<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>GP Ansor: Ada Kelompok Radikal Dukung Salah Satu Pasangan Capres</title><description>Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) menyebut terdapat salah satu kelompok radikal yang mendukung pasangan capres.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/11/605/2003032/gp-ansor-ada-kelompok-radikal-dukung-salah-satu-pasangan-capres</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/01/11/605/2003032/gp-ansor-ada-kelompok-radikal-dukung-salah-satu-pasangan-capres"/><item><title>GP Ansor: Ada Kelompok Radikal Dukung Salah Satu Pasangan Capres</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/11/605/2003032/gp-ansor-ada-kelompok-radikal-dukung-salah-satu-pasangan-capres</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/01/11/605/2003032/gp-ansor-ada-kelompok-radikal-dukung-salah-satu-pasangan-capres</guid><pubDate>Jum'at 11 Januari 2019 12:59 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/11/605/2003032/gp-ansor-ada-kelompok-radikal-dukung-salah-satu-pasangan-capres-2uoj0Qac6v.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ketum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/11/605/2003032/gp-ansor-ada-kelompok-radikal-dukung-salah-satu-pasangan-capres-2uoj0Qac6v.JPG</image><title>Ketum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) menyebut terdapat salah satu kelompok radikal yang mendukung salah satu pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) 2019.
Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, pihaknya telah memetakan konsolidasi kelompok radikal tersebut yang mulai tersebar di berbagai wilayah. Ia pun menerangkan bahwa kelompok radikal itu berada di Jawa Barat dan Riau.
&quot;Banyak kita temukan, banyak wilayah kalau mau disebut di luar Jawa banyak, di Jawa Barat ada. Jadi, banyak yang kita temukan. Di Riau misalnya, terkonsolidir mereka, di Jawa Barat apalagi,&quot; kata pria yang karib disapa Gus Yaqut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (11/1/2019).
Gus Yaqut mengklaim bahwa konsolidasi yang dilakukan kelompok radikal tersebut ingin mendirikan negara Islam atau NKRI Bersyariah dengan mendukung salah satu pasangan capres dan cawapres di Pemilu 2019.

&quot;Mereka menginduk dalam salah satu kontestan pemilu untuk memasukkan agenda-agenda mereka,&quot; ujarnya.
Gus Yaqut tidak membeberkan siapa pasangan capres-cawapres yang didukung oleh kelompok radikal itu. Menurutnya, terdapat banyak fakta yang menunjukkan bahwa kelompok radikal ini mendukung salah satu kontestan Pilpres 2019.
&quot;Saya tidak mau sebut itu, tapi faktanya ada. Saya kira rekan-rekan wartawan tahu,&quot; kata dia.
Ia menegaskan bahwa GP Ansor akan melawan pasangan capres dan cawapres yang didukung kelompok radikal. Hal itu dilakukan guna menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
&quot;Kami akan kunci siapa yang mereka dukung, kami akan lawan siapa yang mereka dukung,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) menyebut terdapat salah satu kelompok radikal yang mendukung salah satu pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) 2019.
Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, pihaknya telah memetakan konsolidasi kelompok radikal tersebut yang mulai tersebar di berbagai wilayah. Ia pun menerangkan bahwa kelompok radikal itu berada di Jawa Barat dan Riau.
&quot;Banyak kita temukan, banyak wilayah kalau mau disebut di luar Jawa banyak, di Jawa Barat ada. Jadi, banyak yang kita temukan. Di Riau misalnya, terkonsolidir mereka, di Jawa Barat apalagi,&quot; kata pria yang karib disapa Gus Yaqut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (11/1/2019).
Gus Yaqut mengklaim bahwa konsolidasi yang dilakukan kelompok radikal tersebut ingin mendirikan negara Islam atau NKRI Bersyariah dengan mendukung salah satu pasangan capres dan cawapres di Pemilu 2019.

&quot;Mereka menginduk dalam salah satu kontestan pemilu untuk memasukkan agenda-agenda mereka,&quot; ujarnya.
Gus Yaqut tidak membeberkan siapa pasangan capres-cawapres yang didukung oleh kelompok radikal itu. Menurutnya, terdapat banyak fakta yang menunjukkan bahwa kelompok radikal ini mendukung salah satu kontestan Pilpres 2019.
&quot;Saya tidak mau sebut itu, tapi faktanya ada. Saya kira rekan-rekan wartawan tahu,&quot; kata dia.
Ia menegaskan bahwa GP Ansor akan melawan pasangan capres dan cawapres yang didukung kelompok radikal. Hal itu dilakukan guna menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
&quot;Kami akan kunci siapa yang mereka dukung, kami akan lawan siapa yang mereka dukung,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
