<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Paus Tuntut Uskup AS Bersatu Atasi Skandal Pelecehan Seks </title><description>Paus Fransiskus memperingatkan para uskup Katolik Amerika bahwa mereka perlu menghadirkan persatuan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/04/18/2000130/paus-tuntut-uskup-as-bersatu-atasi-skandal-pelecehan-seks</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/01/04/18/2000130/paus-tuntut-uskup-as-bersatu-atasi-skandal-pelecehan-seks"/><item><title>Paus Tuntut Uskup AS Bersatu Atasi Skandal Pelecehan Seks </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/04/18/2000130/paus-tuntut-uskup-as-bersatu-atasi-skandal-pelecehan-seks</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/01/04/18/2000130/paus-tuntut-uskup-as-bersatu-atasi-skandal-pelecehan-seks</guid><pubDate>Jum'at 04 Januari 2019 19:51 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>TAHTA SUCI VATIKAN - Paus Fransiskus memperingatkan para uskup Katolik Amerika bahwa mereka perlu menghadirkan persatuan jika mereka ingin memulihkan kredibilitas gereja setelah krisis pelecehan seksual yang meluas.&amp;nbsp;
Teguran itu disampaikan dalam surat bertanggal 1 Januari 2019 kepada uskup-uskup Amerika yang sedang berkonferensi selama satu minggu di Chicago, beberapa pekan sebelum para uskup dari seluruh dunia bertemu di Vatikan.
Korban-korban pelecehan seksual menyambut baik pertemuan yang diminta paus itu, berharap pertemuan itu akan menghasilkan kebijakan yang berlaku untuk seluruh gereja supaya pejabat senior gereja tidak salah dalam menangani kasus-kasus pada masa depan.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Para Korban Minta Paus Tindak Tegas Pelaku Pelecehan Seks di Gereja Katolik)&amp;nbsp;
Fransiskus mengatakan dalam surat yang dirilis hari Kamis, para uskup perlu mengambil &quot;pendekatan baru dan tegas untuk menyelesaikan konflik&quot; dan bukannya berfokus &quot;lebih pada menuding daripada mencari jalan rekonsiliasi,&quot; seperti yang telah mereka lakukan pada masa lalu. Skandal pelecehan seks mengguncang Gereja Katolik Amerika dalam setahun terakhir.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Pelaku Perkosaan di Irlandia Dibebaskan Setelah Pengacara Tunjukkan Celana Dalam Korban)</description><content:encoded>TAHTA SUCI VATIKAN - Paus Fransiskus memperingatkan para uskup Katolik Amerika bahwa mereka perlu menghadirkan persatuan jika mereka ingin memulihkan kredibilitas gereja setelah krisis pelecehan seksual yang meluas.&amp;nbsp;
Teguran itu disampaikan dalam surat bertanggal 1 Januari 2019 kepada uskup-uskup Amerika yang sedang berkonferensi selama satu minggu di Chicago, beberapa pekan sebelum para uskup dari seluruh dunia bertemu di Vatikan.
Korban-korban pelecehan seksual menyambut baik pertemuan yang diminta paus itu, berharap pertemuan itu akan menghasilkan kebijakan yang berlaku untuk seluruh gereja supaya pejabat senior gereja tidak salah dalam menangani kasus-kasus pada masa depan.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Para Korban Minta Paus Tindak Tegas Pelaku Pelecehan Seks di Gereja Katolik)&amp;nbsp;
Fransiskus mengatakan dalam surat yang dirilis hari Kamis, para uskup perlu mengambil &quot;pendekatan baru dan tegas untuk menyelesaikan konflik&quot; dan bukannya berfokus &quot;lebih pada menuding daripada mencari jalan rekonsiliasi,&quot; seperti yang telah mereka lakukan pada masa lalu. Skandal pelecehan seks mengguncang Gereja Katolik Amerika dalam setahun terakhir.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Pelaku Perkosaan di Irlandia Dibebaskan Setelah Pengacara Tunjukkan Celana Dalam Korban)</content:encoded></item></channel></rss>
