<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi: Ada 2 Bom Molotov di Rumah Pimpinan KPK, 1 Masih Utuh</title><description>Adapun untuk teror di rumah Ketua KPK Agus Rahardjo terdapat sebuah tas yang nampak sengaja di sangkutkan di pagar rumahnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/09/337/2002081/polisi-ada-2-bom-molotov-di-rumah-pimpinan-kpk-1-masih-utuh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/01/09/337/2002081/polisi-ada-2-bom-molotov-di-rumah-pimpinan-kpk-1-masih-utuh"/><item><title>Polisi: Ada 2 Bom Molotov di Rumah Pimpinan KPK, 1 Masih Utuh</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/09/337/2002081/polisi-ada-2-bom-molotov-di-rumah-pimpinan-kpk-1-masih-utuh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/01/09/337/2002081/polisi-ada-2-bom-molotov-di-rumah-pimpinan-kpk-1-masih-utuh</guid><pubDate>Rabu 09 Januari 2019 15:42 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/09/337/2002081/polisi-ada-2-bom-molotov-di-rumah-pimpinan-kpk-1-masih-utuh-KQqeMnWOuy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/09/337/2002081/polisi-ada-2-bom-molotov-di-rumah-pimpinan-kpk-1-masih-utuh-KQqeMnWOuy.jpg</image><title>Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, teror pelemparan bom molotov di rumah Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarief terjadi dua kali. Namun, satu bom yang dilempar masih dalam utuh atau tidak pecah.

&quot;Jadi, di kediaman Pak Laode ada bom molotov. Dua botol yang dilemparkan, sekali tidak nyala atau tidak pecah, yang kedua pecah,&quot; kata Kombes Argo Yuwono di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (9/1/2019).
(Baca Juga: 2 Pimpinan KPK Diteror, Istana: Penegak Hukum Tak Boleh Diintimidasi!)&amp;nbsp;

Adapun untuk teror di rumah Ketua KPK Agus Rahardjo terdapat sebuah tas yang nampak sengaja di sangkutkan di pagar rumahnya. Namun, dirinya enggan menjelaskan lebih lanjut terkait peristiwa itu.

&quot;Dengan adanya kejadian itu Tim Mabes Polri yang dipimpin Kadensus dan Tim Polda, Inafis, Puslabfor, kita bentuk tim untuk mengungkap siapa pelakunya. Saat ini, penyidik sedang bekerja,&quot; terangnya.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Ketua DPR Sebut Tujuan Teror Bom di Rumah Pimpinan KPK Buat Suasana Mencekam)&amp;nbsp;
Sejauh ini, tambahnya, kepolisian tengah meminta keterangan dari sejumlah saksi. Ia pun meminta agar masyarakat bersabar dan menunggu polisi untuk mengungkap kejadian itu.

&quot;Ada, beberpa sudah dimintai keterangan awal. Kita beri waktu (petugas) kalau sudah nanti akan disampaikan ke media,&quot; tukasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, teror pelemparan bom molotov di rumah Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarief terjadi dua kali. Namun, satu bom yang dilempar masih dalam utuh atau tidak pecah.

&quot;Jadi, di kediaman Pak Laode ada bom molotov. Dua botol yang dilemparkan, sekali tidak nyala atau tidak pecah, yang kedua pecah,&quot; kata Kombes Argo Yuwono di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (9/1/2019).
(Baca Juga: 2 Pimpinan KPK Diteror, Istana: Penegak Hukum Tak Boleh Diintimidasi!)&amp;nbsp;

Adapun untuk teror di rumah Ketua KPK Agus Rahardjo terdapat sebuah tas yang nampak sengaja di sangkutkan di pagar rumahnya. Namun, dirinya enggan menjelaskan lebih lanjut terkait peristiwa itu.

&quot;Dengan adanya kejadian itu Tim Mabes Polri yang dipimpin Kadensus dan Tim Polda, Inafis, Puslabfor, kita bentuk tim untuk mengungkap siapa pelakunya. Saat ini, penyidik sedang bekerja,&quot; terangnya.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Ketua DPR Sebut Tujuan Teror Bom di Rumah Pimpinan KPK Buat Suasana Mencekam)&amp;nbsp;
Sejauh ini, tambahnya, kepolisian tengah meminta keterangan dari sejumlah saksi. Ia pun meminta agar masyarakat bersabar dan menunggu polisi untuk mengungkap kejadian itu.

&quot;Ada, beberpa sudah dimintai keterangan awal. Kita beri waktu (petugas) kalau sudah nanti akan disampaikan ke media,&quot; tukasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
