<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sudah 4 Hari, Dua Korban Longsor TPSA Cilowong Serang Belum Ditemukan</title><description>Tim SAR kesulitan menggali gundukan sampah karna kondisi sekitar rawan longsor susulan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/04/340/2000188/sudah-4-hari-dua-korban-longsor-tpsa-cilowong-serang-belum-ditemukan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/01/04/340/2000188/sudah-4-hari-dua-korban-longsor-tpsa-cilowong-serang-belum-ditemukan"/><item><title>Sudah 4 Hari, Dua Korban Longsor TPSA Cilowong Serang Belum Ditemukan</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/04/340/2000188/sudah-4-hari-dua-korban-longsor-tpsa-cilowong-serang-belum-ditemukan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/01/04/340/2000188/sudah-4-hari-dua-korban-longsor-tpsa-cilowong-serang-belum-ditemukan</guid><pubDate>Jum'at 04 Januari 2019 22:02 WIB</pubDate><dc:creator>Rasyid Ridho </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/04/340/2000188/sudah-4-hari-dua-korban-longsor-tpsa-cilowong-serang-belum-ditemukan-eNTVcl8lca.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/04/340/2000188/sudah-4-hari-dua-korban-longsor-tpsa-cilowong-serang-belum-ditemukan-eNTVcl8lca.jpg</image><title></title></images><description>SERANG - Sudah empat hari proses pencarian dua korban longsor di Tempat Pembungan Sampah Akhir (TPSA) Cilowong, Kota Serang belum membuahkan hasil. Tim SAR kesulitan menggali gundukan sampah karna kondisi sekitar rawan longsor susulan.

Dua korban yang belum ditemukan yakni Jemah (45) dan Ida (43) warga kampung Cikuak, Kecamatan Taktakan, Kota Serang.

&quot;Hingga hari keempat proses pencarian masih nihil (korban belum diketemukan). Tim masih mencari menggunakan alat berat,&quot; kata Kepala Sub Seksi Operasi Basarnas Banten, Hairu Amir, Jumat (4/1/2018).

(Baca Juga: TPSA Cilowang Kota Serang Longsor, 2 Wanita Diduga Tertimbun)

Dia menjelaskan, proses pencarian terkendala dengan gundukan sampah yang mudah longsor. Sebab, lokasi terkuburnya dua korban berada di cekungan tumpukan sampah. &quot;Kadang cuaca juga tiba-tiba hujan. Serta kurangnya pencahayaan pada malam hari,&quot; ujarnya.

(Baca Juga: Pasca-Longsor TPSA Cilowong, Sampah dari Kabupaten Serang Setop)

Wali Kota Serang Syafrudin mengaku proses pencarian akan dilakukan selama tujuh hari, bila masih belum ditemukan diperpanjang menjadi 10 hari. &quot;Mudah-mudahan dalam 10 hari sudah ditemukan,&quot; kata Syafrudin.

</description><content:encoded>SERANG - Sudah empat hari proses pencarian dua korban longsor di Tempat Pembungan Sampah Akhir (TPSA) Cilowong, Kota Serang belum membuahkan hasil. Tim SAR kesulitan menggali gundukan sampah karna kondisi sekitar rawan longsor susulan.

Dua korban yang belum ditemukan yakni Jemah (45) dan Ida (43) warga kampung Cikuak, Kecamatan Taktakan, Kota Serang.

&quot;Hingga hari keempat proses pencarian masih nihil (korban belum diketemukan). Tim masih mencari menggunakan alat berat,&quot; kata Kepala Sub Seksi Operasi Basarnas Banten, Hairu Amir, Jumat (4/1/2018).

(Baca Juga: TPSA Cilowang Kota Serang Longsor, 2 Wanita Diduga Tertimbun)

Dia menjelaskan, proses pencarian terkendala dengan gundukan sampah yang mudah longsor. Sebab, lokasi terkuburnya dua korban berada di cekungan tumpukan sampah. &quot;Kadang cuaca juga tiba-tiba hujan. Serta kurangnya pencahayaan pada malam hari,&quot; ujarnya.

(Baca Juga: Pasca-Longsor TPSA Cilowong, Sampah dari Kabupaten Serang Setop)

Wali Kota Serang Syafrudin mengaku proses pencarian akan dilakukan selama tujuh hari, bila masih belum ditemukan diperpanjang menjadi 10 hari. &quot;Mudah-mudahan dalam 10 hari sudah ditemukan,&quot; kata Syafrudin.

</content:encoded></item></channel></rss>
