&amp;gt;https://t.co/wvEg6Etzj0&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; Okezone (@okezonenews) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/okezonenews/status/1078502927331876865?ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;December 28, 2018&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt;
&amp;lt;script async src=&quot;https://platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;

Dari hasil identifikasi Polres Bener Meriah, gajah yang diperkirakan berusia 40 tahun itu diduga sudah mati sejak 15 hari lalu. Hal ini dilihat dari kondisinya yang sudah membusuk. Sebelumnya gajah ini sudah dalam keadaan sakit-sakitan diduga karena sudah tua.

Menurut Sapto, gajah jantan tersebut merupakan salah satu gajah liar yang berada di wilayah Pintu Rime Gayo yang dekat dengan CRU.
</description><content:encoded>BANDA ACEH - Satu individu gajah jantan liar ditemukan mati membusuk dengan kondisi tanpa gading di Desa Pantan Lah, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Polisi dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh masih menyelidiki penyebab kematian gajah itu.

&quot;Gading gajah hilang dan penyebab matinya gajah tersebut masih dalam penyelidikan,&quot; kata Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji Prabowo kepada wartawan, Jumat (28/12/2018)

Gajah itu sekira empat bulan lalu pernah diobati oleh tim BKSDA dan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Banda Aceh, karena luka-luka sekujur tubuhnya.

Gajah tersebut ditemukan mati membusuk pada Kamis 27 Desember 2018 sekira pukul 19.00 WIB di pinggiran Sungai Peusangan. Polisi dan BKSDA telah tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot; data-lang=&quot;en&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;in&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;Bagaimana Kesiapan Warga jika Kembali Terjadi Tsunami Selat Sunda? [News]. &amp;lt;a href=&quot;https://t.co/wvEg6Etzj0&quot;&amp;gt;https://t.co/wvEg6Etzj0&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; Okezone (@okezonenews) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/okezonenews/status/1078502927331876865?ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;December 28, 2018&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt;
&amp;lt;script async src=&quot;https://platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;

Dari hasil identifikasi Polres Bener Meriah, gajah yang diperkirakan berusia 40 tahun itu diduga sudah mati sejak 15 hari lalu. Hal ini dilihat dari kondisinya yang sudah membusuk. Sebelumnya gajah ini sudah dalam keadaan sakit-sakitan diduga karena sudah tua.

Menurut Sapto, gajah jantan tersebut merupakan salah satu gajah liar yang berada di wilayah Pintu Rime Gayo yang dekat dengan CRU.
</content:encoded></item></channel></rss>
