<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PSI Ragukan Komitmen Prabowo dalam Pemberantasan Korupsi</title><description>PSI meragukan komitmen Prabowo Subianto dalam pemberantasan korupsi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/23/605/2008271/psi-ragukan-komitmen-prabowo-dalam-pemberantasan-korupsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/01/23/605/2008271/psi-ragukan-komitmen-prabowo-dalam-pemberantasan-korupsi"/><item><title>PSI Ragukan Komitmen Prabowo dalam Pemberantasan Korupsi</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/23/605/2008271/psi-ragukan-komitmen-prabowo-dalam-pemberantasan-korupsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/01/23/605/2008271/psi-ragukan-komitmen-prabowo-dalam-pemberantasan-korupsi</guid><pubDate>Rabu 23 Januari 2019 13:29 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/23/605/2008271/psi-ragukan-komitmen-prabowo-dalam-pemberantasan-korupsi-X2OpvoNEhg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno saat debat perdana Pilpres 2019. (Foto : Heru Haryono/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/23/605/2008271/psi-ragukan-komitmen-prabowo-dalam-pemberantasan-korupsi-X2OpvoNEhg.jpg</image><title>Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno saat debat perdana Pilpres 2019. (Foto : Heru Haryono/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedek Prayudi, menanggapi Calon Presiden 02, Prabowo Subianto yang mengindikasikan kewajaran apabila eks napi korupsi diusung sebagai caleg asalkan uang yang dikorupsi tidak seberapa. Menurutnya, hal itu menunjukkan rendahnya komitmen Prabowo dalam memberantas korupsi.

&quot;Hal ini mempertontonkan kepada publik seberapa rendah komitmen antikorupsi Pak Prabowo. Bahkan saya menilai beliau mendukung koruptor untuk tetap berkiprah di jagad politik nasional. Ini adalah soal efek ancam bahwa sekali kamu korupsi, maka karier politikmu tamat,&quot; kata Dedek, dalam keterangannya, Selasa (23/1/2019).

Dedek juga mengingatkan, komitmen antikorupsi Prabowo sebagai capres, terlihat dari bagaimana Ketua Partai Gerindra ini dalam menyeleksi para calegnya dari koruptor.



&quot;Pertama, saya menolak menyebut eks napi korupsi sebagai eks koruptor. Seorang pembunuh saja sudah selesai menjalani hukuman saja tetap disebut pembunuh, bukan eks pembunuh. Kedua, Pak Prabowo sebagai Ketum Gerindra memiliki power untuk menyeleksi kumpulan calegnya agar bersih dari koruptor, tapi beliau tidak melakukan itu,&quot; sambung Dedek.

(Baca Juga : Debat Panas Jokowi Vs Prabowo soal Pemberantasan Korupsi)

Juru Kampanye TKN Jokowi-Ma'ruf ini juga mengingatkan kembali tentang bahaya korupsi, walaupun jumlahnya kecil. Ia menegaskan, korupsi adalah racun bagi peradaban berdemokrasi di Indonesia.

&quot;Korupsi bukan soal besar kecilnya. Korupsi adalah soal dampak sistemik. Tidak peduli besar atau kecil uang yang dikorup, dampaknya sama buruknya bagi rakyat, terutama mengingat kualitas kebijakan yang dihasilkan. Capres yang memiliki komitmen antikorupsi pasti paham ini,&quot; tutup Dedek.

(Baca Juga : 3 Pernyataan Prabowo di Debat Pertama yang Buat TKN Terheran-heran)

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedek Prayudi, menanggapi Calon Presiden 02, Prabowo Subianto yang mengindikasikan kewajaran apabila eks napi korupsi diusung sebagai caleg asalkan uang yang dikorupsi tidak seberapa. Menurutnya, hal itu menunjukkan rendahnya komitmen Prabowo dalam memberantas korupsi.

&quot;Hal ini mempertontonkan kepada publik seberapa rendah komitmen antikorupsi Pak Prabowo. Bahkan saya menilai beliau mendukung koruptor untuk tetap berkiprah di jagad politik nasional. Ini adalah soal efek ancam bahwa sekali kamu korupsi, maka karier politikmu tamat,&quot; kata Dedek, dalam keterangannya, Selasa (23/1/2019).

Dedek juga mengingatkan, komitmen antikorupsi Prabowo sebagai capres, terlihat dari bagaimana Ketua Partai Gerindra ini dalam menyeleksi para calegnya dari koruptor.



&quot;Pertama, saya menolak menyebut eks napi korupsi sebagai eks koruptor. Seorang pembunuh saja sudah selesai menjalani hukuman saja tetap disebut pembunuh, bukan eks pembunuh. Kedua, Pak Prabowo sebagai Ketum Gerindra memiliki power untuk menyeleksi kumpulan calegnya agar bersih dari koruptor, tapi beliau tidak melakukan itu,&quot; sambung Dedek.

(Baca Juga : Debat Panas Jokowi Vs Prabowo soal Pemberantasan Korupsi)

Juru Kampanye TKN Jokowi-Ma'ruf ini juga mengingatkan kembali tentang bahaya korupsi, walaupun jumlahnya kecil. Ia menegaskan, korupsi adalah racun bagi peradaban berdemokrasi di Indonesia.

&quot;Korupsi bukan soal besar kecilnya. Korupsi adalah soal dampak sistemik. Tidak peduli besar atau kecil uang yang dikorup, dampaknya sama buruknya bagi rakyat, terutama mengingat kualitas kebijakan yang dihasilkan. Capres yang memiliki komitmen antikorupsi pasti paham ini,&quot; tutup Dedek.

(Baca Juga : 3 Pernyataan Prabowo di Debat Pertama yang Buat TKN Terheran-heran)

</content:encoded></item></channel></rss>
