<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Satgas Antimafia Bola Bakal Periksa Joko Driyono Usai Kongres PSSI</title><description>Pemeriksaan terhadap Joko Driyono akan dilakukan usai pelaksanaan Kongres PSSI.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/21/337/2007376/satgas-antimafia-bola-bakal-periksa-joko-driyono-usai-kongres-pssi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/01/21/337/2007376/satgas-antimafia-bola-bakal-periksa-joko-driyono-usai-kongres-pssi"/><item><title>Satgas Antimafia Bola Bakal Periksa Joko Driyono Usai Kongres PSSI</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/21/337/2007376/satgas-antimafia-bola-bakal-periksa-joko-driyono-usai-kongres-pssi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/01/21/337/2007376/satgas-antimafia-bola-bakal-periksa-joko-driyono-usai-kongres-pssi</guid><pubDate>Senin 21 Januari 2019 17:00 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/21/337/2007376/satgas-antimafia-bola-bakal-periksa-joko-driyono-usai-kongres-pssi-gACURoJfam.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono. (Foto : Arif Julianto/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/21/337/2007376/satgas-antimafia-bola-bakal-periksa-joko-driyono-usai-kongres-pssi-gACURoJfam.jpg</image><title>Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono. (Foto : Arif Julianto/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Penyidik Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola Polri akan memeriksa Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI Joko Driyono terkait kasus dugaan skandal pengaturan skor pertandingan sepak bola Indonesia.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, untuk mengusut skandal mafia persepakbolaan di Indonesia ini, Joko Driyono bersedia untuk diperiksa oleh Polisi. Namun, pemeriksaan akan dilakukan usai pelaksanaan Kongres PSSI di Bali.

&quot;Beliau (Joko Driyono-red) juga bersedia memberikan keterangan. Beliau sudah siap memberikan keterangan. Lewat pengacaranya, beliau ingin fokus di Kongres PSSI dulu. Selesai kongres, ia akan memberikan keterangan,&quot; kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (21/1/2019).

Ia menekankan, PSSI dalam hal ini mengklaim akan mendukung penuh langkah dari Polri untuk memberangus mafia bola yang merusak citra Indonesia itu. Oleh sebab itu, kata Dedi, pihaknya akan mengusut tuntas perkara ini.



&quot;Makanya tadi saya bilang, kita fokus di Liga 3 dulu. Nanti sudah clear nanti masuk ke Liga 2. Kamu sudah punya masuk pintunya. Jadi secara bertahap. Kami jangan terlalu buru-buru,&quot; tutur Dedi.

Joko Driyono didapuk menjadi Plt Ketua Umum PSSI setelah Edy Rahmayadi mengumumkan pengunduran dirinya saat Kongres PSSI. Dalam persepakbolaan Indonesia, nama Joko Driyono sudah tak asing lagi di tubuh PSSI.

(Baca Juga : Namanya Dicatut Mafia Bola, Begini Reaksi Kapolda Jateng)

Polisi telah menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus pengaturan skor. Mereka adalah mantan Ketua Asprov PSSI DIY Dwi Irianto alias Mbah Putih, anggota Komite Eksekutif PSSI Johar Lin Eng, mantan anggota Komisi Wasit PSSI Priyanto dan anaknya, Anik Yuni Artika Sari yang merupakan wasit futsal.

(Baca Juga : Edy Rahmayadi Mundur dari Ketua Umum PSSI)

Kemudian, Satgas Antimafia Bola Polri kembali menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan skandal pengaturan skor pertandingan sepak bola Indonesia. Tak hanya itu, polisi juga telah menetapkan eks manajer PS Mojokerto Vigit Waluyo dalam perkara ini.

(Baca Juga : Kasus Pengaturan Skor, Manajer Madura FC Januar Herwanto Diperiksa Satgas Antimafia Bola)


</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Penyidik Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola Polri akan memeriksa Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI Joko Driyono terkait kasus dugaan skandal pengaturan skor pertandingan sepak bola Indonesia.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, untuk mengusut skandal mafia persepakbolaan di Indonesia ini, Joko Driyono bersedia untuk diperiksa oleh Polisi. Namun, pemeriksaan akan dilakukan usai pelaksanaan Kongres PSSI di Bali.

&quot;Beliau (Joko Driyono-red) juga bersedia memberikan keterangan. Beliau sudah siap memberikan keterangan. Lewat pengacaranya, beliau ingin fokus di Kongres PSSI dulu. Selesai kongres, ia akan memberikan keterangan,&quot; kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (21/1/2019).

Ia menekankan, PSSI dalam hal ini mengklaim akan mendukung penuh langkah dari Polri untuk memberangus mafia bola yang merusak citra Indonesia itu. Oleh sebab itu, kata Dedi, pihaknya akan mengusut tuntas perkara ini.



&quot;Makanya tadi saya bilang, kita fokus di Liga 3 dulu. Nanti sudah clear nanti masuk ke Liga 2. Kamu sudah punya masuk pintunya. Jadi secara bertahap. Kami jangan terlalu buru-buru,&quot; tutur Dedi.

Joko Driyono didapuk menjadi Plt Ketua Umum PSSI setelah Edy Rahmayadi mengumumkan pengunduran dirinya saat Kongres PSSI. Dalam persepakbolaan Indonesia, nama Joko Driyono sudah tak asing lagi di tubuh PSSI.

(Baca Juga : Namanya Dicatut Mafia Bola, Begini Reaksi Kapolda Jateng)

Polisi telah menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus pengaturan skor. Mereka adalah mantan Ketua Asprov PSSI DIY Dwi Irianto alias Mbah Putih, anggota Komite Eksekutif PSSI Johar Lin Eng, mantan anggota Komisi Wasit PSSI Priyanto dan anaknya, Anik Yuni Artika Sari yang merupakan wasit futsal.

(Baca Juga : Edy Rahmayadi Mundur dari Ketua Umum PSSI)

Kemudian, Satgas Antimafia Bola Polri kembali menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan skandal pengaturan skor pertandingan sepak bola Indonesia. Tak hanya itu, polisi juga telah menetapkan eks manajer PS Mojokerto Vigit Waluyo dalam perkara ini.

(Baca Juga : Kasus Pengaturan Skor, Manajer Madura FC Januar Herwanto Diperiksa Satgas Antimafia Bola)


</content:encoded></item></channel></rss>
