<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prabowo Sebut Aparat Hukum Tebang Pilih, Jokowi: Jangan Menuduh Pak</title><description>Jangan menuduh seperti itu Pak Prabowo, karena kita ini adalah negara hukum.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/17/605/2005973/prabowo-sebut-aparat-hukum-tebang-pilih-jokowi-jangan-menuduh-pak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/01/17/605/2005973/prabowo-sebut-aparat-hukum-tebang-pilih-jokowi-jangan-menuduh-pak"/><item><title>Prabowo Sebut Aparat Hukum Tebang Pilih, Jokowi: Jangan Menuduh Pak</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/17/605/2005973/prabowo-sebut-aparat-hukum-tebang-pilih-jokowi-jangan-menuduh-pak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/01/17/605/2005973/prabowo-sebut-aparat-hukum-tebang-pilih-jokowi-jangan-menuduh-pak</guid><pubDate>Kamis 17 Januari 2019 21:14 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/17/605/2005973/prabowo-sebut-aparat-hukum-tebang-pilih-jokowi-jangan-menuduh-pak-8skPQ0cYWl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi-Maruf (Foto: Arief/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/17/605/2005973/prabowo-sebut-aparat-hukum-tebang-pilih-jokowi-jangan-menuduh-pak-8skPQ0cYWl.jpg</image><title>Jokowi-Maruf (Foto: Arief/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto melontarkan pertanyaan pada Joko Widodo (Jokowi) selaku capres nomor 01 soal penegakan hukum Prabowo berat sebelah.

&quot;Kadang aparat berat sebelah dalam menegakkan hukum. Contoh, kalau ada kepala daerah pendukung paslon 01 tak apa-apa. Tapi ada Kepala Desa di Jatim dukung kami ditangkap. Jadi suatu perlakuan tidak adil, dukungan dijamin UUD, mungkin ada anak buah bapak berlebihan,&quot; ujar Prabowo, Kamis (17/1/2019).


(Baca Juga: Jokowi Tekankan Pentingnya Harmonisasi untuk Menata Regulasi, Ini Tanggapan Prabowo)

Menanggapi pertanyaan Prabowo, Jokowi menyarankan agar pesaingnya tidak asal menuduh.

&quot;Jangan menuduh seperti itu Pak Prabowo, karena kita ini adalah negara hukum,&quot; kata Jokowi.

Jokowi mengatakan, dalam hukum, ada prosedur dan mekanisme yang harus dijalankan. &quot;Kalau ada bukti, sampaikan ke aparat hukum, jangan grasa-grusu menyampaikan sesuatu,&quot; ujar Jokowi.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wMS8xNy8xLzExODI5MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
(Baca Juga: Jokowi: Hukum Harus Ditegakkan Tanpa Pandang Bulu)

Capres petahana ini pun balik menyindir dengan mengambil contoh kasus hoaks yang dilakukan Ratna Sarunpaet.

&quot;Misal jurkam Prabowo, katanya dianiaya muakanya babak belur, lalu konpers. Ternyata operasi plastik. Ini negara hukum, kalau ada bukti silakan lewat mekansime. Laporkan, gampang sekali, ini negara hukum,&quot; kata Jokowi.</description><content:encoded>JAKARTA - Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto melontarkan pertanyaan pada Joko Widodo (Jokowi) selaku capres nomor 01 soal penegakan hukum Prabowo berat sebelah.

&quot;Kadang aparat berat sebelah dalam menegakkan hukum. Contoh, kalau ada kepala daerah pendukung paslon 01 tak apa-apa. Tapi ada Kepala Desa di Jatim dukung kami ditangkap. Jadi suatu perlakuan tidak adil, dukungan dijamin UUD, mungkin ada anak buah bapak berlebihan,&quot; ujar Prabowo, Kamis (17/1/2019).


(Baca Juga: Jokowi Tekankan Pentingnya Harmonisasi untuk Menata Regulasi, Ini Tanggapan Prabowo)

Menanggapi pertanyaan Prabowo, Jokowi menyarankan agar pesaingnya tidak asal menuduh.

&quot;Jangan menuduh seperti itu Pak Prabowo, karena kita ini adalah negara hukum,&quot; kata Jokowi.

Jokowi mengatakan, dalam hukum, ada prosedur dan mekanisme yang harus dijalankan. &quot;Kalau ada bukti, sampaikan ke aparat hukum, jangan grasa-grusu menyampaikan sesuatu,&quot; ujar Jokowi.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wMS8xNy8xLzExODI5MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
(Baca Juga: Jokowi: Hukum Harus Ditegakkan Tanpa Pandang Bulu)

Capres petahana ini pun balik menyindir dengan mengambil contoh kasus hoaks yang dilakukan Ratna Sarunpaet.

&quot;Misal jurkam Prabowo, katanya dianiaya muakanya babak belur, lalu konpers. Ternyata operasi plastik. Ini negara hukum, kalau ada bukti silakan lewat mekansime. Laporkan, gampang sekali, ini negara hukum,&quot; kata Jokowi.</content:encoded></item></channel></rss>
