<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>AS Keluarkan Peringatan Perjalanan Warga Amerika ke China</title><description>Deplu AS menyatakan pemerintah China melakukan penegakan hukum sewenang-wenang dan melarang warga AS untuk meninggalkan negara itu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/04/18/1999914/as-keluarkan-peringatan-perjalanan-warga-amerika-ke-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/01/04/18/1999914/as-keluarkan-peringatan-perjalanan-warga-amerika-ke-china"/><item><title>AS Keluarkan Peringatan Perjalanan Warga Amerika ke China</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/04/18/1999914/as-keluarkan-peringatan-perjalanan-warga-amerika-ke-china</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/01/04/18/1999914/as-keluarkan-peringatan-perjalanan-warga-amerika-ke-china</guid><pubDate>Jum'at 04 Januari 2019 14:01 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi VOA</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/04/18/1999914/as-keluarkan-peringatan-perjalanan-warga-amerika-ke-china-kTdE4NNJu8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Peringatan perjalanan ke China yang dikeluarkan Departemen Luar Negeri AS. (Foto: Deplu AS) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/04/18/1999914/as-keluarkan-peringatan-perjalanan-warga-amerika-ke-china-kTdE4NNJu8.jpg</image><title>Peringatan perjalanan ke China yang dikeluarkan Departemen Luar Negeri AS. (Foto: Deplu AS) </title></images><description>WASHINGTON - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) telah memperbarui peringatan perjalanannya ke China, dengan imbauan agar warganya &amp;ldquo;meningkatkan kehati-hatian&amp;rdquo; di negara itu, karena &amp;ldquo;penegakan hukum lokal yang sewenang-wenang serta berbagai ketentuan khusus pada warga yang memiliki dwi kewarga-negaraan AS-China.
Peringatan itu mengatakan bahwa otoritas China telah memberlakukan wewenang secara meluas yang melarang warga negara AS meninggalkan China dengan menerapkan &quot;larangan untuk keluar&quot;.
Hal ini terkadang membuat warga AS di China tidak bisa keluar dari China selama bertahun-tahun. Peringatan itu mengatakan China menggunakan larangan keluar &quot;secara paksa&quot; untuk memaksa warga AS untuk berpartisipasi dalam berbagai penyelidikan pemerintah China, untuk menarik orang kembali ke China dari luar negeri, dan untuk membantu pihak berwenang dalam menyelesaikan sengketa sipil yang menguntungkan pihak China.
Peringatan Tingkat 2 tersebut menyebutkan bahwa dalam kebanyakan kasus, warga AS baru mengetahui larangan untuk keluar ketika mereka akan meninggalkan China.
</description><content:encoded>WASHINGTON - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) telah memperbarui peringatan perjalanannya ke China, dengan imbauan agar warganya &amp;ldquo;meningkatkan kehati-hatian&amp;rdquo; di negara itu, karena &amp;ldquo;penegakan hukum lokal yang sewenang-wenang serta berbagai ketentuan khusus pada warga yang memiliki dwi kewarga-negaraan AS-China.
Peringatan itu mengatakan bahwa otoritas China telah memberlakukan wewenang secara meluas yang melarang warga negara AS meninggalkan China dengan menerapkan &quot;larangan untuk keluar&quot;.
Hal ini terkadang membuat warga AS di China tidak bisa keluar dari China selama bertahun-tahun. Peringatan itu mengatakan China menggunakan larangan keluar &quot;secara paksa&quot; untuk memaksa warga AS untuk berpartisipasi dalam berbagai penyelidikan pemerintah China, untuk menarik orang kembali ke China dari luar negeri, dan untuk membantu pihak berwenang dalam menyelesaikan sengketa sipil yang menguntungkan pihak China.
Peringatan Tingkat 2 tersebut menyebutkan bahwa dalam kebanyakan kasus, warga AS baru mengetahui larangan untuk keluar ketika mereka akan meninggalkan China.
</content:encoded></item></channel></rss>
