<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi dan Prabowo Sama-Sama Perjuangkan Trisakti Bung Karno</title><description>Jokowi dan Prabowo dianggap sama-sama memperjuangkan terlaksananya konsep Trisakti yang dibuat proklamator RI, Soekarno.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/15/605/2004747/jokowi-dan-prabowo-sama-sama-perjuangkan-trisakti-bung-karno</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/01/15/605/2004747/jokowi-dan-prabowo-sama-sama-perjuangkan-trisakti-bung-karno"/><item><title>Jokowi dan Prabowo Sama-Sama Perjuangkan Trisakti Bung Karno</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/15/605/2004747/jokowi-dan-prabowo-sama-sama-perjuangkan-trisakti-bung-karno</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/01/15/605/2004747/jokowi-dan-prabowo-sama-sama-perjuangkan-trisakti-bung-karno</guid><pubDate>Selasa 15 Januari 2019 14:50 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/15/605/2004747/jokowi-dan-prabowo-sama-sama-perjuangkan-trisakti-bung-karno-I2riFffFoz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prabowo Subianto dan Joko Widodo (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/15/605/2004747/jokowi-dan-prabowo-sama-sama-perjuangkan-trisakti-bung-karno-I2riFffFoz.jpg</image><title>Prabowo Subianto dan Joko Widodo (foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Analis politik dari Exposit Strategic, Arif Susanto mengatakan, kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 sama-sama memperjuangkan terlaksananya konsep Trisakti yang dibuat proklamator RI, Soekarno. Hal tersebut tercermin dalam visi-misi kedua pasang calon.

&quot;Kalau merujuk visi-misi (keduanya) ada satu irisan penting antara visi-misi Jokowi dan Prabowo di sisi lain. Bahwa keduanya berusaha memperjuangkan Trisaktinya Soekarno,&quot; ujar Arif dalam diskusi bertemakan &quot;Sebar Hoaks Jelang Debat: Siapa Untung, Siapa Buntung?&quot; di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (15/1/2019).
(Baca Juga: Sikap Politik Prabowo-Sandi 'Sumbang' Kenaikan Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf)&amp;nbsp;
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/09/23/53247/268741_medium.jpg&quot; alt=&quot;Kenakan Pakaian Adat Capres-Cawapres 2019 Deklarasikan Kampanye Damai&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Arif melihat, selama ini seolah terbentuk garis yang membelah dua kubu pendukung paslon tentang ide-ide besar capres-cawapres yang didukungnya. Padahal, ide besar kedua paslon pada dasarnya sama.

&quot;Sementara selama ini ada garis diametrikal yang membelah dua kubu seolah pandangannya secara diametrikal berlawanan, tapi ternyata enggak. Ada irisan penting, itu tadi Trisakti,&quot; ujarnya.

Namun demikian, Arif melihat penjabaran Trisakti Bung Karno itu lebih detail diperlihatkan Jokowi-Ma'ruf ketimbang Prabowo-Sandi. Apalagi, Jokowi yang merupakan petahana telah bergerak pada tataran pelaksanaan.

&quot;Sementara program aksi Prabowo lebih sederhana,&quot; imbuhnya.
(Baca Juga: Dasinya Dibetulkan Prabowo, Sandi: Siap Salah Jenderal)&amp;nbsp;
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wOC8zMC8xLzExNTkzNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dia berharap, debat kandidat capres-cawapres yang dihelat pada 17 Januari 2019 mendatang dapat meyakinkan pemilih loyal masing-masing calon. Selain itu, debat juga diharapkan dapat meyakinkan undecided voters untuk memilih di antara dua pasangan calon.

&quot;Kalau dua paslon tidak melakukan perubahan radikal terhadap model kampanyenya, saya tidak terlalu yakin bahwa pemilih yang lebih rasional akan teryakinkan,&quot; tutup dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Analis politik dari Exposit Strategic, Arif Susanto mengatakan, kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 sama-sama memperjuangkan terlaksananya konsep Trisakti yang dibuat proklamator RI, Soekarno. Hal tersebut tercermin dalam visi-misi kedua pasang calon.

&quot;Kalau merujuk visi-misi (keduanya) ada satu irisan penting antara visi-misi Jokowi dan Prabowo di sisi lain. Bahwa keduanya berusaha memperjuangkan Trisaktinya Soekarno,&quot; ujar Arif dalam diskusi bertemakan &quot;Sebar Hoaks Jelang Debat: Siapa Untung, Siapa Buntung?&quot; di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (15/1/2019).
(Baca Juga: Sikap Politik Prabowo-Sandi 'Sumbang' Kenaikan Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf)&amp;nbsp;
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/09/23/53247/268741_medium.jpg&quot; alt=&quot;Kenakan Pakaian Adat Capres-Cawapres 2019 Deklarasikan Kampanye Damai&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Arif melihat, selama ini seolah terbentuk garis yang membelah dua kubu pendukung paslon tentang ide-ide besar capres-cawapres yang didukungnya. Padahal, ide besar kedua paslon pada dasarnya sama.

&quot;Sementara selama ini ada garis diametrikal yang membelah dua kubu seolah pandangannya secara diametrikal berlawanan, tapi ternyata enggak. Ada irisan penting, itu tadi Trisakti,&quot; ujarnya.

Namun demikian, Arif melihat penjabaran Trisakti Bung Karno itu lebih detail diperlihatkan Jokowi-Ma'ruf ketimbang Prabowo-Sandi. Apalagi, Jokowi yang merupakan petahana telah bergerak pada tataran pelaksanaan.

&quot;Sementara program aksi Prabowo lebih sederhana,&quot; imbuhnya.
(Baca Juga: Dasinya Dibetulkan Prabowo, Sandi: Siap Salah Jenderal)&amp;nbsp;
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wOC8zMC8xLzExNTkzNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dia berharap, debat kandidat capres-cawapres yang dihelat pada 17 Januari 2019 mendatang dapat meyakinkan pemilih loyal masing-masing calon. Selain itu, debat juga diharapkan dapat meyakinkan undecided voters untuk memilih di antara dua pasangan calon.

&quot;Kalau dua paslon tidak melakukan perubahan radikal terhadap model kampanyenya, saya tidak terlalu yakin bahwa pemilih yang lebih rasional akan teryakinkan,&quot; tutup dia.</content:encoded></item></channel></rss>
