<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi: Manajemen Kebencanaan Harus Terkoordinasi</title><description>Jokowi ingin kementerian dan lembaga dapat berkoordinasi dan bersinergi dengan baik. Sehingga, setiap terjadi bencana bisa direspons cepat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/14/337/2004222/jokowi-manajemen-kebencanaan-harus-terkoordinasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/01/14/337/2004222/jokowi-manajemen-kebencanaan-harus-terkoordinasi"/><item><title>Jokowi: Manajemen Kebencanaan Harus Terkoordinasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/14/337/2004222/jokowi-manajemen-kebencanaan-harus-terkoordinasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/01/14/337/2004222/jokowi-manajemen-kebencanaan-harus-terkoordinasi</guid><pubDate>Senin 14 Januari 2019 15:14 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/14/337/2004222/jokowi-manajemen-kebencanaan-harus-terkoordinasi-vapFKRUwYV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Biro Pers)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/14/337/2004222/jokowi-manajemen-kebencanaan-harus-terkoordinasi-vapFKRUwYV.jpg</image><title>(Foto: Biro Pers)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyotori kesiapan manajemen kebencanaan antarkementerian dan lembaga yang selama ini dipimpin Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Dia ingin kementerian dan lembaga dapat berkoordinasi dan bersinergi dengan baik. Sehingga, setiap terjadi bencana bisa direspons dengan cepat.

&quot;Kesiapan manajemen kebencanaan betul-betul dikoordinasi, sinergi antarlembaga terkait kebencanaan betul-betul merespons secara cepat, mulai dari pemerintah pusat, pemda, relawan, PMI, ormas, dan lembaga-lembaga donor,&quot; kata Jokowi dalam arahannya di rapat terbatas dengan topik 'Peningkatan Kesiagaan Menghadapi Bencana' di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (14/1/2019).


(Baca Juga: Jokowi Minta Pendidikan Bencana Dimasukkan ke Kurikulum)

Kepala Negara juga ingin kementerian dan lembaga negara melakukan simulasi, latihan, dan penanganan bencana secara berkala dan berkesinambungan dengan rutin.

&quot;Melakukan simulasi latihan penanganan  bencana secara berkala dan berkesinambungan secara rutin,&quot; tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Jokowi juga meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy segera memasukkan pendidikan bencana ke kurikulum lembaga pendidikan.

(Baca Juga: BNPB: Hutan Pantai Dapat Kurangi Risiko Bahaya Tsunami)


Kepala Negara ingin agar pengetahuan tentang bencana bisa diberikan sedini mungkin lantaran Indonesia berada di ring of fire.

Namun, Jokowi belum merinci kapan dimulainya penerapan pendidikan bencana tersebut. Meski demikian, kata dia, pendidikan tersebut segera diberikan.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyotori kesiapan manajemen kebencanaan antarkementerian dan lembaga yang selama ini dipimpin Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Dia ingin kementerian dan lembaga dapat berkoordinasi dan bersinergi dengan baik. Sehingga, setiap terjadi bencana bisa direspons dengan cepat.

&quot;Kesiapan manajemen kebencanaan betul-betul dikoordinasi, sinergi antarlembaga terkait kebencanaan betul-betul merespons secara cepat, mulai dari pemerintah pusat, pemda, relawan, PMI, ormas, dan lembaga-lembaga donor,&quot; kata Jokowi dalam arahannya di rapat terbatas dengan topik 'Peningkatan Kesiagaan Menghadapi Bencana' di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (14/1/2019).


(Baca Juga: Jokowi Minta Pendidikan Bencana Dimasukkan ke Kurikulum)

Kepala Negara juga ingin kementerian dan lembaga negara melakukan simulasi, latihan, dan penanganan bencana secara berkala dan berkesinambungan dengan rutin.

&quot;Melakukan simulasi latihan penanganan  bencana secara berkala dan berkesinambungan secara rutin,&quot; tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Jokowi juga meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy segera memasukkan pendidikan bencana ke kurikulum lembaga pendidikan.

(Baca Juga: BNPB: Hutan Pantai Dapat Kurangi Risiko Bahaya Tsunami)


Kepala Negara ingin agar pengetahuan tentang bencana bisa diberikan sedini mungkin lantaran Indonesia berada di ring of fire.

Namun, Jokowi belum merinci kapan dimulainya penerapan pendidikan bencana tersebut. Meski demikian, kata dia, pendidikan tersebut segera diberikan.</content:encoded></item></channel></rss>
