<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mudahkan Pengawasan, AP II Siapkan Terminal Khusus Haji dan Umrah </title><description>Direktorat Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag dan Angkasa Pura (AP) II membahas rencana sinergi pengawasan umrah di bandara.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/09/337/2002278/mudahkan-pengawasan-ap-ii-siapkan-terminal-khusus-haji-dan-umrah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/01/09/337/2002278/mudahkan-pengawasan-ap-ii-siapkan-terminal-khusus-haji-dan-umrah"/><item><title>Mudahkan Pengawasan, AP II Siapkan Terminal Khusus Haji dan Umrah </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/09/337/2002278/mudahkan-pengawasan-ap-ii-siapkan-terminal-khusus-haji-dan-umrah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/01/09/337/2002278/mudahkan-pengawasan-ap-ii-siapkan-terminal-khusus-haji-dan-umrah</guid><pubDate>Rabu 09 Januari 2019 21:14 WIB</pubDate><dc:creator>Amril Amarullah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/09/337/2002278/mudahkan-pengawasan-ap-ii-siapkan-terminal-khusus-haji-dan-umrah-3UznHv1Uae.jpg" expression="full" type="image/jpeg">AP II menyiapkan terminal khusus haji dan umrah (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/09/337/2002278/mudahkan-pengawasan-ap-ii-siapkan-terminal-khusus-haji-dan-umrah-3UznHv1Uae.jpg</image><title>AP II menyiapkan terminal khusus haji dan umrah (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Direktorat Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama (Kemenag) dan Angkasa Pura (AP) II membahas rencana sinergi pengawasan umrah di bandara. Rapat digelar di kantor AP II bilangan Bandara Soekarno-Hatta Tangerang.
Hadir dalam kesempatan ini, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus, M Arfi Hatim beserta Kasubdit Pengawasan Umrah Noer Aliya Fitra dan jajaran lainnya. Selain pihak AP II,  hadir juga perwakilan dari Imigrasi Bandara, Otoritas Bandara, Bea Cukai, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) serta Kepolisian Bandara.
&quot;Rapat kali ini merupakan momen penting dalam pengawasan umrah, khususnya di Bandara Soetta. Sebab,  AP II berencana membangun terminal khusus untuk umrah dan haji,&quot; kata Arfi di Tangerang, Rabu (9/1/2019).
(Baca Juga:&amp;nbsp;Berbicara di Hadapan Ribuan Calon Haji, Khoirizi Serukan Pentingnya Menjaga Energi Mahabbah)

Arfi menyambut baik rencana tersebut karena keberadaan terminal khusus umrah dan haji akan memudahkan pengawasan. Sementara,  proses pengawasan umrah di bandara sangat penting dalam rangka perlindungan jamaah.
Dalam menjalankan fungsi pengawasan umrah, Kemenag kata Arfi, sangat membutuhkan bantuan dan sinergi dari berbagai lembaga terkait, salah satunya pengelola bandara. Sinergi ini penting agar pengawasan umrah lebih optimal, apalagi keberangkatan jamaah umrah terbesar adalah dari Bandara Soetta Tangerang Banten.
&quot;Jumlah jamaah umrah Indonesia tahun 1439 H kurang lebih 1.005.000 orang dan sekitar 60% berangkat dari Soetta, sehingga pengawasan umrah di Soetta sangat penting dilakukan,&quot; imbuh Arfi.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Inilah Mbah Parno, Sosok Penting di Balik Berdirinya Masjid Istiqlal)

Ia berharap, dengan terwujudnya sinergitas pengawasan umrah di Bandara Soetta akan menjadi contoh pola pengawasan umrah di bandara lainnya di Indonesia. &quot;Pengawasan umrah di Soetta akan menjadi model pengawasan terpadu dan berikutnya akan diduplikasi di bandara lain,&quot; tutur Arfi.
Dalam waktu dekat, AP II juga akan memfasilitasi counter pengawasan umrah di terminal 3 Bandara International Soetta dan ini didukung sepenuhnya oleh pihak imigrasi bandara.</description><content:encoded>JAKARTA - Direktorat Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama (Kemenag) dan Angkasa Pura (AP) II membahas rencana sinergi pengawasan umrah di bandara. Rapat digelar di kantor AP II bilangan Bandara Soekarno-Hatta Tangerang.
Hadir dalam kesempatan ini, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus, M Arfi Hatim beserta Kasubdit Pengawasan Umrah Noer Aliya Fitra dan jajaran lainnya. Selain pihak AP II,  hadir juga perwakilan dari Imigrasi Bandara, Otoritas Bandara, Bea Cukai, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) serta Kepolisian Bandara.
&quot;Rapat kali ini merupakan momen penting dalam pengawasan umrah, khususnya di Bandara Soetta. Sebab,  AP II berencana membangun terminal khusus untuk umrah dan haji,&quot; kata Arfi di Tangerang, Rabu (9/1/2019).
(Baca Juga:&amp;nbsp;Berbicara di Hadapan Ribuan Calon Haji, Khoirizi Serukan Pentingnya Menjaga Energi Mahabbah)

Arfi menyambut baik rencana tersebut karena keberadaan terminal khusus umrah dan haji akan memudahkan pengawasan. Sementara,  proses pengawasan umrah di bandara sangat penting dalam rangka perlindungan jamaah.
Dalam menjalankan fungsi pengawasan umrah, Kemenag kata Arfi, sangat membutuhkan bantuan dan sinergi dari berbagai lembaga terkait, salah satunya pengelola bandara. Sinergi ini penting agar pengawasan umrah lebih optimal, apalagi keberangkatan jamaah umrah terbesar adalah dari Bandara Soetta Tangerang Banten.
&quot;Jumlah jamaah umrah Indonesia tahun 1439 H kurang lebih 1.005.000 orang dan sekitar 60% berangkat dari Soetta, sehingga pengawasan umrah di Soetta sangat penting dilakukan,&quot; imbuh Arfi.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Inilah Mbah Parno, Sosok Penting di Balik Berdirinya Masjid Istiqlal)

Ia berharap, dengan terwujudnya sinergitas pengawasan umrah di Bandara Soetta akan menjadi contoh pola pengawasan umrah di bandara lainnya di Indonesia. &quot;Pengawasan umrah di Soetta akan menjadi model pengawasan terpadu dan berikutnya akan diduplikasi di bandara lain,&quot; tutur Arfi.
Dalam waktu dekat, AP II juga akan memfasilitasi counter pengawasan umrah di terminal 3 Bandara International Soetta dan ini didukung sepenuhnya oleh pihak imigrasi bandara.</content:encoded></item></channel></rss>
