<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ratusan Anak Korban Tsunami di Lampung Terserang ISPA &amp; Diare </title><description>Kondisi sebagian pengungsi itu terutama anak-anak mulai terkena penyakit ISPA dan diare.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/08/340/2001288/ratusan-anak-korban-tsunami-di-lampung-terserang-ispa-diare</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/01/08/340/2001288/ratusan-anak-korban-tsunami-di-lampung-terserang-ispa-diare"/><item><title>Ratusan Anak Korban Tsunami di Lampung Terserang ISPA &amp; Diare </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/08/340/2001288/ratusan-anak-korban-tsunami-di-lampung-terserang-ispa-diare</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/01/08/340/2001288/ratusan-anak-korban-tsunami-di-lampung-terserang-ispa-diare</guid><pubDate>Selasa 08 Januari 2019 02:47 WIB</pubDate><dc:creator>INews.id</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/08/340/2001288/ratusan-anak-korban-tsunami-di-lampung-terserang-ispa-diare-SZGtga3p5T.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/08/340/2001288/ratusan-anak-korban-tsunami-di-lampung-terserang-ispa-diare-SZGtga3p5T.jpg</image><title>ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>BANDARLAMPUNG &amp;ndash; Jumlah korban bencana tsunami Selat Sunda yang mengungsi di Lapangan Tenis Indoor Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung sebagian besar sudah kembali ke rumah mereka masing-masing. Namun, sebagian lagi memilih masih bertahan di pengungsian. Kondisi sebagian pengungsi itu terutama anak-anak mulai terkena penyakit ISPA dan diare.
&quot;Kebanyakan mereka telah pulang ke Pulau Sebesi dan Pulau Sebuku,&quot; kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Sulistyaningsih, Senin (7/1/2019).
Menurut Sulistyaningsih, semula pengungsi korban bencana tsunami Selat Sunda pada Sabtu 22 Desember 2018 malam lalu yang berada di Lapangan Tenis Indoor Kalianda sebanyak 2.000 jiwa.
&quot;Sampai sekarang pengungsi tinggal 300 jiwa lagi yang masih berada di Lapangan Tenis Indoor,&quot; imbuhnya.

Selain itu, lanjut dia, sebanyak 119 pengungsi telah memeriksakan kesehatan di posko kesehatan yang berada di lokasi ini. Tercatat, mayoritas anak-anak yang mengungsi itu menderita penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) dan diare.
&quot;Berdasarkan data dari posko kesehatan kebanyakan anak-anak menderita penyakit ISPA dan diare,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>BANDARLAMPUNG &amp;ndash; Jumlah korban bencana tsunami Selat Sunda yang mengungsi di Lapangan Tenis Indoor Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung sebagian besar sudah kembali ke rumah mereka masing-masing. Namun, sebagian lagi memilih masih bertahan di pengungsian. Kondisi sebagian pengungsi itu terutama anak-anak mulai terkena penyakit ISPA dan diare.
&quot;Kebanyakan mereka telah pulang ke Pulau Sebesi dan Pulau Sebuku,&quot; kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Sulistyaningsih, Senin (7/1/2019).
Menurut Sulistyaningsih, semula pengungsi korban bencana tsunami Selat Sunda pada Sabtu 22 Desember 2018 malam lalu yang berada di Lapangan Tenis Indoor Kalianda sebanyak 2.000 jiwa.
&quot;Sampai sekarang pengungsi tinggal 300 jiwa lagi yang masih berada di Lapangan Tenis Indoor,&quot; imbuhnya.

Selain itu, lanjut dia, sebanyak 119 pengungsi telah memeriksakan kesehatan di posko kesehatan yang berada di lokasi ini. Tercatat, mayoritas anak-anak yang mengungsi itu menderita penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) dan diare.
&quot;Berdasarkan data dari posko kesehatan kebanyakan anak-anak menderita penyakit ISPA dan diare,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
