<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rekrutmen Aparatur Negara Tanpa Nepotisme, Jokowi: Anak Saya Saja Tidak Diterima</title><description>Pejabat-pejabat birokrasi rekrutmen harus dilakukan transparan, sederhana dengan standar-standar yang jelas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/17/605/2005990/rekrutmen-aparatur-negara-tanpa-nepotisme-jokowi-anak-saya-saja-tidak-diterima</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/01/17/605/2005990/rekrutmen-aparatur-negara-tanpa-nepotisme-jokowi-anak-saya-saja-tidak-diterima"/><item><title>Rekrutmen Aparatur Negara Tanpa Nepotisme, Jokowi: Anak Saya Saja Tidak Diterima</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/17/605/2005990/rekrutmen-aparatur-negara-tanpa-nepotisme-jokowi-anak-saya-saja-tidak-diterima</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/01/17/605/2005990/rekrutmen-aparatur-negara-tanpa-nepotisme-jokowi-anak-saya-saja-tidak-diterima</guid><pubDate>Kamis 17 Januari 2019 21:40 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/17/605/2005990/rekrutmen-aparatur-negara-tanpa-nepotisme-jokowi-anak-saya-saja-tidak-diterima-DUDJ8K7TTG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi-Maruf (Foto: Arief/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/17/605/2005990/rekrutmen-aparatur-negara-tanpa-nepotisme-jokowi-anak-saya-saja-tidak-diterima-DUDJ8K7TTG.jpg</image><title>Jokowi-Maruf (Foto: Arief/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Rekrutmen aparatur negara harus berbasis kompetensi, bukan finansial atau nepotisme. Hal tersebut disampaikan Capres Nomor Urut 01, Joko Widodo (Jokowi) pada Debat Pilpres 2019 di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan.

&quot;Oleh sebab itu, untuk pejabat-pejabat birokrasi rekrutmen harus dilakukan transparan, sederhana dengan standar-standar yang jelas,&quot; ujar Jokowi, Rabu (17/1/2019).

Proses seleksi tersebut, kata Jokowi, saat ini sudah dijalankan.


(Baca Juga: Prabowo Sebut Aparat Hukum Tebang Pilih, Jokowi: Jangan Menuduh Pak)
(Baca Juga: Sandiaga: Jangan Hukum Dipakai untuk Pukul Lawan, Tapi Melindungi Kawan)

&quot;Sekarang sudah kita lakukan. Contoh, rekrutmen PNS kita lakukan terbuka. Semua bisa dicek, hasilnya bisa dicek. Anak saya saja tidak diterima, di situ karena anak saya tidak lulus,&quot; kata Jokowi

Dan untuk jabatan-jabatan politik, kata Jokowi, perlu sebuah penyerderhaan sistem di dalam sistem kepartaian. Sehingga pemilu jadi murah.

&quot;Pejabat-pejabat tidak lagi terbenani oleh biaya pemilu. Sehingga diharapkan kita bisa memangkas politik uang, bisa memangkas suap, bisa menangkal korupsi, dan kita bisa mendapatkan pejabat-pejabat publik yang memilik integritas,&quot; kata Jokowi.

Dengan begitu, kepala daerah mulai dari Bupati, Wali Kota, hingga Gubernur akan diisi oleh putra-putri terbaik negeri ini. &quot;Karena rekrutmen berjalan akuntabel dan bisa semua orang melihat,&quot; ujar Jokowi.</description><content:encoded>JAKARTA - Rekrutmen aparatur negara harus berbasis kompetensi, bukan finansial atau nepotisme. Hal tersebut disampaikan Capres Nomor Urut 01, Joko Widodo (Jokowi) pada Debat Pilpres 2019 di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan.

&quot;Oleh sebab itu, untuk pejabat-pejabat birokrasi rekrutmen harus dilakukan transparan, sederhana dengan standar-standar yang jelas,&quot; ujar Jokowi, Rabu (17/1/2019).

Proses seleksi tersebut, kata Jokowi, saat ini sudah dijalankan.


(Baca Juga: Prabowo Sebut Aparat Hukum Tebang Pilih, Jokowi: Jangan Menuduh Pak)
(Baca Juga: Sandiaga: Jangan Hukum Dipakai untuk Pukul Lawan, Tapi Melindungi Kawan)

&quot;Sekarang sudah kita lakukan. Contoh, rekrutmen PNS kita lakukan terbuka. Semua bisa dicek, hasilnya bisa dicek. Anak saya saja tidak diterima, di situ karena anak saya tidak lulus,&quot; kata Jokowi

Dan untuk jabatan-jabatan politik, kata Jokowi, perlu sebuah penyerderhaan sistem di dalam sistem kepartaian. Sehingga pemilu jadi murah.

&quot;Pejabat-pejabat tidak lagi terbenani oleh biaya pemilu. Sehingga diharapkan kita bisa memangkas politik uang, bisa memangkas suap, bisa menangkal korupsi, dan kita bisa mendapatkan pejabat-pejabat publik yang memilik integritas,&quot; kata Jokowi.

Dengan begitu, kepala daerah mulai dari Bupati, Wali Kota, hingga Gubernur akan diisi oleh putra-putri terbaik negeri ini. &quot;Karena rekrutmen berjalan akuntabel dan bisa semua orang melihat,&quot; ujar Jokowi.</content:encoded></item></channel></rss>
