<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Survei IPI Jokowi-Prabowo Selisih 20% , BPN: Hitungan Kami Cuma 11%</title><description>Menurut Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN), Mardani Ali Sera, hasil itu berbeda dengan survei yang dilakukan internal BPN.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/08/605/2001719/survei-ipi-jokowi-prabowo-selisih-20-bpn-hitungan-kami-cuma-11</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/01/08/605/2001719/survei-ipi-jokowi-prabowo-selisih-20-bpn-hitungan-kami-cuma-11"/><item><title>Survei IPI Jokowi-Prabowo Selisih 20% , BPN: Hitungan Kami Cuma 11%</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/08/605/2001719/survei-ipi-jokowi-prabowo-selisih-20-bpn-hitungan-kami-cuma-11</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/01/08/605/2001719/survei-ipi-jokowi-prabowo-selisih-20-bpn-hitungan-kami-cuma-11</guid><pubDate>Selasa 08 Januari 2019 20:07 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/08/605/2001719/survei-ipi-jokowi-prabowo-selisih-20-bpn-hitungan-kami-cuma-11-B2KQmPXyNK.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi-Maruf Amin dan Prabowo-Sandiaga (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/08/605/2001719/survei-ipi-jokowi-prabowo-selisih-20-bpn-hitungan-kami-cuma-11-B2KQmPXyNK.jpeg</image><title>Jokowi-Maruf Amin dan Prabowo-Sandiaga (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Dari hasil survei yang dirilis Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia (IPI) elektabilitas capres-cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin mendapatkan dukungan sebesar 54,9 persen, sementara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapat dukungan sebanyak 34,8 persen. Selisih kedua kandidat itu sekira 20 persen.
Survei itu dilakukan pada 16-26 Desember 2019 dengan melibatkan 1.220 responden. Responden terpilih diwawancarai secara tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih.
Margin of error sebesar 2,9% dengan tingkat kepercayaan 95%. Waktu wawancara di lapangan dilaksanakan pada 16-26 Desember 2019.
(Baca Juga:&amp;nbsp;LSI Denny JA: Elektabilitas Gerindra Turun karena Prabowo Kerap Lontarkan Isu Sensasional)&amp;nbsp;

Menurut Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN), Mardani Ali Sera, hasil itu berbeda dengan survei yang dilakukan internal BPN. Ia mengakui, bila Jokowi-Ma'ruf masih unggul, tetapi hanya selisih 11 persen.
&quot;Hasil survei di internal kami BPN, 11 persen. Trennya selama beberapa bulan terakhir semakin mendekat, dari sebelumnya 14 persen ke 11 persen,&quot; ucap Mardani di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (8/1/2019).
Ia berharap, paslon nomor urut nomor urut 02 itu memanfaatkan sisa masa kampanye yang tersisa waktu tiga bulan. Melihat sisa waktu itu, dirinya meyakini mereka dapat mengalahkan Jokowi-Ma'ruf di pesta demokrasi lima tahunan itu.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Survei Indikator Politik Indonesia: Jokowi-Ma'ruf 54,9 % &amp;amp; Prabowo-Sandi 34,8 %)&amp;nbsp;
Strateginya, kata dia, penggaetan pemilih akan dilakukan dalam kegiatan debat capres-cawapres yang akan dimulai pada 17 Januari mendatang.
&quot;Kami pastikan bisa reach out (swing voters) sebanyak mungkin di dalam debat. Nanti biarkan masyarakat dan pemilih yang memutuskan dan menilai. Yang penting, Prabowo-Sandi do the best,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Dari hasil survei yang dirilis Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia (IPI) elektabilitas capres-cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin mendapatkan dukungan sebesar 54,9 persen, sementara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapat dukungan sebanyak 34,8 persen. Selisih kedua kandidat itu sekira 20 persen.
Survei itu dilakukan pada 16-26 Desember 2019 dengan melibatkan 1.220 responden. Responden terpilih diwawancarai secara tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih.
Margin of error sebesar 2,9% dengan tingkat kepercayaan 95%. Waktu wawancara di lapangan dilaksanakan pada 16-26 Desember 2019.
(Baca Juga:&amp;nbsp;LSI Denny JA: Elektabilitas Gerindra Turun karena Prabowo Kerap Lontarkan Isu Sensasional)&amp;nbsp;

Menurut Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN), Mardani Ali Sera, hasil itu berbeda dengan survei yang dilakukan internal BPN. Ia mengakui, bila Jokowi-Ma'ruf masih unggul, tetapi hanya selisih 11 persen.
&quot;Hasil survei di internal kami BPN, 11 persen. Trennya selama beberapa bulan terakhir semakin mendekat, dari sebelumnya 14 persen ke 11 persen,&quot; ucap Mardani di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (8/1/2019).
Ia berharap, paslon nomor urut nomor urut 02 itu memanfaatkan sisa masa kampanye yang tersisa waktu tiga bulan. Melihat sisa waktu itu, dirinya meyakini mereka dapat mengalahkan Jokowi-Ma'ruf di pesta demokrasi lima tahunan itu.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Survei Indikator Politik Indonesia: Jokowi-Ma'ruf 54,9 % &amp;amp; Prabowo-Sandi 34,8 %)&amp;nbsp;
Strateginya, kata dia, penggaetan pemilih akan dilakukan dalam kegiatan debat capres-cawapres yang akan dimulai pada 17 Januari mendatang.
&quot;Kami pastikan bisa reach out (swing voters) sebanyak mungkin di dalam debat. Nanti biarkan masyarakat dan pemilih yang memutuskan dan menilai. Yang penting, Prabowo-Sandi do the best,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
