<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Data Angela Merkel dan Ratusan Politisi Jerman Diretas Lalu Diposting di Twitter</title><description>Data yang dicuri itu termasuk nomor ponsel, salinan dokumen identitas, serta faktur dan kartu kredit.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/05/18/2000246/data-angela-merkel-dan-ratusan-politisi-jerman-diretas-lalu-diposting-di-twitter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/01/05/18/2000246/data-angela-merkel-dan-ratusan-politisi-jerman-diretas-lalu-diposting-di-twitter"/><item><title>Data Angela Merkel dan Ratusan Politisi Jerman Diretas Lalu Diposting di Twitter</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/05/18/2000246/data-angela-merkel-dan-ratusan-politisi-jerman-diretas-lalu-diposting-di-twitter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/01/05/18/2000246/data-angela-merkel-dan-ratusan-politisi-jerman-diretas-lalu-diposting-di-twitter</guid><pubDate>Sabtu 05 Januari 2019 07:23 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi VOA</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/05/18/2000246/data-angela-merkel-dan-ratusan-politisi-jerman-diretas-lalu-diposting-di-twitter-qRTx4ordeg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Twitter dan Facebook di epriangkat seluler di Hanau dekat Frankfurt. (Ilustrasi/ Dok Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/05/18/2000246/data-angela-merkel-dan-ratusan-politisi-jerman-diretas-lalu-diposting-di-twitter-qRTx4ordeg.jpg</image><title>Twitter dan Facebook di epriangkat seluler di Hanau dekat Frankfurt. (Ilustrasi/ Dok Reuters)</title></images><description>DATA pribadi ratusan politisi Jerman, termasuk Kanselir Angela Merkel, diretas dan diposting di Twitter, sebut pemerintah.
Berbicara kepada wartawan, Jumat (4/1/2019) dalam brifing regular di Berlin, juru bicara pemerintah Martina Fietz mengatakan, &amp;ldquo;Data pribadi dan dokumen-dokumen milik ratusan politisi dan tokoh masyarakat diterbitkan di internet,&amp;rdquo; dan menambahkan bahwa &amp;ldquo;pemerintah menganggap insiden ini serius sekali.&amp;rdquo;
Berkenaan dengan kantor Merkel, peninjauan awal telah mengindikasikan bahwa &amp;ldquo;tidak ada informasi atau data sensitif&amp;rdquo; telah dibocorkan, kata Fietz.



Data yang dicuri, termasuk alamat pribadi, nomor ponsel, surat-surat, salinan dokumen identitas, dan dalam beberapa hal bahkan faktur serta kartu kredit, diterbitkan di Twitter pada Desember lalu, tetapi hal tersebut baru diketahui minggu ini.

(Baca Juga : Kekurangan Pasukan, Militer Jerman Pertimbangkan Rekrut Warga Negara Uni Eropa)

Selain politisi, para pesohor dan wartawan juga menjadi sasaran. Surat kabar Bild dan badan penyiaran umum RBB adalah media pertama yang mengungkap berita ini.

(Baca Juga : Jerman Resmi Adopsi Gender Interseks ke dalam Dokumen Resmi)
</description><content:encoded>DATA pribadi ratusan politisi Jerman, termasuk Kanselir Angela Merkel, diretas dan diposting di Twitter, sebut pemerintah.
Berbicara kepada wartawan, Jumat (4/1/2019) dalam brifing regular di Berlin, juru bicara pemerintah Martina Fietz mengatakan, &amp;ldquo;Data pribadi dan dokumen-dokumen milik ratusan politisi dan tokoh masyarakat diterbitkan di internet,&amp;rdquo; dan menambahkan bahwa &amp;ldquo;pemerintah menganggap insiden ini serius sekali.&amp;rdquo;
Berkenaan dengan kantor Merkel, peninjauan awal telah mengindikasikan bahwa &amp;ldquo;tidak ada informasi atau data sensitif&amp;rdquo; telah dibocorkan, kata Fietz.



Data yang dicuri, termasuk alamat pribadi, nomor ponsel, surat-surat, salinan dokumen identitas, dan dalam beberapa hal bahkan faktur serta kartu kredit, diterbitkan di Twitter pada Desember lalu, tetapi hal tersebut baru diketahui minggu ini.

(Baca Juga : Kekurangan Pasukan, Militer Jerman Pertimbangkan Rekrut Warga Negara Uni Eropa)

Selain politisi, para pesohor dan wartawan juga menjadi sasaran. Surat kabar Bild dan badan penyiaran umum RBB adalah media pertama yang mengungkap berita ini.

(Baca Juga : Jerman Resmi Adopsi Gender Interseks ke dalam Dokumen Resmi)
</content:encoded></item></channel></rss>
