<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Abu Bakar Ba'asyir Bebas, Jokowi: Ini Pertimbangannya Panjang, Detailnya Tanya Kapolri</title><description>Presiden Jokowi&amp;nbsp;menegaskan dibebaskannya Abu Bakar Ba'asyir karena alasan kemanusiaan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/18/337/2006330/abu-bakar-ba-asyir-bebas-jokowi-ini-pertimbangannya-panjang-detailnya-tanya-kapolri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/01/18/337/2006330/abu-bakar-ba-asyir-bebas-jokowi-ini-pertimbangannya-panjang-detailnya-tanya-kapolri"/><item><title>Abu Bakar Ba'asyir Bebas, Jokowi: Ini Pertimbangannya Panjang, Detailnya Tanya Kapolri</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/18/337/2006330/abu-bakar-ba-asyir-bebas-jokowi-ini-pertimbangannya-panjang-detailnya-tanya-kapolri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/01/18/337/2006330/abu-bakar-ba-asyir-bebas-jokowi-ini-pertimbangannya-panjang-detailnya-tanya-kapolri</guid><pubDate>Jum'at 18 Januari 2019 16:35 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/18/337/2006330/abu-bakar-ba-asyir-bebas-jokowi-ini-pertimbangannya-panjang-detailnya-tanya-kapolri-KhagkGXde8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi saat Menyambangi Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah di Garut, Jawa Barat (foto: Fakhri/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/18/337/2006330/abu-bakar-ba-asyir-bebas-jokowi-ini-pertimbangannya-panjang-detailnya-tanya-kapolri-KhagkGXde8.jpg</image><title>Presiden Jokowi saat Menyambangi Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah di Garut, Jawa Barat (foto: Fakhri/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa dibebaskannya mantan Amir Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) Abu Bakar Ba'asyir karena alasan kemanusiaan. Ia menilai, terpidana kasus terorisme sudah sepuh dan memiliki masalah kesehatan.

&quot;Ya yang pertama memang alasan kemanusiaan,&quot; kata Jokowi saat menyambangi Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah di Garut, Jawa Barat, Jumat (18/1/2019).
(Baca Juga: Bebaskan Abu Bakar Ba'asyir, Yusril: Bukti Jokowi Tak Lakukan Kriminalisasi Ulama)&amp;nbsp;
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/01/18/55413/280630_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir Bentuk Simpati Pemerintah terhadap Ulama&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Jokowi mengatakan, pembebasan Abu Bakar Ba'asyir dilakukan dengan pertimbangan yang panjang. Selain itu, ia juga meminta pendapat dari pakar hukum Yusril Ihza Mahendra.

&quot;Ini pertimbangan yang panjang, pertimbangan dari sisi keamanan dengan Kapolri, pakar, terakhir dengan Pak Yusril,&quot; jelasnya.

Kepala Negara tak merinci apakah pemerintah memberikan syarat dalam memberikan kebebasan bagi Abu Bakar Ba'asyir. Jokowi telah memerintahkan Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian untuk menjelaskan hal tersebut.

&quot;Nanti untuk yang lebih detail tanya ke Kapolri,&quot; tandasnya.
(Baca Juga: Dengar Kabar Abu Bakar Ba'asyir Bebas, Keluarga: Akhirnya Bisa Berkumpul Bersama Abah)
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wMS8xOC8xLzExODMxMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa dibebaskannya mantan Amir Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) Abu Bakar Ba'asyir karena alasan kemanusiaan. Ia menilai, terpidana kasus terorisme sudah sepuh dan memiliki masalah kesehatan.

&quot;Ya yang pertama memang alasan kemanusiaan,&quot; kata Jokowi saat menyambangi Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah di Garut, Jawa Barat, Jumat (18/1/2019).
(Baca Juga: Bebaskan Abu Bakar Ba'asyir, Yusril: Bukti Jokowi Tak Lakukan Kriminalisasi Ulama)&amp;nbsp;
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/01/18/55413/280630_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir Bentuk Simpati Pemerintah terhadap Ulama&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Jokowi mengatakan, pembebasan Abu Bakar Ba'asyir dilakukan dengan pertimbangan yang panjang. Selain itu, ia juga meminta pendapat dari pakar hukum Yusril Ihza Mahendra.

&quot;Ini pertimbangan yang panjang, pertimbangan dari sisi keamanan dengan Kapolri, pakar, terakhir dengan Pak Yusril,&quot; jelasnya.

Kepala Negara tak merinci apakah pemerintah memberikan syarat dalam memberikan kebebasan bagi Abu Bakar Ba'asyir. Jokowi telah memerintahkan Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian untuk menjelaskan hal tersebut.

&quot;Nanti untuk yang lebih detail tanya ke Kapolri,&quot; tandasnya.
(Baca Juga: Dengar Kabar Abu Bakar Ba'asyir Bebas, Keluarga: Akhirnya Bisa Berkumpul Bersama Abah)
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wMS8xOC8xLzExODMxMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
