<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Ingin Rehabilitasi dan Rekonstruksi Daerah Bencana Segera Diselesaikan</title><description>Presiden Jokowi menginginkan proses rehabilitasi korban dan rekonstruksi rumah terdampak bencana segera dilakukan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/14/337/2004228/jokowi-ingin-rehabilitasi-dan-rekonstruksi-daerah-bencana-segera-diselesaikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/01/14/337/2004228/jokowi-ingin-rehabilitasi-dan-rekonstruksi-daerah-bencana-segera-diselesaikan"/><item><title>Jokowi Ingin Rehabilitasi dan Rekonstruksi Daerah Bencana Segera Diselesaikan</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/14/337/2004228/jokowi-ingin-rehabilitasi-dan-rekonstruksi-daerah-bencana-segera-diselesaikan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/01/14/337/2004228/jokowi-ingin-rehabilitasi-dan-rekonstruksi-daerah-bencana-segera-diselesaikan</guid><pubDate>Senin 14 Januari 2019 15:19 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/14/337/2004228/jokowi-ingin-rehabilitasi-dan-rekonstruksi-daerah-bencana-segera-diselesaikan-cjeP930sD7.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi. (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/14/337/2004228/jokowi-ingin-rehabilitasi-dan-rekonstruksi-daerah-bencana-segera-diselesaikan-cjeP930sD7.jpeg</image><title>Presiden Jokowi. (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mempercepat proses rehabilitasi korban dan rekonstruksi rumah warga yang terdampak bencana gempa di Lombok.
Selain itu, ia juga menekankan BNPB segera melakukan rekonstruksi bagunan rumah para korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.
(Baca juga: Ratusan Korban Gempa Lombok Masih Tinggal di Pengungsian)
 
&quot;Kemudian yang berada di Banten dan Lampung betul-betul dikawal implementasikan agar bisa segera diselesaikan, terutama yang di NTB, kemudian berlanjut ke Sulteng dan Lampung dan Banten,&quot; kata Jokowi dalam arahannya di rapat terbatas dengan topik 'Peningkatan Kesiagaan Menghadapi Bencana' di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin (14/1/2019).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMi8zMS8xLzExODAxNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kepala Negara juga menyoroti persoalan sistem peringatan dini bencana di Indonesia. Ia meminta permasalahan ini agar segera dievaluasi, dicek, dan diuji di lapangan.
&quot;Pengujian dan pengorganisasian sistem peringatan dini ini betul-betul semua pada posisi yang baik, rakyat bisa tahu, sehingga korban yang ada bisa kita hilangkan dan minimalkan,&quot; jelasnya.
(Baca juga: Kisah Bayi Nova Selamat dari Tsunami Selat Sunda Setelah 11 Jam Hilang)
 
Jokowi memaparkan bahwa edukasi kebencanaan juga menjadi permasalahan besar. Sehingga, ia ingin agar pada akhir bulan ini edukasi tersebut bisa masuk ke sistem pendidikan yang ada di Kemendikbud.
&quot;Juga di masyarakat dan saya ingin ini terus digerakkan semua daerah, terutama di daerah-daerah rawan bencana,&quot; tegasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mempercepat proses rehabilitasi korban dan rekonstruksi rumah warga yang terdampak bencana gempa di Lombok.
Selain itu, ia juga menekankan BNPB segera melakukan rekonstruksi bagunan rumah para korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.
(Baca juga: Ratusan Korban Gempa Lombok Masih Tinggal di Pengungsian)
 
&quot;Kemudian yang berada di Banten dan Lampung betul-betul dikawal implementasikan agar bisa segera diselesaikan, terutama yang di NTB, kemudian berlanjut ke Sulteng dan Lampung dan Banten,&quot; kata Jokowi dalam arahannya di rapat terbatas dengan topik 'Peningkatan Kesiagaan Menghadapi Bencana' di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin (14/1/2019).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMi8zMS8xLzExODAxNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kepala Negara juga menyoroti persoalan sistem peringatan dini bencana di Indonesia. Ia meminta permasalahan ini agar segera dievaluasi, dicek, dan diuji di lapangan.
&quot;Pengujian dan pengorganisasian sistem peringatan dini ini betul-betul semua pada posisi yang baik, rakyat bisa tahu, sehingga korban yang ada bisa kita hilangkan dan minimalkan,&quot; jelasnya.
(Baca juga: Kisah Bayi Nova Selamat dari Tsunami Selat Sunda Setelah 11 Jam Hilang)
 
Jokowi memaparkan bahwa edukasi kebencanaan juga menjadi permasalahan besar. Sehingga, ia ingin agar pada akhir bulan ini edukasi tersebut bisa masuk ke sistem pendidikan yang ada di Kemendikbud.
&quot;Juga di masyarakat dan saya ingin ini terus digerakkan semua daerah, terutama di daerah-daerah rawan bencana,&quot; tegasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
