<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Grace Natalie Mengenang Orde Baru: Mengatakan Benar Saja Dipenjara</title><description>Dulu pada masa Orde Baru, jangankan memfitnah apalagi menyebar kebencian, bahkan menyampaikan kebenaran pun kita bisa dipenjara.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/11/605/2003355/grace-natalie-mengenang-orde-baru-mengatakan-benar-saja-dipenjara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/01/11/605/2003355/grace-natalie-mengenang-orde-baru-mengatakan-benar-saja-dipenjara"/><item><title>Grace Natalie Mengenang Orde Baru: Mengatakan Benar Saja Dipenjara</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/11/605/2003355/grace-natalie-mengenang-orde-baru-mengatakan-benar-saja-dipenjara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/01/11/605/2003355/grace-natalie-mengenang-orde-baru-mengatakan-benar-saja-dipenjara</guid><pubDate>Jum'at 11 Januari 2019 21:29 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/11/605/2003355/grace-natalie-mengenang-orde-baru-mengatakan-benar-saja-dipenjara-gbJJzS9EIg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketum PSI Grace Natalie (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/11/605/2003355/grace-natalie-mengenang-orde-baru-mengatakan-benar-saja-dipenjara-gbJJzS9EIg.jpg</image><title>Ketum PSI Grace Natalie (Foto: Istimewa)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mengajak masyarakat melawan politikus busuk pada Pemilu 2019. Hal tersebut disampaikan Grace dalam pidato politiknya bertajuk &amp;ldquo;Politik Akal Sehat, Politik Kaum Muda&amp;rdquo; pada Festival 11 di Trans Convention Centre, Jumat (11/1/2019).

Grace menyatakan, udara kebebasan telah dikotori oleh hoaks dan SARA akibat politisi yang menyebarkan kebohongan dan prasangka, tanpa malu-malu.

&amp;ldquo;Ada ungkapan jika kita membuka pintu dan jendela, tak hanya udara segar melainkan lalat dan nyamuk juga akan ikut masuk. Itulah yang sedang kita rasakan hari ini!&amp;rdquo; ujar Grace dalam keterangannya yang diterima Okezone.


Ketum PSI Grace Natalie
(Baca Juga: Prabowo-Sandi Dirikan Markas di Solo, PDIP Tak Mau Terprovokasi)
(Baca Juga: Bawaslu Hentikan Kasus Pose Dua Jari Anies Baswedan)

Kata Grace, oknum tidak bertanggung jawab berlindung di balik kebebasan berpendapat. Padahal, mereka sama sekali tidak percaya demokrasi.

&amp;ldquo;Kita bersyukur bisa bicara bebas. Dulu pada masa Orde Baru, jangankan memfitnah apalagi menyebar kebencian, bahkan menyampaikan kebenaran pun kita bisa dipenjara bahkan diculik,&amp;rdquo; kata Grace.

Tapi, sambungnya, kini mereka berkampanye akan mengembalikan Indonesia ke Orde Baru. &quot;Mereka mengunakan hukum untuk memenjara orang lain dengan tuduhan menista kelompok,&amp;rdquo; ujar Grace.

Ia mengatakan, beberapa di antara mereka ada di kelompok yang ingin &quot;membubarkan&quot; Indonesia dan menggantinya dengan faham lain yang bertentangan dengan konstitusi dan cita-cita pendiri Republik Indonesia.

&amp;ldquo;Mereka adalah para 'demagog' yang sejatinya tidak pernah percaya bahwa manusia punya hak berbicara, bahwa orang tidak boleh dikurangi haknya dalam berkespresi dan berkeyakinan,&amp;rdquo; ujar Grace.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mengajak masyarakat melawan politikus busuk pada Pemilu 2019. Hal tersebut disampaikan Grace dalam pidato politiknya bertajuk &amp;ldquo;Politik Akal Sehat, Politik Kaum Muda&amp;rdquo; pada Festival 11 di Trans Convention Centre, Jumat (11/1/2019).

Grace menyatakan, udara kebebasan telah dikotori oleh hoaks dan SARA akibat politisi yang menyebarkan kebohongan dan prasangka, tanpa malu-malu.

&amp;ldquo;Ada ungkapan jika kita membuka pintu dan jendela, tak hanya udara segar melainkan lalat dan nyamuk juga akan ikut masuk. Itulah yang sedang kita rasakan hari ini!&amp;rdquo; ujar Grace dalam keterangannya yang diterima Okezone.


Ketum PSI Grace Natalie
(Baca Juga: Prabowo-Sandi Dirikan Markas di Solo, PDIP Tak Mau Terprovokasi)
(Baca Juga: Bawaslu Hentikan Kasus Pose Dua Jari Anies Baswedan)

Kata Grace, oknum tidak bertanggung jawab berlindung di balik kebebasan berpendapat. Padahal, mereka sama sekali tidak percaya demokrasi.

&amp;ldquo;Kita bersyukur bisa bicara bebas. Dulu pada masa Orde Baru, jangankan memfitnah apalagi menyebar kebencian, bahkan menyampaikan kebenaran pun kita bisa dipenjara bahkan diculik,&amp;rdquo; kata Grace.

Tapi, sambungnya, kini mereka berkampanye akan mengembalikan Indonesia ke Orde Baru. &quot;Mereka mengunakan hukum untuk memenjara orang lain dengan tuduhan menista kelompok,&amp;rdquo; ujar Grace.

Ia mengatakan, beberapa di antara mereka ada di kelompok yang ingin &quot;membubarkan&quot; Indonesia dan menggantinya dengan faham lain yang bertentangan dengan konstitusi dan cita-cita pendiri Republik Indonesia.

&amp;ldquo;Mereka adalah para 'demagog' yang sejatinya tidak pernah percaya bahwa manusia punya hak berbicara, bahwa orang tidak boleh dikurangi haknya dalam berkespresi dan berkeyakinan,&amp;rdquo; ujar Grace.</content:encoded></item></channel></rss>
