<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Selundupkan Anak Kucing di Celana, Pria Ini Terancam Denda Rp100 Juta</title><description>Petugas imigrasi Singapura berhasil menggagalkan upaya penyelundupan empat anak kucing.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/09/18/2001852/selundupkan-anak-kucing-di-celana-pria-ini-terancam-denda-rp100-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/01/09/18/2001852/selundupkan-anak-kucing-di-celana-pria-ini-terancam-denda-rp100-juta"/><item><title>Selundupkan Anak Kucing di Celana, Pria Ini Terancam Denda Rp100 Juta</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/09/18/2001852/selundupkan-anak-kucing-di-celana-pria-ini-terancam-denda-rp100-juta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/01/09/18/2001852/selundupkan-anak-kucing-di-celana-pria-ini-terancam-denda-rp100-juta</guid><pubDate>Rabu 09 Januari 2019 08:34 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi BBC Indonesia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/09/18/2001852/selundupkan-anak-kucing-di-celana-pria-ini-terancam-denda-rp100-juta-UvYp2I5aXL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kucing Selundupan (BBC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/09/18/2001852/selundupkan-anak-kucing-di-celana-pria-ini-terancam-denda-rp100-juta-UvYp2I5aXL.jpg</image><title>Kucing Selundupan (BBC)</title></images><description>SINGAPURA - Petugas imigrasi Singapura berhasil menggagalkan upaya penyelundupan empat anak kucing ke negara tersebut yang dilakukan oleh seorang pria.

Petugas imigrasi mengendus rencana pria itu setelah mendengar suara kucing yang keluar dari celananya.

Dalam sebuah pernyataan, badan imigrasi Singapura memuji petugas pemeriksaan perbatasan yang berhasil menggagalkan percobaan penyelundupan anak kucing.
&amp;nbsp;Baca juga: Penyelundupan Timah Balok Diduga Milik Oknum Satpol PP Terbongkar 
Sang penyelundup ingin memasuki Singapura dari Malaysia.

&amp;ldquo;Petugas kami tengah memeriksa penumpang di mobil tersebut ketika mereka mendengar suara kucing dan melihat tonjolan aneh di celana pria itu,&amp;rdquo; kata juru bicara otorita imigrasi kepada AFP.
&amp;nbsp;
Petugas imigrasi menanyai pria berkewarganegaraan Singapura itu apakah ada barang yang perlu dilaporkan, sebelum mendengar suara kucing dari celananya.
&amp;nbsp;Baca juga: TNI Penjaga Perbatasan NKRI Gagalkan Penyelundupan BBM ke Timor Leste 
Juru bicara badan imigrasi mengatakan upaya penyelundupan barang, seperti rokok misalnya, yang disembunyikan di dalam pakaian yang dikenakan adalah metode yang sering dilakukan.

&amp;ldquo;Tapi ini pertama kalinya kami mendapati orang yeng berusaha menyelundupkan dengan menyembunyikan empat anak kucing ke dalam celananya,&amp;rdquo; tambahnya.

Menurut Otoritas Agri-Makanan dan Veteriner (Agri-Food and Veterinary Authority, AVA), anak-anak kucing tersebut selamat dan dalam karantina, mereka tetap aktif dan bertingkah normal.
&amp;nbsp;Baca juga: Polisi Bekuk 2 Penjual Cula Badak di Lampung 
Tidak jelas apa alasan pria tersebut menyelundupkan anak-anak kucing ke Singapura pada 2 Januari lalu. Petugas menduga anak-anak kucing tersebut dijual sebagai hewan peliharaan.

Jika divonis bersalah, pria tersebut mungkin dipenjara hingga setahun lamanya dan dikenai denda maksimum 10.000 dolar Singapura atau sekitar Rp103 juta.

Singapura menerapkan peraturan ketat bagi mereka yang membawa kucing ke negara itu secara legal, termasuk mensyaratkan pemiliknya mempunyai izin impor dan sertifikat kesehatan.

Petugas imigrasi memperingatkan bahwa hewan yang diselundupkan ke Singapura mungkin membawa penyakit seperti rabies.</description><content:encoded>SINGAPURA - Petugas imigrasi Singapura berhasil menggagalkan upaya penyelundupan empat anak kucing ke negara tersebut yang dilakukan oleh seorang pria.

Petugas imigrasi mengendus rencana pria itu setelah mendengar suara kucing yang keluar dari celananya.

Dalam sebuah pernyataan, badan imigrasi Singapura memuji petugas pemeriksaan perbatasan yang berhasil menggagalkan percobaan penyelundupan anak kucing.
&amp;nbsp;Baca juga: Penyelundupan Timah Balok Diduga Milik Oknum Satpol PP Terbongkar 
Sang penyelundup ingin memasuki Singapura dari Malaysia.

&amp;ldquo;Petugas kami tengah memeriksa penumpang di mobil tersebut ketika mereka mendengar suara kucing dan melihat tonjolan aneh di celana pria itu,&amp;rdquo; kata juru bicara otorita imigrasi kepada AFP.
&amp;nbsp;
Petugas imigrasi menanyai pria berkewarganegaraan Singapura itu apakah ada barang yang perlu dilaporkan, sebelum mendengar suara kucing dari celananya.
&amp;nbsp;Baca juga: TNI Penjaga Perbatasan NKRI Gagalkan Penyelundupan BBM ke Timor Leste 
Juru bicara badan imigrasi mengatakan upaya penyelundupan barang, seperti rokok misalnya, yang disembunyikan di dalam pakaian yang dikenakan adalah metode yang sering dilakukan.

&amp;ldquo;Tapi ini pertama kalinya kami mendapati orang yeng berusaha menyelundupkan dengan menyembunyikan empat anak kucing ke dalam celananya,&amp;rdquo; tambahnya.

Menurut Otoritas Agri-Makanan dan Veteriner (Agri-Food and Veterinary Authority, AVA), anak-anak kucing tersebut selamat dan dalam karantina, mereka tetap aktif dan bertingkah normal.
&amp;nbsp;Baca juga: Polisi Bekuk 2 Penjual Cula Badak di Lampung 
Tidak jelas apa alasan pria tersebut menyelundupkan anak-anak kucing ke Singapura pada 2 Januari lalu. Petugas menduga anak-anak kucing tersebut dijual sebagai hewan peliharaan.

Jika divonis bersalah, pria tersebut mungkin dipenjara hingga setahun lamanya dan dikenai denda maksimum 10.000 dolar Singapura atau sekitar Rp103 juta.

Singapura menerapkan peraturan ketat bagi mereka yang membawa kucing ke negara itu secara legal, termasuk mensyaratkan pemiliknya mempunyai izin impor dan sertifikat kesehatan.

Petugas imigrasi memperingatkan bahwa hewan yang diselundupkan ke Singapura mungkin membawa penyakit seperti rabies.</content:encoded></item></channel></rss>
