<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir Menerjang Gowa, 6 Orang Meninggal Dunia</title><description>Ada bayi yang meninggal karena kedinginan. Tadi sempat dapat perawatan tapi meninggal di rumah sakit tadi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/23/609/2008084/banjir-menerjang-gowa-6-orang-meninggal-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/01/23/609/2008084/banjir-menerjang-gowa-6-orang-meninggal-dunia"/><item><title>Banjir Menerjang Gowa, 6 Orang Meninggal Dunia</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/23/609/2008084/banjir-menerjang-gowa-6-orang-meninggal-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/01/23/609/2008084/banjir-menerjang-gowa-6-orang-meninggal-dunia</guid><pubDate>Rabu 23 Januari 2019 02:46 WIB</pubDate><dc:creator>Herman Amiruddin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/23/609/2008084/banjir-menerjang-gowa-6-orang-meninggal-dunia-9FM0jbBs2q.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/23/609/2008084/banjir-menerjang-gowa-6-orang-meninggal-dunia-9FM0jbBs2q.jpg</image><title>ilustrasi</title></images><description>GOWA - Hampir semua wilayah di Sulawesi Selatan terendam banjir akibat curah hujan yang cukup tinggi yang tanpa henti. Serta dampak dari proses pembuangan air dari waduk Bili-bili yang menyebabkan volume air sungai meningkat, di Kabupaten Gowa.

Sebanyak 6 warga meninggal dunia akibat bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan Selasa (22/1/2019).

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan menyebut ada 6 orang warganya yang meninggal dunia akibat musibah bencana alam banjir dan tanah longsor.

Masing-masing yang meninggal ada dua bayi yakni Akram Ali Yusran (3) sementara satunya belum ditau idetitasnya. Keduanya meninggal karena kedinginan.

&quot;Ada bayi yang meninggal karena kedinginan. Tadi sempat dapat perawatan tapi meninggal di rumah sakit tadi,&quot; kata Adnan kepada Okezone.


Warga Gowa mengungsi akibat tempat tinggalnya diterjang banjir (Foto: Herman/Okezone)
(Baca Juga: Tinggi Banjir hingga 2 Meter, Bupati Gowa: Status Masih Waspada)

Selain itu ada yang meninggal karena tersengat listrik. Yakni korban atas nama Rizal Nisantrio (44) tersengat listrik di BTN Batara Mawang Kecamatan Somba Opu Gowa.

&quot;Satu orang dewasa meninggal tersengat listrik di Kecamatan Somba Opu,&quot; kata Adnan.

Selanjutnya dua orang dewasa meninggal di Kecamatan Bungaya belakang Pasar Sapaya atas nama Syarifuddin dan Dg Baji. Kedua korban belum diketahui penyebab meninggalnya.

&quot;Ada yang meninggal dua orang di belakang pasar sapaya&quot; tutur Adnan.

Hanya saja kata Adnan, dua orang dewasa itu belum diketahui penyebab meninggalnya. Dan yang terakhir ada warga yang tertimbun belum ditahu identitasnya.

&quot;Yang tertimbun longsor belum ada namanya. Tertimbun longsor di Kecamatan Tinggi Moncong. Sudah dibawa ke rumah sakit,&quot; ungkap Adnan.</description><content:encoded>GOWA - Hampir semua wilayah di Sulawesi Selatan terendam banjir akibat curah hujan yang cukup tinggi yang tanpa henti. Serta dampak dari proses pembuangan air dari waduk Bili-bili yang menyebabkan volume air sungai meningkat, di Kabupaten Gowa.

Sebanyak 6 warga meninggal dunia akibat bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan Selasa (22/1/2019).

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan menyebut ada 6 orang warganya yang meninggal dunia akibat musibah bencana alam banjir dan tanah longsor.

Masing-masing yang meninggal ada dua bayi yakni Akram Ali Yusran (3) sementara satunya belum ditau idetitasnya. Keduanya meninggal karena kedinginan.

&quot;Ada bayi yang meninggal karena kedinginan. Tadi sempat dapat perawatan tapi meninggal di rumah sakit tadi,&quot; kata Adnan kepada Okezone.


Warga Gowa mengungsi akibat tempat tinggalnya diterjang banjir (Foto: Herman/Okezone)
(Baca Juga: Tinggi Banjir hingga 2 Meter, Bupati Gowa: Status Masih Waspada)

Selain itu ada yang meninggal karena tersengat listrik. Yakni korban atas nama Rizal Nisantrio (44) tersengat listrik di BTN Batara Mawang Kecamatan Somba Opu Gowa.

&quot;Satu orang dewasa meninggal tersengat listrik di Kecamatan Somba Opu,&quot; kata Adnan.

Selanjutnya dua orang dewasa meninggal di Kecamatan Bungaya belakang Pasar Sapaya atas nama Syarifuddin dan Dg Baji. Kedua korban belum diketahui penyebab meninggalnya.

&quot;Ada yang meninggal dua orang di belakang pasar sapaya&quot; tutur Adnan.

Hanya saja kata Adnan, dua orang dewasa itu belum diketahui penyebab meninggalnya. Dan yang terakhir ada warga yang tertimbun belum ditahu identitasnya.

&quot;Yang tertimbun longsor belum ada namanya. Tertimbun longsor di Kecamatan Tinggi Moncong. Sudah dibawa ke rumah sakit,&quot; ungkap Adnan.</content:encoded></item></channel></rss>
