<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Santri Madura Ingin Jokowi Lanjut 2 Periode</title><description>Presiden Joko Widodo telah memperlihatkan kinerjanya yang baik di berbagai bidang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/21/605/2007537/santri-madura-ingin-jokowi-lanjut-2-periode</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/01/21/605/2007537/santri-madura-ingin-jokowi-lanjut-2-periode"/><item><title>Santri Madura Ingin Jokowi Lanjut 2 Periode</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/21/605/2007537/santri-madura-ingin-jokowi-lanjut-2-periode</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/01/21/605/2007537/santri-madura-ingin-jokowi-lanjut-2-periode</guid><pubDate>Senin 21 Januari 2019 21:49 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/21/605/2007537/santri-madura-ingin-jokowi-lanjut-2-periode-wQzAGhffV4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi-KH Maruf saat debat perdana Pilpres 2019. Foto: Okezone/Heru Haryono</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/21/605/2007537/santri-madura-ingin-jokowi-lanjut-2-periode-wQzAGhffV4.jpg</image><title>Jokowi-KH Maruf saat debat perdana Pilpres 2019. Foto: Okezone/Heru Haryono</title></images><description>

JAKARTA &amp;ndash; Sejumlah masyarakat yang menamakan diri Gerakan Santri Madura (GSM) menginginkan Joko Widodo kembali memimpin Indonesia di periode kedua. Pasalnya, petahana dinilai memiliki kinerja yang baik untuk bangsa.

&quot;Kami ingin Presiden Joko Widodo melanjutkan kepemimpinannya untuk lima tahun mendatang atau untuk satu periode lagi. Kami percaya beliau pasti akan bekerja lebih keras lagi di periode berikutnya. Jokowi sudah terbukti dan teruji, jadi tidak perlu belajar lagi dari nol dan pasti langsung tancap gas,&quot; kata Koordinator GSM, Sayuti kepada Okezone, Senin (21/1/2019).
&amp;nbsp;
Sayuti mengaku keputusan mendukung pasangan dengan nomor urut 01 ini atas dasar masukan dari berbagai santri Madura yang bermukim di berbagai daerah. Pertimbangannya karena lebih rasional dan objektif.

Selama empat tahun memimpin, Presiden Joko Widodo telah memperlihatkan kinerjanya yang baik di berbagai bidang dan lebih dari 70 persen masyarakat Indonesia puas dengan kinerjanya.

&quot;Jokowi sebagai petahana terbukti dalam bekerja di 4 tahun pemerintahannya sehingga bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,&quot; ucapnya.
Baca:&amp;nbsp;Debat Kedua Tak Ada Kisi-Kisi, Jokowi-Ma'ruf Siap Tanpa Perlu Konsultan Asing&amp;nbsp;
Baca:&amp;nbsp;Penjelasan TKN soal Jokowi Beli Sabun Rp2 Miliar
Selain itu, GSM juga menyerukan masyarakat dapat memilih pemimpin berdasarkan rekam jejaknya. Bila ada pemimpin yang kerap berdusta atau menebarkan hoaks, sebaiknya tidak perlu dipilih dalam pesta demokrasi 2019.

&quot;Kalau prestasinya kerap berdusta dengan menyebarkan fitnah dan berita bohong atau hoaks maka sekali lagi jangan pilih dia. Kepalsuan, kebohongan atau hoaks bukanlah hal yang mendatangkan maslahat,&quot; jelas Sayuti.

&quot;Kami dulu pendukung Prabowo tapi sekarang kapok pilih Prabowo. Gara-gara hoaks Ratna Sarumpaet, selang cuci darah, Grobokan maka kami sepakat beralih dukungan ke Jokowi-Ma'ruf,&quot; tambahnya.
</description><content:encoded>

JAKARTA &amp;ndash; Sejumlah masyarakat yang menamakan diri Gerakan Santri Madura (GSM) menginginkan Joko Widodo kembali memimpin Indonesia di periode kedua. Pasalnya, petahana dinilai memiliki kinerja yang baik untuk bangsa.

&quot;Kami ingin Presiden Joko Widodo melanjutkan kepemimpinannya untuk lima tahun mendatang atau untuk satu periode lagi. Kami percaya beliau pasti akan bekerja lebih keras lagi di periode berikutnya. Jokowi sudah terbukti dan teruji, jadi tidak perlu belajar lagi dari nol dan pasti langsung tancap gas,&quot; kata Koordinator GSM, Sayuti kepada Okezone, Senin (21/1/2019).
&amp;nbsp;
Sayuti mengaku keputusan mendukung pasangan dengan nomor urut 01 ini atas dasar masukan dari berbagai santri Madura yang bermukim di berbagai daerah. Pertimbangannya karena lebih rasional dan objektif.

Selama empat tahun memimpin, Presiden Joko Widodo telah memperlihatkan kinerjanya yang baik di berbagai bidang dan lebih dari 70 persen masyarakat Indonesia puas dengan kinerjanya.

&quot;Jokowi sebagai petahana terbukti dalam bekerja di 4 tahun pemerintahannya sehingga bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,&quot; ucapnya.
Baca:&amp;nbsp;Debat Kedua Tak Ada Kisi-Kisi, Jokowi-Ma'ruf Siap Tanpa Perlu Konsultan Asing&amp;nbsp;
Baca:&amp;nbsp;Penjelasan TKN soal Jokowi Beli Sabun Rp2 Miliar
Selain itu, GSM juga menyerukan masyarakat dapat memilih pemimpin berdasarkan rekam jejaknya. Bila ada pemimpin yang kerap berdusta atau menebarkan hoaks, sebaiknya tidak perlu dipilih dalam pesta demokrasi 2019.

&quot;Kalau prestasinya kerap berdusta dengan menyebarkan fitnah dan berita bohong atau hoaks maka sekali lagi jangan pilih dia. Kepalsuan, kebohongan atau hoaks bukanlah hal yang mendatangkan maslahat,&quot; jelas Sayuti.

&quot;Kami dulu pendukung Prabowo tapi sekarang kapok pilih Prabowo. Gara-gara hoaks Ratna Sarumpaet, selang cuci darah, Grobokan maka kami sepakat beralih dukungan ke Jokowi-Ma'ruf,&quot; tambahnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
