<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TKN Jokowi Endus Masalah Solidaritas di Koalisi Prabowo-Sandi</title><description>Romi pun tidak mempermasalahkan ketika Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memutuskan untuk mendukung Prabowo-Sandiaga.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/10/605/2002627/tkn-jokowi-endus-masalah-solidaritas-di-koalisi-prabowo-sandi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/01/10/605/2002627/tkn-jokowi-endus-masalah-solidaritas-di-koalisi-prabowo-sandi"/><item><title>TKN Jokowi Endus Masalah Solidaritas di Koalisi Prabowo-Sandi</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/10/605/2002627/tkn-jokowi-endus-masalah-solidaritas-di-koalisi-prabowo-sandi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/01/10/605/2002627/tkn-jokowi-endus-masalah-solidaritas-di-koalisi-prabowo-sandi</guid><pubDate>Kamis 10 Januari 2019 15:24 WIB</pubDate><dc:creator>Sarah Hutagaol</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/10/605/2002627/tkn-jokowi-endus-masalah-solidaritas-di-koalisi-prabowo-sandi-uCgQAaffqJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prabowo-Sandi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/10/605/2002627/tkn-jokowi-endus-masalah-solidaritas-di-koalisi-prabowo-sandi-uCgQAaffqJ.jpg</image><title>Prabowo-Sandi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma&amp;rsquo;ruf Amin, Muhammad Romahurmuziy atau yang kerap disapa Romi memaklumi jika pimpinan partai politik (parpol) ikut memperjuangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden yang didukung.

&amp;ldquo;Apakah kemudian pimpinan parpol di sana (Prabowo-Sandi) ikut bertarung ya saya bisa pastikan, bahwa kita semua kan melakukan pembangunan solidaritas partai untuk masing-masing mendorong paslon kita menang,&amp;rdquo; ujar Romi saat ditemui di Jakarta Internasional Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (10/1/2019).
(Baca Juga:&amp;nbsp;Kompak Gunakan Baju Biru, Prabowo-Sandi Sambangi Kediaman SBY)&amp;nbsp;
Romi pun tidak mempermasalahkan ketika Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)  memutuskan untuk mendukung Prabowo-Sandiaga. Meskipun demikian, ia menilai kalau dukungan dari paprol lain untuk pasangan nomor urut 02 masih minim.

&amp;ldquo;Apabila, kemudian Pak SBY disana berusaha memenangkan Pak Prabowo dengan sumber daya yang dimiliki ya itu bagian dari solidaritas yang mereka miliki,&amp;rdquo; ucapnya.

Tapi sejauh ini, saya melihat berdasarkan laporan pasukan PPP di lapangan, gerakan-gerakan lapangan untuk mendukung paslon 02 masih sangat minimal. Terutama dari partai-partai selain Gerindra,&amp;rdquo; ungkap Romi.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Beredar Undangan Pertemuan SBY-Prabowo, Jubir BPN: Bukan Saya yang Menulis)&amp;nbsp;
Sebab itu, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini merasa adanya masalah dalam solidaritas dukungan koalisi partai untuk Prabowo-Sandiaga. Beda hal dengan partai pendukung Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf yang menurutnya semakin solid.

&amp;ldquo;Sehingga memang kita melihat ada masalah solidaritas di sana karena insentif elektroral untuk memenangkan Pak Probowo di sana agak kurang. Sementara di sini solidaritasnya lebih bisa terlihat, terpotret dari survei-survei yang dilakukan bahwa dukungan partai-partai pendukung Pak Jokowi semakin naik,&amp;rdquo; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma&amp;rsquo;ruf Amin, Muhammad Romahurmuziy atau yang kerap disapa Romi memaklumi jika pimpinan partai politik (parpol) ikut memperjuangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden yang didukung.

&amp;ldquo;Apakah kemudian pimpinan parpol di sana (Prabowo-Sandi) ikut bertarung ya saya bisa pastikan, bahwa kita semua kan melakukan pembangunan solidaritas partai untuk masing-masing mendorong paslon kita menang,&amp;rdquo; ujar Romi saat ditemui di Jakarta Internasional Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (10/1/2019).
(Baca Juga:&amp;nbsp;Kompak Gunakan Baju Biru, Prabowo-Sandi Sambangi Kediaman SBY)&amp;nbsp;
Romi pun tidak mempermasalahkan ketika Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)  memutuskan untuk mendukung Prabowo-Sandiaga. Meskipun demikian, ia menilai kalau dukungan dari paprol lain untuk pasangan nomor urut 02 masih minim.

&amp;ldquo;Apabila, kemudian Pak SBY disana berusaha memenangkan Pak Prabowo dengan sumber daya yang dimiliki ya itu bagian dari solidaritas yang mereka miliki,&amp;rdquo; ucapnya.

Tapi sejauh ini, saya melihat berdasarkan laporan pasukan PPP di lapangan, gerakan-gerakan lapangan untuk mendukung paslon 02 masih sangat minimal. Terutama dari partai-partai selain Gerindra,&amp;rdquo; ungkap Romi.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Beredar Undangan Pertemuan SBY-Prabowo, Jubir BPN: Bukan Saya yang Menulis)&amp;nbsp;
Sebab itu, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini merasa adanya masalah dalam solidaritas dukungan koalisi partai untuk Prabowo-Sandiaga. Beda hal dengan partai pendukung Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf yang menurutnya semakin solid.

&amp;ldquo;Sehingga memang kita melihat ada masalah solidaritas di sana karena insentif elektroral untuk memenangkan Pak Probowo di sana agak kurang. Sementara di sini solidaritasnya lebih bisa terlihat, terpotret dari survei-survei yang dilakukan bahwa dukungan partai-partai pendukung Pak Jokowi semakin naik,&amp;rdquo; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
