<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengecoran Jalan di Pamulang Tak Tuntas, Banyak Pengendara Alami Kecelakaan</title><description>Menurut warga sekitar, kondisi jalan yang timpang ketinggiannya itu dibiarkan terbengkalai sejak sekira beberapa bulan lalu</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/08/338/2001707/pengecoran-jalan-di-pamulang-tak-tuntas-banyak-pengendara-alami-kecelakaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/01/08/338/2001707/pengecoran-jalan-di-pamulang-tak-tuntas-banyak-pengendara-alami-kecelakaan"/><item><title>Pengecoran Jalan di Pamulang Tak Tuntas, Banyak Pengendara Alami Kecelakaan</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/08/338/2001707/pengecoran-jalan-di-pamulang-tak-tuntas-banyak-pengendara-alami-kecelakaan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/01/08/338/2001707/pengecoran-jalan-di-pamulang-tak-tuntas-banyak-pengendara-alami-kecelakaan</guid><pubDate>Selasa 08 Januari 2019 19:27 WIB</pubDate><dc:creator>Hambali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/08/338/2001707/pengecoran-jalan-di-pamulang-tak-tuntas-banyak-pengendara-alami-kecelakaan-80C2q6LxgZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jalan di Pamulang (Foto: Hambali/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/08/338/2001707/pengecoran-jalan-di-pamulang-tak-tuntas-banyak-pengendara-alami-kecelakaan-80C2q6LxgZ.jpg</image><title>Jalan di Pamulang (Foto: Hambali/Okezone)</title></images><description>TANGERANG SELATAN - Pengecoran jalan yang tak tuntas di sepanjang Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), berakibat pada banyaknya kecelakaan yang terjadi. Para pengendara umumnya terjungkal lantaran tak mengetahui, bahwa satu lajur di jalur yang sama memiliki ketinggian lebih rendah.
Pantauan Okezone di lokasi menunjukkan, jalan yang belum dicor itu berada sepanjang sekira 20 hingga 30 meter. Letaknya pun tak jauh dari area pusat perbelanjaan Pamulang Square. Selisih ketinggian antara lajur yang sudah dicor dengan lajur dibawahnya yang belum dicor cukup tinggi, yakni sekira 15-20 centimeter.
Jalan Siliwangi Pamulang sendiri memiliki dua ruas jalan, satu yang menuju ke arah bundaran Universitas Pamulang dan satu lagi yang menuju arah Perempatan Viktor. Beberapa ruas jalan itu telah mengalami perbaikan total dengan pengecoran beton diatas permukaan jalannya.
Baca Juga: Jalan Penghubung Pesisir Kabupaten-Kota Bekasi Rusak Parah

Sayangnya, pada titik tertentu seperti di lokasi yang berdekatan dengan Pamulang Square, pengecoran permukaan jalan tak dilakukan secara tuntas. Bahayanya lagi, di sisi lajur yang sudah dicor itu terdapat besi-besi tajam terpasang melintang, yang tentu saja membahayakan pengendara.
&quot;Sering tergelincir kendaraan, kebanyakan pengendara sepeda motor. Jadi ini kan ada dua jalur, dijalur yang arah Pamulang Square itu pengecorannya enggak tuntas, cuma satu lajur saja yang dicor, lajur sebelahnya dibiarin begitu saja, jadi kan enggak rata,&quot; terang Suhaemi (47), pedagang yang berjualan di pinggir jalan tak jauh dari lokasi, Selasa (8/1/2019).
Baca Juga: Flyover Kemayoran Renggang, Pengendara Diminta Hati-Hati saat Melintas
Menurut warga sekitar, kondisi jalan yang timpang ketinggiannya itu dibiarkan terbengkalai sejak sekira beberapa bulan lalu. Belum ada tanda-tanda bahwa akan ada pengerjaan pengecoran terhadap satu lajur yang mengarah ke Pamulang Square.
&quot;Bisa dilihat saja disini, belum akan dicor sepertinya. Jadi begini aja kondisinya,&quot; ucap Rozi (39), warga sekitar.Ditambahkan Rozi, warga sebetulnya sangat mengapresiasi adanya  pengecoran disepanjang Jalan Siliwangi. Namun pelaksanaannya harus  tuntas, dan tidak dikerjakan sepotong-sepotong hingga bisa membahayakan  pengendara atau warga yang melintasi jalan itu.
&quot;Harus tuntas,  masa separuh dicor, sebagiannya lagi dibiarkan begini, kan malah  membahayakan masyarakat ini namanya. Apalagi kalau malam, sering banget  banyak yang terjatuh, tergelincir karena selisih tingginya enggak sama.  Tiap malam pasti ada saja pemotor yang terjatuh lewat sini,&quot; imbuhnya.
Baca Juga: Flyover Cengkareng Retak, Arus Lalin Rawa Buaya-Kamal Muara Macet

Dikatakannya,  sarana lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di lokasi itu banyak yang  tidak berfungsi. Atau sekalipun menyala, namun cahayanya sudah tak  maksimal menerangi jalan. Kontan situasi demikian, memperburuk risiko  pengendara yang melintasinya.
&quot;Kalau malam kan gelap, mereka  tahunya di jalur yang mengarah ke perempatan Viktor ada dua lajur,  begitu ingin mendahului lewat lajur sebelah kanan langsung tergelincir.  Harapan kita sebagai masyarakat disini, ya secepatnya lah dituntaskan,  dicor, atau paling tidak dikasih rambu-rambu petunjuk di sisi jalannya,&quot;  tandasnya.
Diketahui, Jalan Siliwangi merupakan jalan yang  kewenangannya berada dibawah naungan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi  Banten. Artinya segala pengerjaan proyek diatas jalan itu berada dibawah  tanggung jawab Provinsi. Saat Okezone berusaha mengonfirmasi, pihak Dinas PU Provinsi belum memberikan tanggapan resminya.</description><content:encoded>TANGERANG SELATAN - Pengecoran jalan yang tak tuntas di sepanjang Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), berakibat pada banyaknya kecelakaan yang terjadi. Para pengendara umumnya terjungkal lantaran tak mengetahui, bahwa satu lajur di jalur yang sama memiliki ketinggian lebih rendah.
Pantauan Okezone di lokasi menunjukkan, jalan yang belum dicor itu berada sepanjang sekira 20 hingga 30 meter. Letaknya pun tak jauh dari area pusat perbelanjaan Pamulang Square. Selisih ketinggian antara lajur yang sudah dicor dengan lajur dibawahnya yang belum dicor cukup tinggi, yakni sekira 15-20 centimeter.
Jalan Siliwangi Pamulang sendiri memiliki dua ruas jalan, satu yang menuju ke arah bundaran Universitas Pamulang dan satu lagi yang menuju arah Perempatan Viktor. Beberapa ruas jalan itu telah mengalami perbaikan total dengan pengecoran beton diatas permukaan jalannya.
Baca Juga: Jalan Penghubung Pesisir Kabupaten-Kota Bekasi Rusak Parah

Sayangnya, pada titik tertentu seperti di lokasi yang berdekatan dengan Pamulang Square, pengecoran permukaan jalan tak dilakukan secara tuntas. Bahayanya lagi, di sisi lajur yang sudah dicor itu terdapat besi-besi tajam terpasang melintang, yang tentu saja membahayakan pengendara.
&quot;Sering tergelincir kendaraan, kebanyakan pengendara sepeda motor. Jadi ini kan ada dua jalur, dijalur yang arah Pamulang Square itu pengecorannya enggak tuntas, cuma satu lajur saja yang dicor, lajur sebelahnya dibiarin begitu saja, jadi kan enggak rata,&quot; terang Suhaemi (47), pedagang yang berjualan di pinggir jalan tak jauh dari lokasi, Selasa (8/1/2019).
Baca Juga: Flyover Kemayoran Renggang, Pengendara Diminta Hati-Hati saat Melintas
Menurut warga sekitar, kondisi jalan yang timpang ketinggiannya itu dibiarkan terbengkalai sejak sekira beberapa bulan lalu. Belum ada tanda-tanda bahwa akan ada pengerjaan pengecoran terhadap satu lajur yang mengarah ke Pamulang Square.
&quot;Bisa dilihat saja disini, belum akan dicor sepertinya. Jadi begini aja kondisinya,&quot; ucap Rozi (39), warga sekitar.Ditambahkan Rozi, warga sebetulnya sangat mengapresiasi adanya  pengecoran disepanjang Jalan Siliwangi. Namun pelaksanaannya harus  tuntas, dan tidak dikerjakan sepotong-sepotong hingga bisa membahayakan  pengendara atau warga yang melintasi jalan itu.
&quot;Harus tuntas,  masa separuh dicor, sebagiannya lagi dibiarkan begini, kan malah  membahayakan masyarakat ini namanya. Apalagi kalau malam, sering banget  banyak yang terjatuh, tergelincir karena selisih tingginya enggak sama.  Tiap malam pasti ada saja pemotor yang terjatuh lewat sini,&quot; imbuhnya.
Baca Juga: Flyover Cengkareng Retak, Arus Lalin Rawa Buaya-Kamal Muara Macet

Dikatakannya,  sarana lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di lokasi itu banyak yang  tidak berfungsi. Atau sekalipun menyala, namun cahayanya sudah tak  maksimal menerangi jalan. Kontan situasi demikian, memperburuk risiko  pengendara yang melintasinya.
&quot;Kalau malam kan gelap, mereka  tahunya di jalur yang mengarah ke perempatan Viktor ada dua lajur,  begitu ingin mendahului lewat lajur sebelah kanan langsung tergelincir.  Harapan kita sebagai masyarakat disini, ya secepatnya lah dituntaskan,  dicor, atau paling tidak dikasih rambu-rambu petunjuk di sisi jalannya,&quot;  tandasnya.
Diketahui, Jalan Siliwangi merupakan jalan yang  kewenangannya berada dibawah naungan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi  Banten. Artinya segala pengerjaan proyek diatas jalan itu berada dibawah  tanggung jawab Provinsi. Saat Okezone berusaha mengonfirmasi, pihak Dinas PU Provinsi belum memberikan tanggapan resminya.</content:encoded></item></channel></rss>
