<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prabowo-Sandi Ubah Visi-Misi, TKN Jokowi: Mereka Tak Punya Konsep Besar</title><description></description><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/11/605/2003287/prabowo-sandi-ubah-visi-misi-tkn-jokowi-mereka-tak-punya-konsep-besar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/01/11/605/2003287/prabowo-sandi-ubah-visi-misi-tkn-jokowi-mereka-tak-punya-konsep-besar"/><item><title>Prabowo-Sandi Ubah Visi-Misi, TKN Jokowi: Mereka Tak Punya Konsep Besar</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/11/605/2003287/prabowo-sandi-ubah-visi-misi-tkn-jokowi-mereka-tak-punya-konsep-besar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/01/11/605/2003287/prabowo-sandi-ubah-visi-misi-tkn-jokowi-mereka-tak-punya-konsep-besar</guid><pubDate>Jum'at 11 Januari 2019 19:21 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/11/605/2003287/prabowo-sandi-ubah-visi-misi-tkn-jokowi-mereka-tak-punya-konsep-besar-Bx5rJ1xN6K.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jubir Jokowi-Maruf, Arya Sinulingga (Foto: Achmad/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/11/605/2003287/prabowo-sandi-ubah-visi-misi-tkn-jokowi-mereka-tak-punya-konsep-besar-Bx5rJ1xN6K.jpg</image><title>Jubir Jokowi-Maruf, Arya Sinulingga (Foto: Achmad/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga, merasa aneh dengan langkah tim pemenangan pasangan Prabowo-Sandi yang hendak mengubah visi-misi.

&quot;Aneh dia. Dia bilang bahwa 01 (Jokowi-Ma'ruf) takut penyampaian visi-misi padahal cuma satu arah. Eh, ternyata dia mengubah visi misinya tanggal 9 Januari. Logis enggak?&quot; ujar dia di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (11/1/2019).

Arya pun menduga apa yang dilakukan oleh lawan politiknya itu memang sudah direncanakan sebelumnya.


(Baca Juga: TKN Jokowi-Ma'ruf Nilai Perubahan Visi Misi Prabowo-Sandiaga Bingungkan Rakyat)

Politikus Partai Perindo ini mengungkapkan, sebelumnya kubu sebelah sempat menuding Jokowi-Ma'ruf takut memaparkan visi misinya. Tapi yang terjadi malah sebaliknya, mereka justru menyodorkan permohonan perubahan visi-misi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

&quot;Kalau kemarin jadi penyampaian visi-misi tanggal 9 Januari, visi-misi mana yang mau disampaikan? Ada yang bilang bahwa 02 galau dengan visi misinya, ada juga yang mengatakan nyontek dulu. Kenapa? Karena 01 sudah menyampaikan visi-misi setelah itu mereka mengubah visi-misi,&quot; ujarnya.

Ia menilai adanya permintaan BPN tersebut menunjukkan Prabowo-Sandi tidak siap dan tidak meliki konsep dan program yang jelas.

&quot;Ini makin menunjukkan bahwa 02 tidak siap. Artinya mereka memang tidak punya sebuah konsep besar mengenai bangsa ini. Semakin menunjukkan mereka tidak berpengalaman sehingga mengubah visi-misi sangat gampang,&quot; kata Arya.</description><content:encoded>JAKARTA - Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga, merasa aneh dengan langkah tim pemenangan pasangan Prabowo-Sandi yang hendak mengubah visi-misi.

&quot;Aneh dia. Dia bilang bahwa 01 (Jokowi-Ma'ruf) takut penyampaian visi-misi padahal cuma satu arah. Eh, ternyata dia mengubah visi misinya tanggal 9 Januari. Logis enggak?&quot; ujar dia di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (11/1/2019).

Arya pun menduga apa yang dilakukan oleh lawan politiknya itu memang sudah direncanakan sebelumnya.


(Baca Juga: TKN Jokowi-Ma'ruf Nilai Perubahan Visi Misi Prabowo-Sandiaga Bingungkan Rakyat)

Politikus Partai Perindo ini mengungkapkan, sebelumnya kubu sebelah sempat menuding Jokowi-Ma'ruf takut memaparkan visi misinya. Tapi yang terjadi malah sebaliknya, mereka justru menyodorkan permohonan perubahan visi-misi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

&quot;Kalau kemarin jadi penyampaian visi-misi tanggal 9 Januari, visi-misi mana yang mau disampaikan? Ada yang bilang bahwa 02 galau dengan visi misinya, ada juga yang mengatakan nyontek dulu. Kenapa? Karena 01 sudah menyampaikan visi-misi setelah itu mereka mengubah visi-misi,&quot; ujarnya.

Ia menilai adanya permintaan BPN tersebut menunjukkan Prabowo-Sandi tidak siap dan tidak meliki konsep dan program yang jelas.

&quot;Ini makin menunjukkan bahwa 02 tidak siap. Artinya mereka memang tidak punya sebuah konsep besar mengenai bangsa ini. Semakin menunjukkan mereka tidak berpengalaman sehingga mengubah visi-misi sangat gampang,&quot; kata Arya.</content:encoded></item></channel></rss>
