<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TKN Yakin Prabowo-Sandi Sulit Salip Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf</title><description>Ace merasa optimistis jika elektabilitas pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin tak tertandingi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/22/605/2007748/tkn-yakin-prabowo-sandi-sulit-salip-elektabilitas-jokowi-ma-ruf</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/01/22/605/2007748/tkn-yakin-prabowo-sandi-sulit-salip-elektabilitas-jokowi-ma-ruf"/><item><title>TKN Yakin Prabowo-Sandi Sulit Salip Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/22/605/2007748/tkn-yakin-prabowo-sandi-sulit-salip-elektabilitas-jokowi-ma-ruf</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/01/22/605/2007748/tkn-yakin-prabowo-sandi-sulit-salip-elektabilitas-jokowi-ma-ruf</guid><pubDate>Selasa 22 Januari 2019 12:38 WIB</pubDate><dc:creator>Sarah Hutagaol</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/22/605/2007748/tkn-yakin-prabowo-sandi-sulit-salip-elektabilitas-jokowi-ma-ruf-d20G7Lxq41.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi dan KH Ma'ruf Amin saat debat perdana di Hotel Bidakara (Foto: Arif Julianto/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/22/605/2007748/tkn-yakin-prabowo-sandi-sulit-salip-elektabilitas-jokowi-ma-ruf-d20G7Lxq41.jpg</image><title>Jokowi dan KH Ma'ruf Amin saat debat perdana di Hotel Bidakara (Foto: Arif Julianto/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (Jubir TKN), TB Ace Hasan Syadzily meyakini jika elektabilitas pasangan nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin tetap unggul dan tidak akan mampu dikalahkan oleh pasangan nomor urut 02, yakni Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.
Ace merasa optimistis meski berdasarkan survei dari lembaga Media Survei Nasional (Median) mencatat jika elektabilitas antara Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandiaga terpaut selisih tipis, yakni 9,2 persen.
&quot;Seperti yang sudah saya sampaikan, kalaupun kita terpaksa mengikuti framing Median yang ngikut klaim survei internal paslon 02. Selisih 9,2 persen juga berat bagi paslon 02 untuk mengejar elektabilitas Jokowi,&quot; ujar Ace kepada wartawan di Jakarta, Selasa (22/1/2019).
&quot;Karena apa? Karena Median sendiri menyebut kenaikan suara paslon 02 cenderung lambat. Dalam 3 bulan naik sekitar 3,2 persen. Maka dalam 3 bulan ke depan pun, dengan pola seperti itu, paslon 01 tidak akan terkejar. Melihat berbagai blunder 02 dan semakin panasnya mesin partai 01. Bisa jadi, elektabilitas 01 tidak tertandingi,&quot; paparnya.

Kendati demikian, dirinya tetap mencurigai hasil survei tersebut. Pasalnya, lembaga survei kebanyakan menyebutkan jika elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Amin di atas 50 persen.
&quot;Berbeda dengan hasil survei Populi Center, LSI, Litbang Kompas, Indikator Politik yang menyebutkan elektabilitas Jokowi di atas 50 persen,&quot; kata dia.
&quot;Tapi hanya Median yang menampilkan elektabilitas Jokowi 47,9 persen. Jika menemukan lembaga survei yang beda sendiri, patut dicurigai motifnya dan juga keandalan metodologinya,&quot; demikian Ace menandaskan.</description><content:encoded>JAKARTA - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (Jubir TKN), TB Ace Hasan Syadzily meyakini jika elektabilitas pasangan nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin tetap unggul dan tidak akan mampu dikalahkan oleh pasangan nomor urut 02, yakni Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.
Ace merasa optimistis meski berdasarkan survei dari lembaga Media Survei Nasional (Median) mencatat jika elektabilitas antara Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandiaga terpaut selisih tipis, yakni 9,2 persen.
&quot;Seperti yang sudah saya sampaikan, kalaupun kita terpaksa mengikuti framing Median yang ngikut klaim survei internal paslon 02. Selisih 9,2 persen juga berat bagi paslon 02 untuk mengejar elektabilitas Jokowi,&quot; ujar Ace kepada wartawan di Jakarta, Selasa (22/1/2019).
&quot;Karena apa? Karena Median sendiri menyebut kenaikan suara paslon 02 cenderung lambat. Dalam 3 bulan naik sekitar 3,2 persen. Maka dalam 3 bulan ke depan pun, dengan pola seperti itu, paslon 01 tidak akan terkejar. Melihat berbagai blunder 02 dan semakin panasnya mesin partai 01. Bisa jadi, elektabilitas 01 tidak tertandingi,&quot; paparnya.

Kendati demikian, dirinya tetap mencurigai hasil survei tersebut. Pasalnya, lembaga survei kebanyakan menyebutkan jika elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Amin di atas 50 persen.
&quot;Berbeda dengan hasil survei Populi Center, LSI, Litbang Kompas, Indikator Politik yang menyebutkan elektabilitas Jokowi di atas 50 persen,&quot; kata dia.
&quot;Tapi hanya Median yang menampilkan elektabilitas Jokowi 47,9 persen. Jika menemukan lembaga survei yang beda sendiri, patut dicurigai motifnya dan juga keandalan metodologinya,&quot; demikian Ace menandaskan.</content:encoded></item></channel></rss>
