<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Uang Panas Meikarta Ternyata untuk Pelesiran Anggota DPRD Bekasi ke Thailand</title><description>Uang suap di proyek Meikarta ternyata digunakan untuk membiayai pelesiran Anggota DPRD Bekasi ke Thailand.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/14/337/2004134/uang-panas-meikarta-ternyata-untuk-pelesiran-anggota-dprd-bekasi-ke-thailand</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/01/14/337/2004134/uang-panas-meikarta-ternyata-untuk-pelesiran-anggota-dprd-bekasi-ke-thailand"/><item><title>Uang Panas Meikarta Ternyata untuk Pelesiran Anggota DPRD Bekasi ke Thailand</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/14/337/2004134/uang-panas-meikarta-ternyata-untuk-pelesiran-anggota-dprd-bekasi-ke-thailand</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/01/14/337/2004134/uang-panas-meikarta-ternyata-untuk-pelesiran-anggota-dprd-bekasi-ke-thailand</guid><pubDate>Senin 14 Januari 2019 13:27 WIB</pubDate><dc:creator>CDB Yudistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/14/337/2004134/uang-panas-meikarta-ternyata-untuk-pelesiran-anggota-dprd-bekasi-ke-thailand-Lxx3IbfDFw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bupati Bekasi, Neneng Hasanah. (Foto: Koran Sindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/14/337/2004134/uang-panas-meikarta-ternyata-untuk-pelesiran-anggota-dprd-bekasi-ke-thailand-Lxx3IbfDFw.jpg</image><title>Bupati Bekasi, Neneng Hasanah. (Foto: Koran Sindo)</title></images><description>BANDUNG - Dalam persidangan kasus suap perizinan Meikarta, eks Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin&amp;lrm; mengungkap adanya pemberian uang untuk anggota DPRD Bekasi.
Pemberian uang tersebut untuk revisi Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Adapun uang yang diberikan yakni pemberian sejumlah fasilitas bagi anggota dewan.

&quot;Saya juga dilapori oleh Neneng Rahmi (Dinas PUPR Pemkab Bekasi) jika dia sudah fasilitasi Anggota DPRD Bekasi untuk jalan-jalan ke Thailand. Biayanya dari Meikarta,&quot; kata Neneng saat memberikan kesaksian di Pengadilan Negeri Bandung, Senin (14/1/2019).
(Baca juga: Eks Bupati Bekasi Neneng Jadi Saksi Suap Izin Meikarta)
Hanya saja, Nenang tidak mengetahui rincian jumlah uang yang digelontorkan untuk para wakil rakyat di Bekasi tersebut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMC8xNy8xLzExNjc2NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Selain Neneng, ada empat orang lainnya yang akan memberikan kesaksian di persidangan. Mereka adalah E Yusuf Taufik sebagai Kabiro Tata Ruang Pemda Bekasi, Bartholomeus Toto, Edi Dwi Soesanto dan Satriadi dari PT Mahkota Citra Sentosa, perusahaan pengembang Meikarta.
</description><content:encoded>BANDUNG - Dalam persidangan kasus suap perizinan Meikarta, eks Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin&amp;lrm; mengungkap adanya pemberian uang untuk anggota DPRD Bekasi.
Pemberian uang tersebut untuk revisi Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Adapun uang yang diberikan yakni pemberian sejumlah fasilitas bagi anggota dewan.

&quot;Saya juga dilapori oleh Neneng Rahmi (Dinas PUPR Pemkab Bekasi) jika dia sudah fasilitasi Anggota DPRD Bekasi untuk jalan-jalan ke Thailand. Biayanya dari Meikarta,&quot; kata Neneng saat memberikan kesaksian di Pengadilan Negeri Bandung, Senin (14/1/2019).
(Baca juga: Eks Bupati Bekasi Neneng Jadi Saksi Suap Izin Meikarta)
Hanya saja, Nenang tidak mengetahui rincian jumlah uang yang digelontorkan untuk para wakil rakyat di Bekasi tersebut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMC8xNy8xLzExNjc2NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Selain Neneng, ada empat orang lainnya yang akan memberikan kesaksian di persidangan. Mereka adalah E Yusuf Taufik sebagai Kabiro Tata Ruang Pemda Bekasi, Bartholomeus Toto, Edi Dwi Soesanto dan Satriadi dari PT Mahkota Citra Sentosa, perusahaan pengembang Meikarta.
</content:encoded></item></channel></rss>
