<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pidato Prabowo Disebut Tidak Menawarkan Jalan Keluar</title><description>Terdengar sangat klise, membosankan. Sudah terlalu banyak, terlalu sering kita dengar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/15/605/2004708/pidato-prabowo-disebut-tidak-menawarkan-jalan-keluar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/01/15/605/2004708/pidato-prabowo-disebut-tidak-menawarkan-jalan-keluar"/><item><title>Pidato Prabowo Disebut Tidak Menawarkan Jalan Keluar</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/15/605/2004708/pidato-prabowo-disebut-tidak-menawarkan-jalan-keluar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/01/15/605/2004708/pidato-prabowo-disebut-tidak-menawarkan-jalan-keluar</guid><pubDate>Selasa 15 Januari 2019 13:44 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/15/605/2004708/pidato-prabowo-disebut-tidak-menawarkan-jalan-keluar-FKPLfZVPmo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prabowo Subianto (Foto: Harits/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/15/605/2004708/pidato-prabowo-disebut-tidak-menawarkan-jalan-keluar-FKPLfZVPmo.jpg</image><title>Prabowo Subianto (Foto: Harits/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pidato Kebangsaan yang disampaikan Prabowo di JCC, Senayan, semalam disebut hanya berisi retorika kosong oleh juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Andy Budiman

&quot;Re-orientasi pembangunan, swasembada pangan, swasembada energi, menghidupkan kembali industri dan lain-lain. Terdengar sangat klise, membosankan. Sudah terlalu banyak, terlalu sering kita dengar,&quot; kata Andy Budiman, Selasa (15/1/2019).

Pidato Kebangsaan Prabowo, kata dia, tidak menawarkan sebuah peta jalan menuju swasembada pangan, swasembada energi, atau bagaimana meningkatkan daya saing industri. &quot;Hanya ada kata-kata kita harus, kita akan, tanpa kita diberitahu bagaimana cara mewujudkannya&quot; ujarnya.

Menurut Andy, pidato Prabowo lebih banyak berisi keluhan, sinisme, dan pesimisme. &quot;Keluhan, sinisme, dan pesimisme melihat hari ini adalah ciri pengidap post power syndrome, yang melihat masa lalu ketika ia masih menjadi bagian dari elit kekuasaan lebih baik,&quot; kata Andy.


Andy Budiman
(Baca Juga: Prabowo Janji Naikkan Gaji Polisi, Jaksa dan Hakim Berkali-kali Lipat)
(Baca Juga: Selisik Penyampaian Visi Misi Jokowi &amp;amp; Prabowo, Bawaslu Kontak KPI dan Dewan Pers)

Padahal, kenyataannya bagi rakyat kebanyakan, sambungnya, kondisi hari ini jauh membaik. Terbukti dari tingkat kepuasan publik atas kinerja pemerintahan Jokowi mencapai angka diatas 70 persen seperti hasil jajak pendapat yang dilakukan lembaga SMRC.

&quot;Prabowo menawarkan pesimisme dan romantisme Orde Baru. Jokowi menawarkan pemerintahan yang bersih, dan bekerja melayani rakyat, bukan melayani elite sebagaimana di era Orde Baru,&quot; kata dia.

Dengan masyarakat yang semakin cerdas, ia meyakini rakyat akan memilih Jokowi yang jelas memperlihatkan prestasi dan menawarkan harapan Indonesia akan menjadi negara maju.

&quot;Sebab Prabowo hanya melontarkan janji-janji kosong sambil setiap hari menebar kebohongan, pesimisme, bahkan menakut-nakuti orang bahwa negeri ini akan bubar,&quot; kata Andy.</description><content:encoded>JAKARTA - Pidato Kebangsaan yang disampaikan Prabowo di JCC, Senayan, semalam disebut hanya berisi retorika kosong oleh juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Andy Budiman

&quot;Re-orientasi pembangunan, swasembada pangan, swasembada energi, menghidupkan kembali industri dan lain-lain. Terdengar sangat klise, membosankan. Sudah terlalu banyak, terlalu sering kita dengar,&quot; kata Andy Budiman, Selasa (15/1/2019).

Pidato Kebangsaan Prabowo, kata dia, tidak menawarkan sebuah peta jalan menuju swasembada pangan, swasembada energi, atau bagaimana meningkatkan daya saing industri. &quot;Hanya ada kata-kata kita harus, kita akan, tanpa kita diberitahu bagaimana cara mewujudkannya&quot; ujarnya.

Menurut Andy, pidato Prabowo lebih banyak berisi keluhan, sinisme, dan pesimisme. &quot;Keluhan, sinisme, dan pesimisme melihat hari ini adalah ciri pengidap post power syndrome, yang melihat masa lalu ketika ia masih menjadi bagian dari elit kekuasaan lebih baik,&quot; kata Andy.


Andy Budiman
(Baca Juga: Prabowo Janji Naikkan Gaji Polisi, Jaksa dan Hakim Berkali-kali Lipat)
(Baca Juga: Selisik Penyampaian Visi Misi Jokowi &amp;amp; Prabowo, Bawaslu Kontak KPI dan Dewan Pers)

Padahal, kenyataannya bagi rakyat kebanyakan, sambungnya, kondisi hari ini jauh membaik. Terbukti dari tingkat kepuasan publik atas kinerja pemerintahan Jokowi mencapai angka diatas 70 persen seperti hasil jajak pendapat yang dilakukan lembaga SMRC.

&quot;Prabowo menawarkan pesimisme dan romantisme Orde Baru. Jokowi menawarkan pemerintahan yang bersih, dan bekerja melayani rakyat, bukan melayani elite sebagaimana di era Orde Baru,&quot; kata dia.

Dengan masyarakat yang semakin cerdas, ia meyakini rakyat akan memilih Jokowi yang jelas memperlihatkan prestasi dan menawarkan harapan Indonesia akan menjadi negara maju.

&quot;Sebab Prabowo hanya melontarkan janji-janji kosong sambil setiap hari menebar kebohongan, pesimisme, bahkan menakut-nakuti orang bahwa negeri ini akan bubar,&quot; kata Andy.</content:encoded></item></channel></rss>
