<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kerap Kalah dalam Hasil Survei, BPN Prabowo-Sandi Tak Percaya Lembaga Survei</title><description>BPN lebih percaya dengan survei internal yang dilakukan pihaknya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/13/605/2003717/kerap-kalah-dalam-hasil-survei-bpn-prabowo-sandi-tak-percaya-lembaga-survei</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/01/13/605/2003717/kerap-kalah-dalam-hasil-survei-bpn-prabowo-sandi-tak-percaya-lembaga-survei"/><item><title>Kerap Kalah dalam Hasil Survei, BPN Prabowo-Sandi Tak Percaya Lembaga Survei</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/13/605/2003717/kerap-kalah-dalam-hasil-survei-bpn-prabowo-sandi-tak-percaya-lembaga-survei</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/01/13/605/2003717/kerap-kalah-dalam-hasil-survei-bpn-prabowo-sandi-tak-percaya-lembaga-survei</guid><pubDate>Minggu 13 Januari 2019 07:21 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/13/605/2003717/kerap-kalah-dalam-hasil-survei-bpn-prabowo-sandi-tak-percaya-lembaga-survei-FenwPfkkKg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ferdinand Hutahaean. (Foto : Muhamad Rizky/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/13/605/2003717/kerap-kalah-dalam-hasil-survei-bpn-prabowo-sandi-tak-percaya-lembaga-survei-FenwPfkkKg.jpg</image><title>Ferdinand Hutahaean. (Foto : Muhamad Rizky/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean, mengatakan pihaknya tidak mempercayai lembaga survei terkait Pilpres 2019. Hal ini menyusul lembaga survei yang kerap mengunggulkan pasangan pesaing, yakni Joko Widodo 9Jokowi)-Ma&amp;rsquo;ruf Amin.

Terkini, lembaga survei Alvara Research Center merilis elektabilitas Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf yang unggul 54,3 persen berbanding 35,1 persen dengan Prabowo-Sandi.

&quot;Bagi kami tidak 1 persen pun kami memberikan kepercayaan kepada seluruh lembaga survei yang merilis lembaga surveinya belakangan ini,&quot; kata Ferdinand saat berbincang dengan Okezone, Minggu (13/1/2019).

&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/09/08/53012/267418_medium.jpg&quot; alt=&quot;Prabowo-Sandiaga Gelar Konferensi Pers Bahas Isu Politik dan Ekonomi&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Menurutnya, berdasarkan survei internal yang dilakukan pihaknya, hasilnya berbeda jauh. Untuk itu, ia menantang para pemilik lembaga survei untuk membuka kepada publik data mentah yang dimiliki serta pembiayaan survei itu sendiri.

&quot;Kami menganggapnya hanya mereka sedang cari makan biarkan saja. Maka kalau mereka mau dipercaya mari kita buka-bukaan raw data (data mentah) dan membuka siapa yang membayar mereka melakukan survei itu,&quot; ungkapnya.

(Baca Juga : Dirikan Markas Pemenangan, BPN Prabowo: Bukti Keseriusan Raih Kemenangan di Solo)

Ia mengungkapkan, selisih elektabilitas Jokowi 20 persen dibanding Prabowo yang kerap disampaikan lembaga survei hanya sebuah lelucon untuk menyenangkan hati Jokowi.

&quot;Mereka (lembaga survei) kami indikasikan sudah menjadi tim sukses dari tim 01. Jadi, kami mengabaikan semua hasil survei mereka. Kami menganggap hanya menyenangkan hati Jokowi saja,&quot; tukasnya.

(Baca Juga : Sekalipun Prabowo-Sandi Dirikan Markas Pemenangan, TKN Yakin Suara Warga Solo untuk Jokowi)

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean, mengatakan pihaknya tidak mempercayai lembaga survei terkait Pilpres 2019. Hal ini menyusul lembaga survei yang kerap mengunggulkan pasangan pesaing, yakni Joko Widodo 9Jokowi)-Ma&amp;rsquo;ruf Amin.

Terkini, lembaga survei Alvara Research Center merilis elektabilitas Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf yang unggul 54,3 persen berbanding 35,1 persen dengan Prabowo-Sandi.

&quot;Bagi kami tidak 1 persen pun kami memberikan kepercayaan kepada seluruh lembaga survei yang merilis lembaga surveinya belakangan ini,&quot; kata Ferdinand saat berbincang dengan Okezone, Minggu (13/1/2019).

&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/09/08/53012/267418_medium.jpg&quot; alt=&quot;Prabowo-Sandiaga Gelar Konferensi Pers Bahas Isu Politik dan Ekonomi&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Menurutnya, berdasarkan survei internal yang dilakukan pihaknya, hasilnya berbeda jauh. Untuk itu, ia menantang para pemilik lembaga survei untuk membuka kepada publik data mentah yang dimiliki serta pembiayaan survei itu sendiri.

&quot;Kami menganggapnya hanya mereka sedang cari makan biarkan saja. Maka kalau mereka mau dipercaya mari kita buka-bukaan raw data (data mentah) dan membuka siapa yang membayar mereka melakukan survei itu,&quot; ungkapnya.

(Baca Juga : Dirikan Markas Pemenangan, BPN Prabowo: Bukti Keseriusan Raih Kemenangan di Solo)

Ia mengungkapkan, selisih elektabilitas Jokowi 20 persen dibanding Prabowo yang kerap disampaikan lembaga survei hanya sebuah lelucon untuk menyenangkan hati Jokowi.

&quot;Mereka (lembaga survei) kami indikasikan sudah menjadi tim sukses dari tim 01. Jadi, kami mengabaikan semua hasil survei mereka. Kami menganggap hanya menyenangkan hati Jokowi saja,&quot; tukasnya.

(Baca Juga : Sekalipun Prabowo-Sandi Dirikan Markas Pemenangan, TKN Yakin Suara Warga Solo untuk Jokowi)

</content:encoded></item></channel></rss>
