<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bandung Berawan, Warga Tak Bisa Saksikan Fenomena Supermoon</title><description>Warga Bandung, diprediksi tidak dapat menyaksikan fenomena alam supermoon, yang akan terjadi, pada Senin (21/1/2019).</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/21/525/2007162/bandung-berawan-warga-tak-bisa-saksikan-fenomena-supermoon</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/01/21/525/2007162/bandung-berawan-warga-tak-bisa-saksikan-fenomena-supermoon"/><item><title>Bandung Berawan, Warga Tak Bisa Saksikan Fenomena Supermoon</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/21/525/2007162/bandung-berawan-warga-tak-bisa-saksikan-fenomena-supermoon</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/01/21/525/2007162/bandung-berawan-warga-tak-bisa-saksikan-fenomena-supermoon</guid><pubDate>Senin 21 Januari 2019 10:56 WIB</pubDate><dc:creator>CDB Yudistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/21/525/2007162/bandung-berawan-warga-tak-bisa-saksikan-fenomena-supermoon-W41ZJZQGVS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Cuaca Berawan (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/21/525/2007162/bandung-berawan-warga-tak-bisa-saksikan-fenomena-supermoon-W41ZJZQGVS.jpg</image><title>Ilustrasi Cuaca Berawan (foto: Okezone)</title></images><description>BANDUNG - Warga Kota Bandung, diprediksi tidak dapat menyaksikan fenomena alam supermoon, yang akan terjadi, pada Senin (21/1/2019). Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Bandung Tony Agus Wijaya mengatakan, saat terjadi fenomena supermoon langit Bandung sedang berawan.

&quot;Untuk di Bandung, prakiraan cuaca nanti malam adalah berawan hingga hujan ringan. Jadi agak kecil potensi melihat bulan purnama supermoon, karena terhalang awan,&quot; kata Tony saat dikonfirmasi melalui pesan singkatnya.
(Baca Juga: Awan Berbentuk Mirip Tsunami Muncul di Langit Bandara Hasanuddin)&amp;nbsp;
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2017/12/04/45186/234004_medium.jpg&quot; alt=&quot;Penampakan Fenomena Supermoon di Sejumlah Negara&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt; Penampakan Fenomena Supermoon di Sejumlah Negara (foto: Reuters)
Tony mengatakan, untuk prakiraan cuaca di wilayah Jabar, di pagi hari ini, secara umum cerah berawan hingga berawan. Berpotensi hujan ringan hingga sedang di sebagian wilayah Bekasi, Bogor, Depok, Karawang, Subang, Indramayu,  Garut, Tasikmalaya, Pangandaran dan Sukabumi.

Di siang dan sore harinya, &amp;lrm;secara umum berawan. Masih berpotensi hujan ringan hingga sedang disertai petir dan angin kencang di wilayah Bogor, Depok, Purwakarta,  Cianjur, Sukabumi, Bandung, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, Pangandaran, Cirebon, Kuningan, Sumedang dan Majalengka.

&quot;Untuk malam harinya, &amp;lrm;secara umum berawan. Masih berpotensi hujan ringan hingga sedang di sebagian wilayah Bekasi, Bogor,  Depok, Sukabumi, Bandung, Cianjur, Purwakarta, Karawang, Subang, Cirebon, Kuningan, Majalengka, Sumedang, Tasikmalaya, Banjar, Ciamis dan Pangandaran,&quot; ucap dia.

&quot;Waspada potensi terjadinya hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di  wilayah Bogor, Depok, Bekasi, Karawang, Cianjur, Sukabumi, Bandung, Garut, Tasikmalaya, Cirebon, Kuningan, Sumedang, Majalengka, Ciamis, Pangandaran, Purwakarta dan Indramayu antara siang hingga malam dan dini hari,&quot; tutup dia.&amp;lrm;
(Baca Juga: Suara Misterius di Langit Pantura: Ini Penjelasan Ilmiahnya)
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMi8wMS8xLzEwODU4NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>BANDUNG - Warga Kota Bandung, diprediksi tidak dapat menyaksikan fenomena alam supermoon, yang akan terjadi, pada Senin (21/1/2019). Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Bandung Tony Agus Wijaya mengatakan, saat terjadi fenomena supermoon langit Bandung sedang berawan.

&quot;Untuk di Bandung, prakiraan cuaca nanti malam adalah berawan hingga hujan ringan. Jadi agak kecil potensi melihat bulan purnama supermoon, karena terhalang awan,&quot; kata Tony saat dikonfirmasi melalui pesan singkatnya.
(Baca Juga: Awan Berbentuk Mirip Tsunami Muncul di Langit Bandara Hasanuddin)&amp;nbsp;
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2017/12/04/45186/234004_medium.jpg&quot; alt=&quot;Penampakan Fenomena Supermoon di Sejumlah Negara&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt; Penampakan Fenomena Supermoon di Sejumlah Negara (foto: Reuters)
Tony mengatakan, untuk prakiraan cuaca di wilayah Jabar, di pagi hari ini, secara umum cerah berawan hingga berawan. Berpotensi hujan ringan hingga sedang di sebagian wilayah Bekasi, Bogor, Depok, Karawang, Subang, Indramayu,  Garut, Tasikmalaya, Pangandaran dan Sukabumi.

Di siang dan sore harinya, &amp;lrm;secara umum berawan. Masih berpotensi hujan ringan hingga sedang disertai petir dan angin kencang di wilayah Bogor, Depok, Purwakarta,  Cianjur, Sukabumi, Bandung, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, Pangandaran, Cirebon, Kuningan, Sumedang dan Majalengka.

&quot;Untuk malam harinya, &amp;lrm;secara umum berawan. Masih berpotensi hujan ringan hingga sedang di sebagian wilayah Bekasi, Bogor,  Depok, Sukabumi, Bandung, Cianjur, Purwakarta, Karawang, Subang, Cirebon, Kuningan, Majalengka, Sumedang, Tasikmalaya, Banjar, Ciamis dan Pangandaran,&quot; ucap dia.

&quot;Waspada potensi terjadinya hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di  wilayah Bogor, Depok, Bekasi, Karawang, Cianjur, Sukabumi, Bandung, Garut, Tasikmalaya, Cirebon, Kuningan, Sumedang, Majalengka, Ciamis, Pangandaran, Purwakarta dan Indramayu antara siang hingga malam dan dini hari,&quot; tutup dia.&amp;lrm;
(Baca Juga: Suara Misterius di Langit Pantura: Ini Penjelasan Ilmiahnya)
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMi8wMS8xLzEwODU4NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
