<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Longsor Timbun Puluhan Rumah di Kampung Cimapag Sukabumi, 4 Orang Tewas</title><description>Longsor menimbun 34 rumah di Kampung Cimapag, Sukabumi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/12/31/525/1998401/longsor-timbun-puluhan-rumah-di-kampung-cimapag-sukabumi-4-orang-tewas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/12/31/525/1998401/longsor-timbun-puluhan-rumah-di-kampung-cimapag-sukabumi-4-orang-tewas"/><item><title>Longsor Timbun Puluhan Rumah di Kampung Cimapag Sukabumi, 4 Orang Tewas</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/12/31/525/1998401/longsor-timbun-puluhan-rumah-di-kampung-cimapag-sukabumi-4-orang-tewas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/12/31/525/1998401/longsor-timbun-puluhan-rumah-di-kampung-cimapag-sukabumi-4-orang-tewas</guid><pubDate>Senin 31 Desember 2018 21:58 WIB</pubDate><dc:creator>CDB Yudistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/12/31/525/1998401/longsor-timbun-puluhan-rumah-di-kampung-cimapag-sukabumi-4-orang-tewas-NL4jWwQk3m.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/12/31/525/1998401/longsor-timbun-puluhan-rumah-di-kampung-cimapag-sukabumi-4-orang-tewas-NL4jWwQk3m.jpg</image><title>(Foto: BNPB)</title></images><description>BANDUNG - Tanah longsor terjadi di Kampung Cimapag Sigaherong, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi pada Senin (31/12/2018) sekira Pukul 17.30 WIB.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulisnya menyampaikan, hujan deras yang mengguyur sekitar Desa Sirnaresmi menyebabkan  aliran permukaan di areal hutan dan persawahan.
Jenuhnya air menyebankan longsor perbukitan dan materialnya meluncur menuruni lereng kemudian menimbun sekitar 34 rumah kampung adat bagian bawahnya yaitu di Kampung Cimapag.
(Baca juga: Jembatan Sikembar Parapat Kembali Tertimbun Longsor, Lalu Lintas Macet hingga 40 Km)
Menurut Sutopo, data sementara diperkirakan 8 orang tertimbun longsor, di mana 4 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia. &quot;4 korban lainnya dalam upaya evakuasi namun terkendala cuaca hujan dan gelap karena malam. Selain itu listrik padam dan komunikasi seluler juga sulit. Upaya evakuasi akan dilanjutkan besok pagi,&quot; ujarnya.

BPBD Kabupaten bersama TNI, Polri, Basarnas, aparat setempat, relawan dan masyarakat melakukan evakuasi, pencarian dan penyelamatan korban. Pendataan masih dilakukan untuk memastikan jumlah korban dan rumah tertimbun longsor.
&quot;Akses jalan menuju lokasi longsor jalanan yang terjal, berbatu dan ditambah cuaca hujan rintik menyulitkan tim untuk melakukan evakuasi. Posko BNPB terus memantau penanganan bencana dan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Sukabumi dan BPBD Provinsi Jawa Barat,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>BANDUNG - Tanah longsor terjadi di Kampung Cimapag Sigaherong, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi pada Senin (31/12/2018) sekira Pukul 17.30 WIB.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulisnya menyampaikan, hujan deras yang mengguyur sekitar Desa Sirnaresmi menyebabkan  aliran permukaan di areal hutan dan persawahan.
Jenuhnya air menyebankan longsor perbukitan dan materialnya meluncur menuruni lereng kemudian menimbun sekitar 34 rumah kampung adat bagian bawahnya yaitu di Kampung Cimapag.
(Baca juga: Jembatan Sikembar Parapat Kembali Tertimbun Longsor, Lalu Lintas Macet hingga 40 Km)
Menurut Sutopo, data sementara diperkirakan 8 orang tertimbun longsor, di mana 4 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia. &quot;4 korban lainnya dalam upaya evakuasi namun terkendala cuaca hujan dan gelap karena malam. Selain itu listrik padam dan komunikasi seluler juga sulit. Upaya evakuasi akan dilanjutkan besok pagi,&quot; ujarnya.

BPBD Kabupaten bersama TNI, Polri, Basarnas, aparat setempat, relawan dan masyarakat melakukan evakuasi, pencarian dan penyelamatan korban. Pendataan masih dilakukan untuk memastikan jumlah korban dan rumah tertimbun longsor.
&quot;Akses jalan menuju lokasi longsor jalanan yang terjal, berbatu dan ditambah cuaca hujan rintik menyulitkan tim untuk melakukan evakuasi. Posko BNPB terus memantau penanganan bencana dan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Sukabumi dan BPBD Provinsi Jawa Barat,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
