<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PBB Selidiki Pembantaian di Haiti</title><description>Sedikitnya 21 orang tewas dalam peristiwa yang terjadi pada November 2018.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/15/18/2004681/pbb-selidiki-pembantaian-di-haiti</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/01/15/18/2004681/pbb-selidiki-pembantaian-di-haiti"/><item><title>PBB Selidiki Pembantaian di Haiti</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/15/18/2004681/pbb-selidiki-pembantaian-di-haiti</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/01/15/18/2004681/pbb-selidiki-pembantaian-di-haiti</guid><pubDate>Selasa 15 Januari 2019 12:58 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi VOA</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/15/18/2004681/pbb-selidiki-pembantaian-di-haiti-G3miiDZudZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lilin dan bunga diletakkan di atas altar untuk para korban pembunuhan massal di kawasan kumuh La Saline, Port Au Prince, Haiti, 13 Desember 2018. (Foto: AP) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/15/18/2004681/pbb-selidiki-pembantaian-di-haiti-G3miiDZudZ.jpg</image><title>Lilin dan bunga diletakkan di atas altar untuk para korban pembunuhan massal di kawasan kumuh La Saline, Port Au Prince, Haiti, 13 Desember 2018. (Foto: AP) </title></images><description>PARA pejabat PBB mengatakan akan segera menyelesaikan penyelidikan atas pembunuhan massal di Kota Port au-Prince, Haiti, yang menewaskan sedikitnya 21 orang akhir tahun lalu.
Kelompok geng bersenjata diperkirakan bertanggung jawab atas penembakan dan pembunuhan dengan menggunakan golok di kawasan kumuh La Saline di kota itu.
&amp;ldquo;Penyelidikan oleh petugas pemerintah dan organisasi HAM masih berlangsung, dan kantor HAM kami juga sedang berusaha menentukan apa yang terjadi,&amp;rdquo; kata kepala kantor PBB di Haiti.
Saksi mata mengatakan sebuah truk polisi membawa orang-orang yang berpakaian seragam ke kawasan La Saline pada 13 November lalu, dan mengira mereka adalah polisi yang akan berusaha mencegah timbulnya bentrokan antara geng.
Tapi yang terjadi adalah orang-orang berseragam itu segera melepaskan tembakan sebelum mengadakan penyerangan dari rumah ke rumah dan menyeret serta menembaki orang-orang yang tidak bersenjata serta membacok tubuh mereka dengan golok.
Kata penduduk setempat, aksi kekerasan antar-geng di Haiti meningkat sejak ditariknya pasukan keamanan PBB pada 2017 dan digantikan dengan kelompok pelatih polisi yang lebih kecil.
</description><content:encoded>PARA pejabat PBB mengatakan akan segera menyelesaikan penyelidikan atas pembunuhan massal di Kota Port au-Prince, Haiti, yang menewaskan sedikitnya 21 orang akhir tahun lalu.
Kelompok geng bersenjata diperkirakan bertanggung jawab atas penembakan dan pembunuhan dengan menggunakan golok di kawasan kumuh La Saline di kota itu.
&amp;ldquo;Penyelidikan oleh petugas pemerintah dan organisasi HAM masih berlangsung, dan kantor HAM kami juga sedang berusaha menentukan apa yang terjadi,&amp;rdquo; kata kepala kantor PBB di Haiti.
Saksi mata mengatakan sebuah truk polisi membawa orang-orang yang berpakaian seragam ke kawasan La Saline pada 13 November lalu, dan mengira mereka adalah polisi yang akan berusaha mencegah timbulnya bentrokan antara geng.
Tapi yang terjadi adalah orang-orang berseragam itu segera melepaskan tembakan sebelum mengadakan penyerangan dari rumah ke rumah dan menyeret serta menembaki orang-orang yang tidak bersenjata serta membacok tubuh mereka dengan golok.
Kata penduduk setempat, aksi kekerasan antar-geng di Haiti meningkat sejak ditariknya pasukan keamanan PBB pada 2017 dan digantikan dengan kelompok pelatih polisi yang lebih kecil.
</content:encoded></item></channel></rss>
